OTOMOTIF,JS- Dominasi Mitsubishi Fuso di pasar kendaraan niaga Indonesia kembali terbukti. Memasuki tahun 2026, pabrikan ini mencatat sejarah dengan mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar selama 55 tahun berturut-turut.
Pencapaian tersebut mempertegas konsistensi Mitsubishi Fuso di tengah dinamika industri otomotif nasional yang semakin kompetitif. Sepanjang 2025, kinerja penjualan perusahaan justru menunjukkan akselerasi yang solid.
Pangsa Pasar Tembus 39,9 Persen di Tengah Tantangan
Sebagai hasilnya, Mitsubishi Fuso menutup tahun 2025 dengan raihan pangsa pasar nasional sebesar 39,9 persen. Angka ini menempatkan Fuso semakin dekat dengan penguasaan 40 persen pasar kendaraan niaga Indonesia.
“Kepercayaan konsumen menjadi kunci utama keberhasilan ini. Raihan market share 39,9 persen menegaskan Mitsubishi Fuso tetap menjadi Absolut Nomor Satu,” ujar Aji Jaya, Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors.
Canter Jadi Tulang Punggung Penjualan Nasional
Selanjutnya, kontribusi terbesar datang dari segmen Light Duty Truck (LDT). Fuso Canter kembali membuktikan statusnya sebagai produk andalan dengan mendominasi pasar LDT.
Lebih jauh, data resmi GAIKINDO juga menempatkan Canter dalam jajaran 10 kendaraan terlaris secara nasional.
Capaian tersebut menegaskan peran Canter sebagai tulang punggung distribusi dan logistik di berbagai sektor industri.
Fighter X Perkuat Posisi di Segmen Truk Medium
Tidak berhenti di segmen ringan, Mitsubishi Fuso juga memperkuat eksistensinya di kelas medium duty truck melalui Fighter X. Model ini mencatat pertumbuhan pangsa pasar yang stabil seiring meningkatnya kepercayaan konsumen industri skala besar.
Performa Fighter X menunjukkan bahwa Fuso mampu menjawab kebutuhan operasional berat dengan standar efisiensi dan daya tahan tinggi.
Strategi Zero Down Time Jadi Fokus 2026
Menghadapi persaingan yang semakin ketat, Mitsubishi Fuso mengusung strategi bertajuk Zero Down Time pada 2026. Strategi ini berfokus pada menjaga kendaraan pelanggan tetap beroperasi optimal tanpa gangguan teknis.
“Pada 2026, kami menghadirkan berbagai terobosan yang berorientasi pada efisiensi operasional dan keuntungan jangka panjang konsumen,” jelas Aji Jaya.
Perluasan Diler dan Layanan Purna Jual Dipercepat
Sebagai langkah konkret, Mitsubishi Fuso langsung memperluas jaringan layanan sejak awal tahun. Perusahaan meresmikan diler baru di wilayah strategis seperti Kartasura dan Bandar Lampung.
Lokasi tersebut dipilih untuk mendekatkan akses servis dan suku cadang ke pusat logistik, distribusi, serta kawasan perkebunan.
Di saat yang sama, Fuso meningkatkan kapasitas Bengkel Siaga 24 Jam dan Mobile Workshop Service agar teknisi dapat menangani perbaikan kendaraan dengan cepat, kapan pun dibutuhkan.
Digitalisasi Jadi Kunci Efisiensi Armada
Selain penguatan fisik, Mitsubishi Fuso juga mendorong transformasi digital. Perusahaan mengoptimalkan Runner Telematics dan aplikasi MyFUSO untuk membantu pelanggan memantau kondisi armada secara real-time.
Melalui pemantauan yang lebih akurat, konsumen dapat mencegah potensi kerusakan dan menekan waktu henti kendaraan.
Optimistis Tatap Masa Depan Industri Niaga
Dengan kombinasi produk andal, jaringan layanan luas, serta inovasi berkelanjutan, Mitsubishi Fuso menatap 2026 dengan penuh optimisme. Fokus pada produktivitas konsumen menjadi fondasi utama untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar kendaraan niaga di Indonesia.(*)









