Aset Daerah Dipetakan Ulang, Ini Langkah DPRD Sarolangun

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pansus DPRD Sarolangun terakit asset daerah.

Suasana pansus DPRD Sarolangun terakit asset daerah.

SAROLANGUN,JS– DPRD Kabupaten Sarolangun melalui Panitia Khusus (Pansus) III menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah perangkat daerah. Rapat ini membahas penataan aset bergerak, aset tidak bergerak, serta aset lainnya milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Komisi III DPRD Sarolangun.

Pansus Kumpulkan Data dan Petakan Masalah Aset

Pada tahap awal, Pansus III memfokuskan pembahasan pada pengumpulan data aset serta pemetaan berbagai persoalan yang selama ini belum tertangani secara optimal. Banyak aset daerah memerlukan penyelesaian lintas organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat dan terarah.

Baca Juga :  Harga LPG 3 Kg di Atas HET? Ini Langkah Tegas Pemkab Sarolangun

Melalui rapat ini, Pansus berupaya membangun dasar data yang akurat sebagai pijakan dalam merumuskan rekomendasi kebijakan ke depan.

BPKAD Jadi Sorotan Utama Pengelolaan Aset

Selanjutnya, Pansus memberi perhatian khusus kepada BPKAD Sarolangun sebagai koordinator pengelolaan aset daerah. Pansus menilai BPKAD memegang peran strategis dalam memastikan kejelasan status, legalitas, serta pemanfaatan aset milik pemerintah daerah.

Pansus juga mendorong BPKAD untuk memperkuat koordinasi dengan OPD lain agar penataan aset berjalan lebih tertib dan terintegrasi.

Pemerintah Daerah Tegaskan Dukungan Penuh

Di sisi lain, Pansus III menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh kinerja Pansus DPRD. Dukungan tersebut mencakup kehadiran aktif dalam setiap rapat pembahasan serta komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan.

Dengan dukungan tersebut, Pansus optimistis proses penataan aset dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Sinergi Lintas OPD Jadi Kunci Penyelesaian

Anggota Pansus III dari Fraksi PKB, Riki Angriawan, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi faktor utama dalam penyelesaian persoalan aset daerah.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Pansus DPRD, serta Satuan Tugas (Satgas) penyelesaian aset harus bekerja secara terpadu agar setiap permasalahan dapat ditangani secara efektif.

Baca Juga :  Hasil Lab Keluar, Sumber Keracunan Massal Siswa SD Muaro Jambi Akhirnya Terbongkar

“Penanganan aset daerah tidak bisa dilakukan secara terpisah. Pemerintah daerah dan seluruh OPD harus bergerak bersama agar persoalan aset bisa diselesaikan secara menyeluruh,” tegas Riki.

Pemilahan Aset Dorong Optimalisasi PAD

Lebih lanjut, Riki menekankan pentingnya pemilahan aset daerah. Pemerintah daerah perlu membedakan aset yang berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan aset yang menjadi fokus pembahasan dan penanganan Pansus.

Terlebih, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, kejelasan data dan status aset menjadi sangat krusial. Melalui langkah ini, pemerintah daerah dapat menyusun strategi penyelesaian aset secara lebih terarah dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah.(*)

Berita Terkait

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker
Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air
Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg
Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu
Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Penuh Waktu? Ini Penjelasan BKPSDM Bagi 1.521 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu

Berita Terbaru