Tank 300 dan 500 Curi Perhatian, Mana yang Paling Laris?

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tank 300 Diesel salah satu SUV Ladder Frame Masih Jadi Primadona

Tank 300 Diesel salah satu SUV Ladder Frame Masih Jadi Primadona

OTOMOTIF,JS- SUV ladder frame tetap menjadi salah satu model paling diminati di Indonesia. Sejumlah merek Jepang hingga Amerika terus menempatkan SUV bersasis tangga sebagai produk andalan mereka. Daya tahan, tampilan gagah, serta fleksibilitas penggunaan membuat segmen ini sulit tergeser.

Menariknya, dari berbagai SUV ladder frame yang hadir dengan pilihan penggerak 4×4 dan 4×2, konsumen justru lebih sering memilih versi 4×2. Tren ini sudah berlangsung lama dan terus berulang di banyak merek.

GWM Masuk dan Langsung Dapat Respons Positif

Di tengah peta pasar tersebut, GWM langsung tancap gas saat masuk ke Indonesia. Pabrikan asal China ini menawarkan SUV ladder frame dengan opsi penggerak lengkap, baik 4×2 maupun 4×4.

Baca Juga :  Era Baru SUV 2026: Mobil Gede Tapi Hemat BBM

Tank 300 Diesel menjadi model pembuka yang lebih dulu hadir. Selanjutnya, GWM memperkuat lini produknya dengan meluncurkan Tank 500 Diesel pada ajang Indonesia International Motor Show 2026.

Meski keduanya masih tergolong pendatang baru, pasar langsung memberi respons cepat.

Hampir 350 SPK Selama IIMS 2026

Selama pameran berlangsung, Inchcape GWM Indonesia membukukan hampir 350 surat pemesanan kendaraan (SPK). Angka ini menunjukkan awal yang solid bagi GWM di segmen SUV ladder frame.

Lebih jauh, lebih dari 70 persen total pemesanan berasal dari Tank 300 Diesel dan Tank 500 Diesel. Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa konsumen Indonesia mulai melirik merek baru, selama produk yang ditawarkan sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Suzuki Jimny Wide Generasi Ketiga, Tangguh di Medan Off-Road

Peta Persaingan 4×4 dan 4×2 Mulai Terlihat

Jika ditelisik lebih dalam, Tank 500 Diesel tampil sebagai kontributor terbesar. Model ini menyumbang 42 persen dari total pemesanan selama pameran.

Dari angka tersebut, varian 4×2 mencatat porsi 22 persen. Sementara itu, versi 4×4 menyusul dengan kontribusi 20 persen. Artinya, konsumen Tank 500 masih sedikit lebih condong memilih penggerak dua roda.

Namun, cerita berbeda muncul dari Tank 300 Diesel.

Tank 300 Diesel Justru Unggul di 4×4

Untuk Tank 300 Diesel, konsumen lebih agresif memilih varian 4×4. Versi ini menyerap 22 persen dari total pemesanan. Sebaliknya, varian 4×2 hanya mencatatkan 11 persen.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa karakter konsumen di masing-masing model tidak sepenuhnya sama. Tank 300 lebih banyak menarik minat pengguna yang menginginkan kemampuan off-road maksimal, sementara Tank 500 lebih dilihat sebagai SUV besar serbaguna.

Strategi Diesel Jadi Senjata Utama GWM

Saat ini, GWM menjadi satu-satunya pabrikan asal China yang serius menghadirkan mesin diesel di segmen mobil penumpang Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi global perusahaan dalam menyesuaikan produk dengan karakter tiap pasar.

“Capaian ini membuktikan penerimaan positif terhadap filosofi global All Scenarios, All Powertrains, All Users. Kami menghadirkan kendaraan yang relevan untuk mobilitas perkotaan, sekaligus siap digunakan di berbagai kondisi perjalanan Indonesia,” ujar Bagus Susanto.

Baca Juga :  Toyota Land Cruiser FJ, Siap Guncang Pasar SUV

Platform Sama, Performa Tetap Konsisten

Baik Tank 300 Diesel maupun Tank 500 Diesel berdiri di atas platform yang sama. Keduanya menggunakan sasis ladder frame dan sistem suspensi serupa, sehingga tetap mengedepankan kekuatan dan kenyamanan.

Selain itu, GWM membekali kedua model ini dengan mesin diesel 4-silinder 2.400 cc turbo berkode GW4D24. Mesin common rail tersebut menghasilkan tenaga 184 PS dan torsi puncak 480 Nm.

Dengan kombinasi mesin diesel bertenaga, pilihan penggerak lengkap, serta pendekatan produk yang fleksibel, GWM berpeluang besar mengikuti—bahkan menantang—tren lama SUV ladder frame di Indonesia.(*)

Berita Terkait

Cara Bayar Pajak Kendaraan Online di SIGNAL Saat Pemutihan, Cukup dari HP dan Bebas Denda
Motor Listrik Rasa Ninja! Ini Spesifikasi dan Harga Kawasaki Ninja E-1 2026
Bukan BMW atau Ducati, Motor Adventure Baru Triumph Ini Langsung Curi Perhatian Pecinta Touring Indonesia
Jangan Sepelekan! 5 Kebiasaan Pengendara yang Bikin Kampas Ganda Motor Matic Rusak Lebih Cepat
Honda BeAT Punya Penantang Baru! Kawasaki Brusky 125 Hadir dengan Harga Rp26,5 Juta dan Fitur Kekinian
Pertalite Dicampur Pertamax, Hemat atau Malah Bikin Mesin Cepat Rusak? Ini Fakta yang Jarang Diketahui Pengendara
Bukan Skutik Biasa! Honda NWF150 2026 Punya Fitur Anti Kecelakaan dan Dashcam Terintegrasi
Yamaha Axis Z 2026, Motor Matic 125 cc Irit BBM dengan Fitur Premium Ini Siap Goyang Honda BeAT
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:01 WIB

Cara Bayar Pajak Kendaraan Online di SIGNAL Saat Pemutihan, Cukup dari HP dan Bebas Denda

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:01 WIB

Motor Listrik Rasa Ninja! Ini Spesifikasi dan Harga Kawasaki Ninja E-1 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01 WIB

Bukan BMW atau Ducati, Motor Adventure Baru Triumph Ini Langsung Curi Perhatian Pecinta Touring Indonesia

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:05 WIB

Jangan Sepelekan! 5 Kebiasaan Pengendara yang Bikin Kampas Ganda Motor Matic Rusak Lebih Cepat

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Honda BeAT Punya Penantang Baru! Kawasaki Brusky 125 Hadir dengan Harga Rp26,5 Juta dan Fitur Kekinian

Berita Terbaru