Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menerapkan kebijakan work form anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat.(Sumber/Google)

Ilustrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menerapkan kebijakan work form anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat.(Sumber/Google)

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur mulai memberlakukan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat, efektif mulai hari ini, Jumat (13/2). Kebijakan ini memungkinkan ASN menyelesaikan pekerjaan dari lokasi mana pun, baik di rumah maupun di luar kantor, tanpa harus hadir secara fisik.

Inisiatif Gubernur untuk Fleksibilitas Kerja

Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, menyampaikan, “Kebijakan ini muncul atas inisiatif Bapak Gubernur. Setiap Jumat, ASN bisa bekerja dari mana saja.” Dengan WFA, Pemprov berharap ASN lebih produktif sekaligus mendapatkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Baca Juga :  Dari Honorer ke ASN, Ini Skema Baru PPPK Paruh Waktu

Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan menghemat waktu dan biaya operasional dengan memanfaatkan teknologi digital.

Contoh Implementasi di Daerah Lain

Sri Wahyuni menambahkan, sistem serupa sudah diterapkan di beberapa kementerian dan lembaga, bahkan ada yang berjalan selama dua tahun. “Beberapa pemerintah daerah, seperti Jawa Barat, juga sudah menjalankan konsep Work From Home (WFH),” ujarnya. Hal ini menjadi acuan Pemprov Kaltim untuk menyesuaikan penerapan WFA agar efektif dan efisien.

Baca Juga :  ASN Pindah ke IKN, Ini Fasilitas yang Disiapkan Pemerintah

Meski bekerja dari mana saja, ASN tetap harus melakukan absensi secara daring. “Mulai minggu ini, kami menguji sistem absensi online. ASN harus absen pada jam tertentu. Jika tidak, insentif bisa terkena potongan,” tegas Sri Wahyuni.

Dia menekankan bahwa prinsip utama tetap bekerja, hanya lokasinya lebih fleksibel. Kebijakan WFA akan diatur lebih rinci melalui Surat Edaran Gubernur, yang memuat mekanisme pelaksanaan dan ketentuan absensi ASN.(*)

Berita Terkait

Terungkap! 3 Modus ASN Bobol Absensi Online, Pakar Siber Ungkap Cara Curang hingga Solusi Cegah GPS Palsu
Banyak PPPK Kehilangan Status?, BKN Percepat Pembukaan Seleksi CPNS
Gaji PPPK 2027 Ditanggung Pemerintah Pusat? Ini Daftar Daerah yang Berpeluang Dapat Relaksasi dan Penjelasan Resminya
PPPK Sekolah Rakyat 2026: Pengumuman Lulus Administrasi Terbaru, Ini Jadwal dan Lokasi Tes CAT
Kurang Bayar Pajak Tembus Rp9,16 Triliun, DJP Siapkan Aturan Baru yang Berdampak ke CPNS hingga PPPK
Harga BBM Pertamina Terbaru 5 Juli 2026 Resmi Berlaku! Cek Daftar Harga yang Berlaku di Sumatera
Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri
RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:01 WIB

Terungkap! 3 Modus ASN Bobol Absensi Online, Pakar Siber Ungkap Cara Curang hingga Solusi Cegah GPS Palsu

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:00 WIB

Banyak PPPK Kehilangan Status?, BKN Percepat Pembukaan Seleksi CPNS

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:38 WIB

Gaji PPPK 2027 Ditanggung Pemerintah Pusat? Ini Daftar Daerah yang Berpeluang Dapat Relaksasi dan Penjelasan Resminya

Senin, 6 Juli 2026 - 14:01 WIB

PPPK Sekolah Rakyat 2026: Pengumuman Lulus Administrasi Terbaru, Ini Jadwal dan Lokasi Tes CAT

Senin, 6 Juli 2026 - 11:01 WIB

Kurang Bayar Pajak Tembus Rp9,16 Triliun, DJP Siapkan Aturan Baru yang Berdampak ke CPNS hingga PPPK

Berita Terbaru