Hampir Setengah Anggota DPR Absen Saat Rapat Paripurna Jelang Lebaran

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,JS- Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI hari ini mencatat tingkat kehadiran yang rendah. Dari 579 anggota DPR, hanya 293 legislator hadir, termasuk 20 anggota yang meminta izin tidak hadir. Artinya, hampir separuh anggota dewan tidak mengikuti pembukaan masa sidang IV tahun 2025–2026.

Ketua DPR Buka Rapat Langsung

Ketua DPR Puan Maharani memimpin rapat di ruang sidang utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Meskipun jumlah hadir kurang dari separuh, rapat tetap berjalan karena kuorum minimal tercapai.

Baca Juga :  DPR Buka Jalan PPPK Guru Madrasah Swasta, Ini Langkah Nyatanya

Dalam pidatonya, Puan menegaskan pentingnya kerja sama antara DPR dan pemerintah. Ia juga membahas isu global terkini, termasuk dinamika politik internasional yang berpotensi memengaruhi posisi Indonesia di dunia.

Tingkat Kehadiran Menjadi Sorotan

Rendahnya kehadiran anggota DPR memicu sorotan publik dan pengamat politik. Banyak pihak menilai absensi tinggi dapat menurunkan kualitas pengambilan keputusan dan fungsi pengawasan DPR terhadap pemerintah.

“Para anggota seharusnya hadir penuh, apalagi saat agenda penting menjelang Lebaran,” ujar pengamat politik. Ia menekankan bahwa kehadiran fisik anggota mencerminkan tanggung jawab mereka terhadap rakyat.

Baca Juga :  Komisi II DPR RI Datang ke Jambi, Bahas BUMD dan Konflik Agraria

Dampak dan Harapan untuk Masa Sidang Berikutnya

Fenomena absensi ini menegaskan perlunya disiplin dan komitmen yang lebih tinggi dari anggota DPR. Kehadiran penuh di rapat paripurna akan memperkuat proses legislasi dan pengawasan sehingga keputusan DPR menjadi lebih transparan dan representatif.

Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari DPR agar kualitas kinerja legislatif tidak terganggu oleh rendahnya partisipasi saat membahas agenda nasional yang strategis.(*)

Berita Terkait

Kenaikan Gaji PNS 2026 Belum Cair? Ini Fakta Terbaru Usai Prabowo Teken Perpres Nomor 79 Tahun 2025
Update Terbaru!, Gaji ke 13 PNS 2026 Segera Cair, Ini Jadwalnya
Era Baru Bansos Dimulai! Pemerintah Gunakan AI dan Satelit untuk Data Kemiskinan Nasional
Siap- siap, Tarif BPJS Kelas 1-3 Diprediksi Naik Mei ini
Penghapusan Guru Honorer Dimulai 2027, Ribuan Guru Kini Menunggu Status ASN
Modal Usaha Gratis 2026 Dibuka! Peluang Dapat Rp5 Juta dari Kemnaker untuk Wirausaha Pemula
Guru Honorer Mau Jadi PNS?, DPR RI Diminta Jangan Abaikan ASN Paruh Waktu
Aturan Baru BPOM Picu Polemik, Penjualan Obat di Minimarket Kini Libatkan Karyawan Terlatih
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:01 WIB

Kenaikan Gaji PNS 2026 Belum Cair? Ini Fakta Terbaru Usai Prabowo Teken Perpres Nomor 79 Tahun 2025

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:31 WIB

Update Terbaru!, Gaji ke 13 PNS 2026 Segera Cair, Ini Jadwalnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:10 WIB

Era Baru Bansos Dimulai! Pemerintah Gunakan AI dan Satelit untuk Data Kemiskinan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Siap- siap, Tarif BPJS Kelas 1-3 Diprediksi Naik Mei ini

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:05 WIB

Penghapusan Guru Honorer Dimulai 2027, Ribuan Guru Kini Menunggu Status ASN

Berita Terbaru