TEKNOLOGI,JS- Perusahaan teknologi global Google kembali menunjukkan dominasinya di ranah kecerdasan buatan. Kali ini, Google resmi merilis Gemini 3.1 Pro, versi terbaru Large Language Model (LLM) miliknya, pada Kamis lalu.
Model tersebut hadir dalam versi pratinjau dan akan segera tersedia secara umum. Sejak pengumuman awal, Gemini 3.1 Pro langsung menyita perhatian karena disebut membawa peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Sebagai perbandingan, Gemini 3 yang meluncur pada November lalu sudah dianggap sangat mumpuni. Namun, versi 3.1 Pro disebut mampu melampaui ekspektasi banyak pengamat industri AI.
Lonjakan Performa Terbukti di Benchmark Independen
Untuk memperkuat klaimnya, Google membeberkan hasil pengujian dari sejumlah benchmark independen. Salah satunya adalah Humanity’s Last Exam, yang menunjukkan peningkatan performa drastis dibandingkan Gemini 3.
Tak berhenti di situ, pujian juga datang dari pelaku industri. CEO startup AI Mercor, Brendan Foody, menyebut Gemini 3.1 Pro kini memimpin papan peringkat APEX-Agents.
“Gemini 3.1 Pro sekarang berada di posisi teratas APEX-Agents,” ujar Foody dalam unggahan media sosialnya, seperti dikutip TechCrunch.
Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan betapa cepatnya kemampuan agen AI berkembang dalam menyelesaikan pekerjaan berbasis pengetahuan nyata.
APEX-Agents Jadi Tolok Ukur Dunia Nyata
Sebagai informasi, sistem benchmarking APEX dikembangkan oleh Mercor untuk mengukur kemampuan model AI dalam menjalankan tugas profesional dunia nyata.
Dengan memimpin peringkat tersebut, Gemini 3.1 Pro dinilai unggul dalam menyelesaikan pekerjaan kompleks yang membutuhkan penalaran berlapis, bukan sekadar respons tekstual sederhana.
Capaian ini sekaligus mempertegas posisi Google di tengah persaingan AI yang kian kompetitif.
Persaingan Model AI Makin Panas
Di sisi lain, peluncuran Gemini 3.1 Pro terjadi saat persaingan antarperusahaan teknologi semakin memanas. Berbagai raksasa teknologi berlomba menghadirkan LLM generasi terbaru dengan kemampuan agen dan penalaran multi-langkah yang semakin canggih.
Google pun tak ingin tertinggal. Melalui Gemini 3.1 Pro, perusahaan ini menargetkan peningkatan produktivitas pengguna, khususnya pada pekerjaan teknis, ilmiah, dan kreatif.
Mesin Penalaran Canggih Jadi Andalan
Mengacu pada laman resminya, Gemini 3.1 Pro membawa mesin penalaran tingkat lanjut yang sebelumnya diperkenalkan lewat Gemini 3 Deep Think. Kini, Google memperluas teknologi tersebut ke lebih banyak pengguna.
Model ini dirancang untuk menangani persoalan kompleks yang tidak cukup dijawab dengan satu langkah. Dalam praktiknya, Gemini 3.1 Pro mampu menggabungkan dataset berskala besar menjadi satu analisis utuh.
Selain itu, model ini juga dapat membuat animasi SVG langsung dari perintah teks, menyelesaikan persoalan teknis bertingkat, hingga membantu analisis ilmiah yang kompleks.
Animasi SVG Lebih Ringkas dan Tajam
Khusus untuk pembuatan animasi SVG, Gemini 3.1 Pro menghasilkan kode murni tanpa format video konvensional. Pendekatan ini membuat visual tetap tajam di berbagai ukuran layar.
Tak hanya itu, ukuran file yang dihasilkan juga jauh lebih kecil, sehingga lebih efisien untuk kebutuhan web dan presentasi teknis.
Skor Benchmark Melonjak Tajam
Dari sisi performa, Gemini 3.1 Pro mencatat lonjakan signifikan di berbagai pengujian. Model ini meraih skor 77,1 persen pada ARC-AGI-2, lebih dari dua kali lipat capaian Gemini 3 Pro.
Untuk pengetahuan ilmiah, Gemini 3.1 Pro membukukan 94,3 persen pada GPQA Diamond. Sementara itu, pada SWE-Bench Verified untuk pengkodean berbasis agen, model ini meraih skor 80,6 persen.
Tak kalah impresif, Gemini 3.1 Pro mencatat 85,9 persen pada BrowseComp untuk pencarian berbasis agen.
Ungguli Pesaing di Competitive Coding
Pada ajang LiveCodeBench Pro yang menguji kemampuan competitive coding, Gemini 3.1 Pro mencatat rating Elo 2887. Angka tersebut menempatkannya di atas sejumlah model pesaing di kelas LLM global.
Dengan deretan capaian tersebut, Gemini 3.1 Pro diprediksi akan menjadi tulang punggung baru Google dalam memperkuat ekosistem AI generatif ke depan.(*)









