Harga LPG 3 Kg di Atas HET? Ini Langkah Tegas Pemkab Sarolangun

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sarolangun kumpulkan agen LPG untuk stabilisasi harga LPG 3 Kg

Pemkab Sarolangun kumpulkan agen LPG untuk stabilisasi harga LPG 3 Kg

SAROLANGUN,JS- Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kopurindag) mengambil langkah cepat menyikapi kelangkaan dan kenaikan harga gas LPG subsidi 3 kilogram. Pemerintah daerah mengundang Pertamina, agen, serta seluruh pangkalan LPG subsidi se-Kabupaten Sarolangun untuk duduk bersama dan mencari solusi konkret.

Pertemuan perdana berlangsung pada Rabu (18/2/2026) di Aula Kantor Dinas Kopurindag Sarolangun. Agenda ini menjadi awal dari rangkaian pertemuan yang digelar secara bergiliran bersama lima agen distributor.

Baca Juga :  Pemkab Sarolangun Gelar Operasi Pasar, LPG 3 Kg Dijual Rp18 Ribu

Lima Agen Hadir Bergiliran

Dinas Kopurindag menjadwalkan pemanggilan terhadap lima agen LPG subsidi 3 kg, yakni PT Ondos Bayak Jambi, PT Puri Lampar Jaya, PT Pratyaksa Putra Pratama, PT Defa Gemilang Pratama, dan PT Petro Samudera Putra.

Pada pertemuan pertama, jajaran pemerintah daerah berdialog langsung dengan manajemen PT Defa Gemilang Pratama serta puluhan pangkalan yang berada di bawah naungannya. Forum ini membahas distribusi, stok, serta kepatuhan terhadap harga eceran tertinggi (HET).

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Asisten II Setda Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Plt Kepala Dinas Kopurindag H Juddin, S.Ag, Direktur SDM Pertamina Niaga Jambi Adrian, Kabag Ekonomi dan SDA Davidman Setiawan, ST, M.Si, Sekretaris Diskopurindag Imron, S.STP, serta perwakilan agen Aulia Rahman.

Tekankan Stabilitas Harga dan Distribusi

Plt Kadis Kopurindag H Juddin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola distribusi. Menurutnya, dinas ingin memastikan LPG subsidi 3 kg benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak dengan harga sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Jelang Arus Mudik, Jalinsum Sarolangun–Merangin–Bungo Rusak

“Kami ingin menyamakan persepsi dan komitmen seluruh pangkalan. Tanpa dukungan agen dan pangkalan, kami tidak bisa menstabilkan harga. Karena itu, kita harus bergerak bersama agar gas LPG subsidi 3 kilogram kembali normal di pasaran,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh pangkalan agar menjual sesuai HET. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan meningkatkan pengawasan jika menemukan pelanggaran.

Operasi Pasar di 10 Kecamatan

Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyebut kelangkaan dan lonjakan harga LPG subsidi telah menjadi perhatian serius masyarakat. Kondisi tersebut, katanya, tidak boleh berlarut-larut.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah bersama Pertamina telah menggelar operasi pasar di 10 kecamatan. Setiap kecamatan menerima 560 tabung LPG subsidi 3 kg untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.

“Kami berterima kasih kepada Pertamina dan para agen yang telah mendukung operasi pasar ini. Langkah ini membantu menekan harga dan mengurangi kepanikan masyarakat,” kata Gerry.

Siapkan Penataan Ulang Sistem Pengawasan

Lebih lanjut, Gerry menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada operasi pasar. Pemkab juga akan menata ulang sistem distribusi agar pengawasan berjalan lebih efektif.

“Kita akan evaluasi pola distribusi dan memperkuat pengawasan di lapangan. Kami ingin memastikan persoalan kelangkaan dan harga tinggi tidak kembali terjadi,” tegasnya.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Sarolangun berharap distribusi LPG subsidi 3 kilogram berjalan lancar, harga tetap stabil di angka Rp18 ribu per tabung, serta masyarakat dapat memperoleh gas dengan mudah dan terjangkau.(*)

Berita Terkait

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN
Pengusaha di Merangin Garut Kepala!, Pemkab Naikkan Tarif Listrik Perusahaan dari Rp200 Jadi Rp1.035 per kWh
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:44 WIB

Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:13 WIB

Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:01 WIB

Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global

Berita Terbaru

Nilai tukar ringgit terhadap rupiah hari ini

Internasional

Ringgit Malaysia Kian Menguat, Segini Kurs 1 MYR ke Rupiah Hari ini

Senin, 29 Jun 2026 - 20:01 WIB