Audit Keuangan Pemkot Sungai Penuh Dimulai, Alfin Minta SKPD Siapkan Dokumen Lengkap

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS– Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai memperkuat kesiapan administrasi keuangan melalui Entry Meeting pemeriksaan interim laporan keuangan pemerintah daerah bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menghadiri pertemuan tersebut di Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Pertemuan awal ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah. Melalui agenda tersebut, BPK menyampaikan rencana kerja, ruang lingkup audit, serta mekanisme pemeriksaan yang akan menjadi acuan bagi perangkat daerah.

Alfin hadir bersama Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan sejumlah pejabat terkait. Kehadiran jajaran pemerintah kota tersebut memperkuat koordinasi antara auditor dan perangkat daerah sejak awal proses pemeriksaan.

Pemerintah kota juga menempatkan kesiapan dokumen, ketepatan data, dan keterbukaan informasi sebagai bagian penting dalam mendukung kelancaran audit.

BPK Paparkan Tahapan Pemeriksaan Keuangan

Dalam pertemuan tersebut, tim BPK Perwakilan Provinsi Jambi menjelaskan rencana pemeriksaan interim beserta aspek-aspek yang menjadi perhatian auditor. Pemaparan itu membantu setiap perangkat daerah memahami kebutuhan data, dokumen pendukung, dan tahapan pemeriksaan.

Melalui koordinasi sejak awal, pemerintah kota dapat menyelaraskan persiapan administrasi dengan kebutuhan tim pemeriksa. Langkah ini juga membuka ruang komunikasi apabila auditor memerlukan penjelasan tambahan mengenai pencatatan transaksi maupun pengelolaan anggaran.

Pemeriksaan interim menjadi salah satu tahapan dalam rangkaian pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah. Proses tersebut membantu auditor menelaah aspek pengelolaan keuangan sebelum menyelesaikan pemeriksaan secara keseluruhan.

Karena itu, setiap perangkat daerah perlu memahami tanggung jawab masing-masing. Kelengkapan dokumen dan konsistensi pencatatan akan membantu auditor menelusuri informasi keuangan secara lebih terarah.

Alfin Minta SKPD Tertib Administrasi

Wali Kota Alfin menekankan pentingnya ketertiban administrasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia meminta seluruh kepala SKPD menyiapkan dokumen pendukung secara lengkap, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan pemeriksaan.

Selain itu, Alfin mendorong setiap perangkat daerah memperkuat koordinasi dengan tim pemeriksa. Ia meminta jajarannya memberikan informasi secara terbuka dan menindaklanjuti setiap permintaan data sesuai ketentuan.

Menurutnya, kesiapan administrasi tidak hanya membantu kelancaran audit, tetapi juga mendukung pemerintah daerah dalam mengevaluasi tata kelola anggaran. Oleh sebab itu, setiap SKPD perlu memastikan kesesuaian antara dokumen perencanaan, pelaksanaan kegiatan, dan pencatatan keuangan.

Ketelitian dalam mengelola dokumen juga penting untuk mengurangi risiko kesalahan administrasi. Dengan pencatatan yang konsisten, pemerintah daerah dapat menelusuri penggunaan anggaran sekaligus menjelaskan pelaksanaan program secara lebih terukur.

Audit Menjadi Momentum Evaluasi Anggaran

Alfin memandang pemeriksaan keuangan bukan sekadar agenda rutin tahunan. Ia menilai proses tersebut dapat menjadi sarana evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola keuangan dan meningkatkan kualitas administrasi.

Melalui hasil pemeriksaan, perangkat daerah dapat mengidentifikasi bagian yang memerlukan perbaikan. Selanjutnya, setiap SKPD dapat menyusun langkah tindak lanjut sesuai rekomendasi dan ketentuan yang berlaku.

Evaluasi tersebut juga berkaitan dengan upaya pemerintah daerah menjaga penggunaan anggaran agar sesuai peruntukan. Setiap program perlu memiliki dasar administrasi yang jelas, pencatatan yang dapat ditelusuri, serta pertanggungjawaban yang memadai.

Dengan demikian, proses audit tidak berhenti pada pemeriksaan dokumen. Pemerintah daerah juga perlu memanfaatkan hasil evaluasi untuk memperbaiki prosedur kerja dan memperkuat pengawasan internal.

Langkah tersebut menjadi penting karena pengelolaan keuangan daerah berkaitan langsung dengan pelaksanaan berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Baca Juga :  Pendidikan Sungai Penuh Jadi Sorotan, Alfin Dorong Peningkatan Kualitas Guru dan Sekolah

Pemkot Sungai Penuh Apresiasi Peran BPK Jambi

Pada kesempatan itu, Alfin menyampaikan apresiasi kepada BPK Perwakilan Provinsi Jambi atas arahan dan penjelasan dalam pertemuan awal pemeriksaan. Ia menilai komunikasi yang baik antara auditor dan pemerintah daerah dapat membantu proses evaluasi berjalan lebih terarah.

“Kami mengapresiasi arahan dan pemaparan yang telah disampaikan. Sinergi ini memperkuat pengelolaan keuangan daerah di Kota Sungai Penuh,” ujar Alfin.

