Belum Ada Angka Zakat Fitrah di Tebo, Ini Alasannya

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jumlah zakat di Tebo belum ditentukan.

Ilustrasi jumlah zakat di Tebo belum ditentukan.

TEBO,JS – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tebo hingga awal Maret ini belum menetapkan besaran zakat fitrah yang wajib ditunaikan umat Islam pada Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Penundaan tersebut dilakukan karena harga kebutuhan pokok di pasaran masih bergerak fluktuatif.

Harga Beras Jadi Pertimbangan Utama

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tebo melalui Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Garazawa), Taufiq Hidayah, menyebutkan bahwa pihaknya masih mencermati perkembangan harga bahan pokok, terutama beras.

“Memang sampai saat ini kami belum menetapkan besaran zakat fitrah,” ujar Taufiq, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Harga, Polres Tebo Sidak Pasar dan LPG di Tebo

Ia menegaskan, beras tetap menjadi acuan utama dalam penentuan zakat fitrah. Sementara itu, harga di tingkat pasar masih mengalami perubahan sehingga Kemenag perlu memastikan nominal yang ditetapkan sesuai kondisi ekonomi masyarakat.

Kemenag Pantau Fluktuasi Bahan Pokok

Selain beras, Kemenag juga memperhatikan pergerakan harga komoditas kebutuhan pokok lainnya. Menurut Taufiq, beberapa harga bapok menunjukkan kecenderungan naik, sehingga penetapan zakat fitrah tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.

“Kami ingin keputusan ini benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” jelasnya.

Oleh karena itu, Kemenag memilih menunggu data harga terkini sebelum mengambil keputusan final.

Rapat Lintas Instansi Digelar Awal Maret

Sebagai langkah lanjutan, Kemenag Kabupaten Tebo menjadwalkan rapat koordinasi lintas instansi pada Selasa, 3 Maret 2026, jika tidak ada kendala. Melalui forum tersebut, Kemenag akan mengumpulkan dan mencocokkan data harga bahan pokok dari berbagai pihak.

Baca Juga :  Dugaan Pengalihan Alur Sungai di Tebo Tuai Sorotan WALHI

Sejumlah instansi dan lembaga yang akan dilibatkan antara lain Majelis Ulama Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional, Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Tebo.

Ormas Islam Ikut Dilibatkan

Tak hanya instansi pemerintah, Kemenag juga mengajak organisasi kemasyarakatan Islam untuk ikut memberikan pandangan. Organisasi seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah akan terlibat agar keputusan yang dihasilkan bersifat menyeluruh dan dapat diterima oleh masyarakat luas.

“Kami ingin ada kesepahaman bersama sebelum besaran zakat fitrah diumumkan,” kata Taufiq.

Masyarakat Diminta Tunggu Pengumuman Resmi

Di akhir keterangannya, Kemenag Kabupaten Tebo mengimbau masyarakat untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi. Dengan demikian, pembayaran zakat fitrah diharapkan dapat berjalan tertib, seragam, dan sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama.(*)

Berita Terkait

Bupati Bungo Dedy Putra Mutasi 5 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya
Karhutla Jambi Tembus 3.603 Hektare, Batang Hari Jadi Wilayah dengan Kebakaran Terluas
Jejak Lamia Deareni “Reni”: Dari Dunia Pesantren, Penceramah Cilik, hingga Menjadi Dosen, PNS dan Plt Kepala SMPN 8 Sungai Penuh
Hindari Kesalahan! Pensiunan PNS Sungai Penuh Wajib Cek Data Tapera, Begini Caranya
587 Karhutla Terjadi di Tanjab Barat, Ini Wilayah yang Paling Banyak Dilanda Kebakaran
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Ingatkan Bahaya Judi Online, Bisa Picu Masalah Keluarga
Beda Strategi Alfin dan Monadi, Sungai Penuh Rampingkan OPD, Kerinci Bahas Penambahan OPD di Tengah Efisiensi Anggaran
Puluhan Pejabat Pemkab Muaro Jambi Resmi Dilantik, Junaidi Mahir Soroti Integritas dan Kualitas Pelayanan Publik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:00 WIB

Bupati Bungo Dedy Putra Mutasi 5 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya

Rabu, 23 September 2026 - 13:30 WIB

Karhutla Jambi Tembus 3.603 Hektare, Batang Hari Jadi Wilayah dengan Kebakaran Terluas

Rabu, 23 September 2026 - 10:50 WIB

Jejak Lamia Deareni “Reni”: Dari Dunia Pesantren, Penceramah Cilik, hingga Menjadi Dosen, PNS dan Plt Kepala SMPN 8 Sungai Penuh

Rabu, 23 September 2026 - 08:01 WIB

Hindari Kesalahan! Pensiunan PNS Sungai Penuh Wajib Cek Data Tapera, Begini Caranya

Selasa, 22 September 2026 - 13:01 WIB

587 Karhutla Terjadi di Tanjab Barat, Ini Wilayah yang Paling Banyak Dilanda Kebakaran

Berita Terbaru