Ada Apa dengan Bank Jambi? ASN Kerinci–Sungai Penuh Resah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Padat merayap di bank jambi Sungai Penuh dan Kerinci dua hari terakhir

Padat merayap di bank jambi Sungai Penuh dan Kerinci dua hari terakhir

SUNGAIPENUH,JS– Dalam dua hari terakhir, Bank Jambi Cabang Kerinci dan Sungai Penuh dipadati nasabah. Kondisi ini muncul setelah layanan perbankan mengalami gangguan yang disertai kabar hilangnya dana tabungan milik sejumlah nasabah.

Sejak pagi hingga sore, antrean panjang terlihat di kantor cabang. Mayoritas nasabah yang datang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka memilih mengecek saldo sekaligus menarik uang secara langsung demi memastikan keamanan dana masing-masing.

Baca Juga :  Heboh Isu Saldo Nasabah Raib, Ini Penjelasan Resmi Bank Jambi

Antrean Mengular di Tengah Tekanan Kebutuhan

Di sisi lain, situasi ini terasa semakin berat karena kebutuhan rumah tangga meningkat menjelang Ramadan dan Idulfitri. Karena itu, banyak ASN rela menghabiskan waktu seharian di bank agar bisa memperoleh kepastian.

Tak hanya gangguan sistem, beredarnya informasi tentang dugaan hilangnya uang tabungan ikut memperbesar keresahan. Akibatnya, kekhawatiran meluas di kalangan ASN di Sungai Penuh dan Kerinci.

“Informasinya sistem memang gangguan. Tapi ada juga kabar nasabah kehilangan uang tabungan. Kondisi ini jelas bikin panik,” ujar seorang ASN Sungai Penuh saat mengantre.

Kekhawatiran Jelang Pencairan Gaji

Mereka khawatir gangguan serupa kembali muncul saat dana gaji masuk ke rekening.

“Katanya proses perbaikan bisa memakan waktu sampai 10 hari kerja. Kami takut nanti saat gaji cair, masalahnya belum selesai,” tambahnya.

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Bagi ASN, gaji bulanan menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya, mulai dari kebutuhan pokok hingga persiapan Lebaran.

Baca Juga :  Gaji Petinggi Fantastis, Keamanan Bank Jambi Dipertanyakan

Nasabah Desak Percepatan Perbaikan Sistem

Oleh karena itu, para ASN dan nasabah lainnya mendesak Bank Jambi agar mempercepat perbaikan sistem. Mereka menilai langkah cepat dan transparan sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik.

“Kami berharap Bank Jambi segera menyelesaikan masalah ini. Jangan sampai kesalahan sistem justru merugikan nasabah dan memicu krisis kepercayaan,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Bank Jambi belum menyampaikan keterangan resmi terkait kepastian waktu normalisasi layanan maupun klarifikasi atas dugaan hilangnya dana nasabah.(*)

Berita Terkait

Kampung Bahagia Kota Jambi Rampung 100 Persen, Maulana Pastikan Tahap II Segera Dimulai
Tinjau Jalan Selampaung–Masgo, Bupati Kerinci Pastikan Perbaikan Jalan Strategis Berjalan Sesuai Target
Solar Subsidi Jadi Sorotan, Temuan Barcode Berbeda di SPBU Jambi Picu Evaluasi Besar
Heboh! BKPSDM Bongkar Dugaan ASN Sungai Penuh Datang Cuma Isi Absen Lalu Pulang
Krisis Guru di Daerah Terpencil, Guru PNS dan Kepala Sekolah di Merangin Terancam Dirotasi
Sri Kartini Alfin Dorong UMKM Sungai Penuh Go Global, Strategi Digital Ini Buka Peluang Cuan dan Lapangan Kerja
Pembangunan Koperasi Merah Putih Tanjab Timur Dikebut, 16 Unit Rampung dan Puluhan Desa Segera Beroperasi
ASN Sungai Penuh Wajib Tahu! Absen Kerja Berhari-hari Bisa Berujung Dipecat, BKPSDM Tegaskan Sanksi Disiplin
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 08:01 WIB

Kampung Bahagia Kota Jambi Rampung 100 Persen, Maulana Pastikan Tahap II Segera Dimulai

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Jalan Selampaung–Masgo, Bupati Kerinci Pastikan Perbaikan Jalan Strategis Berjalan Sesuai Target

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:02 WIB

Solar Subsidi Jadi Sorotan, Temuan Barcode Berbeda di SPBU Jambi Picu Evaluasi Besar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:01 WIB

Heboh! BKPSDM Bongkar Dugaan ASN Sungai Penuh Datang Cuma Isi Absen Lalu Pulang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:31 WIB

Krisis Guru di Daerah Terpencil, Guru PNS dan Kepala Sekolah di Merangin Terancam Dirotasi

Berita Terbaru