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan komunikasi selama pemeriksaan berlangsung. Menurutnya, koordinasi yang efektif dapat membantu perangkat daerah memahami kebutuhan auditor sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan administrasi yang muncul.

Di sisi lain, pemerintah daerah perlu menjaga independensi pemeriksaan dan mengikuti ketentuan yang berlaku. Dengan cara tersebut, proses audit dapat berjalan secara profesional dan menghasilkan evaluasi yang bermanfaat bagi perbaikan pengelolaan keuangan.

Hubungan kerja yang baik antara pemerintah daerah dan auditor juga dapat membantu memperjelas tindak lanjut atas temuan pemeriksaan. Namun, setiap hasil dan kesimpulan audit tetap mengacu pada proses pemeriksaan serta dokumen yang menjadi dasar penilaian.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Awasi Harga Beras, Cabai hingga Daging di Pasar

Transparansi Keuangan Berkaitan dengan Pelayanan Publik

Pengelolaan keuangan yang tertib memiliki hubungan erat dengan kualitas pelayanan publik. Pemerintah daerah membutuhkan sistem administrasi yang akurat agar dapat mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran untuk berbagai kebutuhan masyarakat.

Karena itu, kesiapan SKPD dalam menghadapi pemeriksaan menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas pemerintahan. Setiap perangkat daerah perlu menjaga kualitas pencatatan, melengkapi bukti transaksi, dan memastikan dokumen sesuai dengan pelaksanaan kegiatan.

Selain membantu proses audit, kebiasaan tersebut dapat memperkuat pengawasan internal. Pemerintah daerah juga dapat menggunakan hasil evaluasi untuk memperbaiki prosedur administrasi dan meningkatkan efisiensi pelaksanaan program.

Meski demikian, hasil pemeriksaan tetap menjadi dasar penting untuk menilai kualitas laporan keuangan. Pemerintah daerah perlu menunggu hasil resmi BPK sebelum menyampaikan kesimpulan mengenai hasil audit maupun opini atas laporan keuangan.

Baca Juga :  Fokus Ibu Hamil dan Balita, Ini Cara Sungai Penuh Lawan Stunting

Pemkot Dorong Perbaikan Tata Kelola Berkelanjutan

Melalui Entry Meeting ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan pentingnya koordinasi, ketelitian administrasi, dan keterbukaan informasi selama pemeriksaan berlangsung. Alfin berharap seluruh perangkat daerah menjalankan tanggung jawab masing-masing secara disiplin.

Ia juga mendorong jajarannya menjadikan proses pemeriksaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki sistem pengelolaan keuangan. Dengan persiapan yang baik, perangkat daerah dapat memberikan data yang dibutuhkan auditor sekaligus memperkuat pertanggungjawaban anggaran.

Pada akhirnya, tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel membutuhkan komitmen berkelanjutan dari seluruh jajaran pemerintah daerah. Konsistensi dalam menjalankan aturan, mencatat transaksi, dan menindaklanjuti hasil evaluasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap koordinasi dengan BPK Perwakilan Provinsi Jambi dapat mendukung perbaikan pengelolaan keuangan daerah sekaligus mendorong pelayanan publik yang semakin baik.(AN/*)

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Bahas 8 Prioritas Pembangunan Sungai Penuh dengan Kemendagri, Ada Flyover hingga Pengendalian Banjir
Satgas Temukan 70 Bibit Sawit di Tahura Senami Batanghari, Al Haris Minta Aparat Usut Dugaan Perambahan
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Teken Kontrak Baru, Ini Jadwalnya
Kabar Baik! Insentif 1.366 Guru PPPK Paruh Waktu Jambi Segera Cair, Cek Besaran dan Jadwalnya
Mobil Pelayanan Dukcapil Sungai Penuh Resmi Diluncurkan, Warga Lansia hingga Penyandang Disabilitas Kini Lebih Mudah Urus KTP
Waspada Penipuan Mengatasnamakan BKAD Sungai Penuh, ASN Urus Pensiun Diminta Jangan Berikan Data Pribadi
Wako Alfin Kunjungi Pemondokan Kafilah MTQH Sungai Penuh, Beri Motivasi Raih Prestasi di Tingkat Provinsi
Distribusi Air Bersih Tirta Khayangan Sungai Penuh Dihentikan Sementara, Ini Wilayah yang Terdampak
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Wali Kota Alfin Bahas 8 Prioritas Pembangunan Sungai Penuh dengan Kemendagri, Ada Flyover hingga Pengendalian Banjir

Rabu, 4 November 2026 - 10:31 WIB

Satgas Temukan 70 Bibit Sawit di Tahura Senami Batanghari, Al Haris Minta Aparat Usut Dugaan Perambahan

Rabu, 4 November 2026 - 08:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Teken Kontrak Baru, Ini Jadwalnya

Selasa, 3 November 2026 - 13:31 WIB

Kabar Baik! Insentif 1.366 Guru PPPK Paruh Waktu Jambi Segera Cair, Cek Besaran dan Jadwalnya

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Mobil Pelayanan Dukcapil Sungai Penuh Resmi Diluncurkan, Warga Lansia hingga Penyandang Disabilitas Kini Lebih Mudah Urus KTP

Berita Terbaru