TEKNOLOGI,JS- Sementara banyak Generasi Z sibuk mencari popularitas di media sosial, perusahaan global justru memburu talenta yang menguasai data. Tren ini terlihat jelas di berbagai sektor, mulai dari perbankan, e-commerce, startup, fintech, hingga pemerintahan.
Sains Data Jadi Jurusan Primadona
Di tengah kebutuhan ini, Sains Data muncul sebagai jurusan paling menjanjikan, termasuk di Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis. Laporan World Economic Forum Future of Jobs 2025 memprediksi profesi seperti data scientist, data analyst, dan AI specialist akan tumbuh pesat hingga 2030. Tren serupa kini juga terjadi di Indonesia, seiring transformasi digital yang semakin masif.
Data Menjadi Aset Strategis
Ketua Program Studi Sains Data UNM, Tati Mardiana, menekankan bahwa data kini menjadi aset strategis perusahaan. “Perusahaan mengambil hampir semua keputusan bisnis berdasarkan data. Karena itu, lulusan Sains Data sangat dibutuhkan, baik di perusahaan teknologi maupun sektor konvensional yang sedang bertransformasi digital,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Tati menambahkan, lulusan Sains Data memiliki peluang karier yang luas dan berkelanjutan. Mereka bisa menjadi data scientist, data analyst, machine learning engineer, business intelligence analyst, atau AI specialist. “Profesi ini menawarkan jenjang karier yang jelas dan penghasilan kompetitif,” tegasnya.
Kurikulum Praktis dan Relevan
UNM merancang kurikulum Prodi Sains Data agar sesuai dengan karakter Generasi Z yang adaptif dan melek teknologi. Mahasiswa mempelajari statistik, pemrograman, big data analytics, dan pemanfaatan artificial intelligence untuk menyelesaikan masalah nyata. Menurut Tati, pendekatan ini membuat mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga menjadi problem solver berbasis data.
Sementara itu, Koordinator Marketing dan Komunikasi UNM, Sofian Wira Hadi, menekankan bahwa pendekatan praktis menjadi keunggulan utama prodi ini. “Kami selalu menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri. Dosen praktisi, studi kasus nyata, dan kolaborasi dengan perusahaan memastikan mahasiswa siap bekerja,” ujarnya.
Mencetak Talenta Digital dan Entrepreneur
UNM tidak hanya fokus mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga mendorong lahirnya talenta digital berjiwa entrepreneur. “Kami ingin Generasi Z tidak sekadar mengikuti tren, tetapi menciptakan nilai. Prodi Sains Data UNM menjadi pilihan cerdas bagi mereka yang ingin karier stabil, bergengsi, dan berdaya saing global,” tambah Sofian.
Jawaban bagi Generasi Z yang Ingin Masa Depan Cerah
Dengan meningkatnya permintaan tenaga data di berbagai sektor, Prodi Sains Data UNM menawarkan jalan konkret bagi Generasi Z yang ingin melampaui tren sesaat. Melalui pendidikan yang relevan dan praktis, mahasiswa dipersiapkan untuk memasuki profesi masa depan yang benar-benar dibutuhkan industri.(*)









