Jangan Anggap Remeh, Kerikil di Jalan Bisa Merusak Ban Mobil

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahaya Kerikil menempel di ban Mobil.

Bahaya Kerikil menempel di ban Mobil.

OTOMOTIF,JS- Kerikil kecil yang berserakan di jalan sering luput dari perhatian pengendara. Padahal, benda kecil ini kerap memicu kekhawatiran, terutama saat mobil melaju di jalan rusak atau berbatu. Banyak pemilik kendaraan pun bertanya-tanya, apakah kerikil bisa membuat ban mobil bocor?

Secara umum, risiko ban langsung bocor akibat kerikil memang tergolong kecil. Meski begitu, pengendara tetap perlu memahami potensi bahayanya agar tidak mengabaikan perawatan ban.

Baca Juga :  Pakai Nitrogen di Ban Mobil, Benarkah Aman dan Tahan Lama?

Penjelasan Bridgestone soal Risiko Kerikil

Deputy Head of OE Sales PT Bridgestone Tire Indonesia, Fisa Rizqiano, menjelaskan bahwa kerikil memang berpeluang menembus lapisan karet ban. Namun, struktur ban modern membuat risiko kebocoran tidak terjadi dengan mudah.

“Kerikil bisa menembus karet, tetapi hampir tidak mungkin menembus sabuk baja atau steel belt. Selama kerikil tidak mencapai lapisan tersebut, ban tidak akan langsung kempes,” ujar Fisa saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (20/12/2025).

Dengan kata lain, ban mobil saat ini memiliki perlindungan berlapis yang mampu menahan gangguan dari benda kecil di jalan.

Struktur Ban Modern Jadi Pelindung Utama

Ban mobil modern memiliki lapisan karet tapak yang tebal. Di balik lapisan tersebut, produsen menyematkan sabuk baja atau steel belt untuk menjaga kekuatan dan kestabilan ban saat kendaraan melaju.

Baca Juga :  Cari Mobil Mudik Murah? Suzuki Ignis Bekas Kini Rp 90 Jutaan

Berkat struktur ini, kerikil kecil biasanya hanya tersangkut sementara di alur tapak ban. Seiring putaran roda, kerikil sering terlepas dengan sendirinya tanpa menimbulkan kerusakan berarti.

Namun demikian, kondisi bisa berubah jika kerikil tetap terjepit dalam waktu lama.

Michelin Ingatkan Risiko Tekanan Tak Merata

Customer Engineering Support Michelin Indonesia, Fachrul Rozi, menyoroti dampak lain dari kerikil yang tertahan di sela tapak ban. Menurutnya, kondisi ini dapat memicu tekanan tidak merata saat ban bergesekan dengan permukaan jalan.

“Kerikil yang tersangkut bisa mengganggu keseimbangan ban, merusak tapak, serta meningkatkan risiko sobek atau bocor,” kata Rozi.

Karena itu, pengendara sebaiknya tidak menganggap remeh kerikil yang terlihat kecil.

Gesekan Kerikil Bisa Meningkatkan Suhu Ban

Selain memengaruhi struktur tapak, gesekan antara kerikil dan karet ban juga dapat meningkatkan suhu ban. Risiko ini meningkat saat pengendara menempuh perjalanan jauh dengan kecepatan stabil.

Suhu ban yang terus naik akan mempercepat keausan karet. Akibatnya, daya cengkeram ban menurun, terutama ketika mobil melaju di jalan basah atau licin.

Situasi ini akan semakin berbahaya jika tekanan angin tidak sesuai rekomendasi atau kondisi ban sudah menipis.

Baca Juga :  Solusi Mengatasi Kaca Mobil Berembun Saat Hujan, Tanpa AC

Rutin Cek Ban Jadi Kunci Pencegahan

Oleh sebab itu, pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan. Kerikil tajam yang tertahan lama dapat mengikis karet ban secara perlahan dan memicu kerusakan serius.

Pemilik mobil sebaiknya rutin memeriksa kondisi ban, khususnya setelah melewati jalan berbatu, area proyek, atau medan tidak rata. Pemeriksaan visual sederhana pada tapak ban mampu mendeteksi benda asing sejak dini.

Dengan perawatan ban yang konsisten dan tekanan angin yang tepat, pengendara dapat menekan risiko ban bocor akibat kerikil, sehingga perjalanan tetap aman, nyaman, dan terkendali.(*)

Berita Terkait

Revolusi Mobil Tanpa Cas! Teknologi e-POWER dari Nissan Jadi Solusi Praktis Era Kendaraan Listrik di Indonesia
VinFast Evo 2026 Resmi Jadi Skuter Listrik Paling Irit dan Ngebut? Ini Harga, Spesifikasi, dan Keunggulannya!
Polytron Fox 350 Resmi Rilis! Motor Listrik Rp15 Jutaan Ini Punya Fitur Canggih dan Desain Maxi Sporty
Sering Pusing dan Mual di Mobil Listrik? Ini Penyebab Ilmiahnya dan Cara Ampuh Mengatasinya!
Fakta Sebenarnya! Pengadaan 25.000 Motor Listrik BGN untuk Program MBG, Ini Spesifikasi dan Harga yang Bikin Penasaran
Jangan Anggap Sepele! 5 Kesalahan Isi Air Radiator Ini Bisa Bikin Mesin Jebol & Picu Kecelakaan
Electric Motorcycle Conversion Indonesia: Peluang Hemat dan Investasi Energi Masa Depan
Harga Mobil Keluarga 2026 Terbaru Turun! Xpander vs Avanza vs Stargazer vs Ertiga, Mana Paling Irit & Layak Dibeli?
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:00 WIB

Revolusi Mobil Tanpa Cas! Teknologi e-POWER dari Nissan Jadi Solusi Praktis Era Kendaraan Listrik di Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 21:00 WIB

VinFast Evo 2026 Resmi Jadi Skuter Listrik Paling Irit dan Ngebut? Ini Harga, Spesifikasi, dan Keunggulannya!

Jumat, 10 April 2026 - 17:00 WIB

Polytron Fox 350 Resmi Rilis! Motor Listrik Rp15 Jutaan Ini Punya Fitur Canggih dan Desain Maxi Sporty

Kamis, 9 April 2026 - 17:00 WIB

Sering Pusing dan Mual di Mobil Listrik? Ini Penyebab Ilmiahnya dan Cara Ampuh Mengatasinya!

Rabu, 8 April 2026 - 21:00 WIB

Fakta Sebenarnya! Pengadaan 25.000 Motor Listrik BGN untuk Program MBG, Ini Spesifikasi dan Harga yang Bikin Penasaran

Berita Terbaru