Curhat Nurul, Peraih Mendali Sea Games Cuma Jadi PPPK PW

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Nurul akmal, lifter putri terbaik Indonesia yang cuma diangkat jadi PPPK Paruh Waktu

Foto ; Nurul akmal, lifter putri terbaik Indonesia yang cuma diangkat jadi PPPK Paruh Waktu

ACEH,JS- Nama Nurul Akmal sudah sangat lekat dengan deretan prestasi gemilang di dunia olahraga. Sebagai lifter putri terbaik Indonesia, ia telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, mencatatkan dua kali tampil di Olimpiade, serta meraih medali di SEA Games, Asian Games, dan PON. Namun, di balik keberhasilannya itu, muncul kabar yang mengundang keprihatinan publik. Kini, masa depan kesejahteraan Nurul sebagai atlet menjadi sorotan, setelah ia menerima status kepegawaian yang mengejutkan.

Status PPPK Paruh Waktu: Kekecewaan yang Tersirat

Baru-baru ini, Nurul Akmal mengungkapkan kekecewaannya melalui akun Instagram pribadinya, @nurulamalia_12. Dalam unggahannya, ia mengungkapkan perasaan kecewa sekaligus bingung terkait statusnya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Pemerintah Provinsi Aceh. Status ini menjadi sorotan, mengingat pengabdiannya yang panjang di dunia olahraga, yang seharusnya dihargai dengan penghargaan yang lebih layak.

Dalam unggahan tersebut, Nurul tampak mengenakan seragam Korpri berwarna biru, identik dengan aparatur sipil negara. Ia menyatakan bahwa meskipun dirinya sangat bersyukur atas segala yang telah diterima, perasaan kecewa tetap menghantui. “Kayak enggak adil saja sih, kek enggak bisa terima gitu. Cuma mau gimana lagi, takutnya nanti enggak dapat apa-apa kalau banyak kali protes dan menuntut,” tulisnya.

Baca Juga :  Pegadaian Kuasai 129 Ton Emas! Tren Harga Emas Melejit, Ini Peluang Investasi Menguntungkan 2025

Kehidupan Pasca-Atlet: Kekhawatiran akan Masa Depan

Lebih jauh lagi, status PPPK paruh waktu ini memicu kecemasan dalam diri Nurul mengenai masa depannya setelah pensiun sebagai atlet. “Banyak yang enggak terima sama PPPK paruh waktu, apalagi diri saya sendiri. Entah lah, mau pasrah tapi saya juga mikir masa tua saya bagaimana nanti begitu,” ungkapnya dengan penuh kekhawatiran. Baginya, masa depan setelah berakhirnya karier olahraga menjadi pertanyaan besar yang belum ada jawabannya.

Dalam unggahan tersebut, Nurul memaparkan berbagai prestasi yang telah ia raih, seperti dua kali Olimpiade, dua kali SEA Games, dua kali Asian Games, serta tiga medali emas PON. “Ya, tetap bersyukur walaupun P3K PW (Paruh Waktu). Padahal 2x OLY, 2x SEA Games, 2x Asian Games, 3x emas PON dan lain-lainnya lagi. Yang tahu-tahu sudah paham lah. Tapi inilah hasilnya,” tulis Nurul, menyiratkan kekecewaan yang mendalam.

Harapan untuk Perhatian Lebih Serius dari Pemerintah

Selain itu, dalam unggahan tersebut, Nurul juga menandai sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden Joko Widodo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, pengusaha Rosan Roeslani, serta tokoh-tokoh penting lainnya. Ia berharap agar perhatian terhadap nasib atlet berprestasi bisa lebih serius, terutama terkait penghargaan yang layak mereka terima setelah bertahun-tahun mengharumkan nama bangsa.

Baca Juga :  Cara Daftar Bansos Digital 2026, Verifikasi Cuma 15 Menit dan Lebih Tepat Sasaran

“Apakah saya harus menerima ini begitu saja? Ataukah ada kesempatan untuk memperoleh perhatian yang lebih serius dari pemerintah?” tulis Nurul, mempertanyakan apakah nasib serupa akan dialami oleh atlet lain di masa depan.

Refleksi untuk Masa Depan Atlet Indonesia

Nurul Akmal bukanlah satu-satunya atlet yang berjuang keras untuk Indonesia, namun saat ini ia menghadapi kenyataan pahit terkait status kepegawaiannya. Meskipun prestasi luar biasa telah diraihnya, penghargaan yang diterima masih jauh dari harapan. Suara Nurul Akmal membuka diskusi penting tentang bagaimana pemerintah dapat memberikan perhatian yang lebih layak dan serius terhadap kesejahteraan atlet Indonesia, baik selama masa aktif maupun setelah pensiun. Waktu akan menjawab, namun semoga nasib atlet berprestasi bisa mendapat perhatian yang lebih besar demi masa depan mereka.(*)

Berita Terkait

Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemensos 2026 Resmi Diumumkan Hari Ini, Cek Nama Lolos Guru dan Tendik Sekolah Rakyat di SSCASN
Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Catat Jadwal Pendaftaran dan Keunggulannya
Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini
Resmi Berubah, Berikut Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juni 2026
Pengumuman Seleksi Administrasi Guru dan Tendik di Undur, Cek Tanggal Terbarunya
Tak Diangkat Jadi PPPK, Tenang! Guru Honorer Madrasah Dapat Insentif Hingga Rp1,5 Juta
Gaji PPPK 2027 Terancam? DPR Usul APBN Tanggung Penuh Usai Dana TKD Dipangkas Rp300 Triliun
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Diperpanjang!, Pendaftaran Dibuka Hingga 28 Juni 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:04 WIB

Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemensos 2026 Resmi Diumumkan Hari Ini, Cek Nama Lolos Guru dan Tendik Sekolah Rakyat di SSCASN

Senin, 29 Juni 2026 - 11:01 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:01 WIB

Resmi Berubah, Berikut Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juni 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengumuman Seleksi Administrasi Guru dan Tendik di Undur, Cek Tanggal Terbarunya

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:01 WIB

Tak Diangkat Jadi PPPK, Tenang! Guru Honorer Madrasah Dapat Insentif Hingga Rp1,5 Juta

Berita Terbaru

Teknologi

Google Gemini Ubah Mobil Menjadi Asisten Pintar Masa Depan

Selasa, 30 Jun 2026 - 12:01 WIB