TEKNOLOGI,JS- Google terus meningkatkan fitur keselamatan pada perangkat wearable miliknya. Kini, melalui pembaruan sistem operasi Wear OS, jam tangan pintar Google mampu menerima peringatan gempa bumi secara mandiri tanpa perlu terhubung ke ponsel.
Pembaruan ini membuat jam tangan pintar berfungsi lebih dari sekadar pelacak aktivitas. Perangkat tersebut kini berperan sebagai alat peringatan dini yang siap siaga di situasi darurat.
Solusi bagi Pengguna Aktif di Luar Ruangan
Selain meningkatkan teknologi, Google juga menjawab kebutuhan pengguna yang sering beraktivitas tanpa membawa ponsel. Saat berolahraga, mendaki, atau beraktivitas di alam terbuka, pengguna tetap menerima peringatan gempa langsung di pergelangan tangan.
Media teknologi GSM Arena melaporkan pada Selasa (24/2/2026) bahwa jam tangan pintar Google akan tetap mengirim notifikasi gempa meski ponsel berada jauh dari jangkauan.
Sebelumnya, sistem ini hanya aktif ketika jam tangan terhubung ke perangkat Android. Ketergantungan tersebut kerap membatasi fungsi keselamatan perangkat.
Terungkap Lewat Pembaruan Google Play Services
Selanjutnya, kemampuan baru ini muncul dalam catatan rilis Google Play Services versi 26.07. Melalui pembaruan tersebut, Google menegaskan bahwa Wear OS kini menjalankan sistem peringatan gempa secara independen.
Dengan begitu, jam tangan pintar tidak lagi sekadar aksesori pendamping ponsel. Perangkat ini berubah menjadi sistem peringatan darurat yang berdiri sendiri.
Sistem Deteksi Gempa Berbasis Jutaan Sensor
Di sisi lain, Google mengandalkan teknologi berbasis data besar untuk mendeteksi gempa. Sistem ini mengumpulkan informasi dari sensor akselerometer pada jutaan perangkat yang tersebar di berbagai wilayah.
Ketika sensor membaca getaran seismik awal, sistem segera menganalisis data dan menentukan potensi guncangan besar. Jika ancaman terdeteksi, jam tangan langsung menampilkan peringatan.
Notifikasi Merah dan Alarm Keras Jadi Penanda Bahaya
Sebagai langkah akhir, pengguna akan menerima notifikasi layar merah disertai alarm suara keras. Google merancang peringatan ini agar mudah dikenali dan sulit diabaikan.
Melalui pembaruan ini, Google memperkuat peran jam tangan pintar sebagai perangkat keselamatan pribadi. Inovasi tersebut memberi pengguna waktu berharga untuk bersiap dan mengambil langkah penyelamatan saat gempa terjadi.(*)









