Program Ekonomi Baru, Airlangga Butuh 15 Ribu Warga

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,JS- Pemerintah menetapkan target ambisius penerimaan negara mencapai 4110 triliun rupiah tahun ini. Untuk mewujudkannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengajak partisipasi aktif 15 ribu warga Indonesia dalam program ekonomi strategis yang telah disiapkan pemerintah.

Baca Juga :  Zulhas Dorong Koperasi Desa Jadi Motor Ekonomi MBG

Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci

Airlangga menekankan, pencapaian target penerimaan negara tidak bisa hanya mengandalkan upaya pemerintah pusat. Peran masyarakat menjadi faktor penting agar program-program ekonomi berjalan maksimal dan berdampak luas. “Kami membutuhkan kontribusi langsung warga agar berbagai program ekonomi bisa memberikan hasil nyata,” jelasnya.

Warga Terlibat dalam Program Ekonomi

Masyarakat yang terlibat nantinya akan ikut serta dalam berbagai inisiatif, mulai dari pemberdayaan usaha mikro kecil menengah hingga proyek inovasi dan teknologi. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan warga.

Dukungan Pemerintah

Pemerintah menyediakan berbagai insentif dan pelatihan bagi warga yang berpartisipasi. Tujuannya agar mereka dapat berperan optimal dalam program ekonomi, sekaligus mendapatkan manfaat langsung dari peningkatan kapasitas dan peluang ekonomi yang tersedia.

Baca Juga :  Harga BBM Tetap Stabil, Meski Minyak Dunia Tembus US$80 per Barel

Optimisme Capai Target

Airlangga yakin dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, target penerimaan 4110 triliun rupiah dapat tercapai sesuai rencana. Program ini sekaligus menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi nasional.(*)

Berita Terkait

Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
El Niño Makin Ganas, 197 Wilayah Indonesia Masuk Status Awas Kekeringan: Sentra Pangan Ikut Terancam
668 Ribu Laporan Penipuan Masuk IASC, 659 Ribu Rekening Sudah Diblokir: Waspadai 5 Modus Ini
Harga BBM Pertamina Hari Ini 26 September 2026: Pertamax hingga Pertalite, Cek Harga di Jambi dan Daerah Lainnya
Mutasi Kejaksaan September 2026: Antonius Despinola Putra Sungai Penuh Dapat Jabatan Baru, Ini Daftar 16 Pejabat dalam SK Terbaru
Jadi Iri! TPP dan Sertifikasi Guru PPPK di Daerah Ini Naik, Bagaimana Mana Daerah Lain?
Guru Honorer Gagal PPPK atau CPNS, Apakah Masih Digaji? Ini Jawaban Mendikdasmen
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya

Rabu, 30 September 2026 - 10:02 WIB

Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi

Senin, 28 September 2026 - 19:01 WIB

El Niño Makin Ganas, 197 Wilayah Indonesia Masuk Status Awas Kekeringan: Sentra Pangan Ikut Terancam

Minggu, 27 September 2026 - 16:30 WIB

668 Ribu Laporan Penipuan Masuk IASC, 659 Ribu Rekening Sudah Diblokir: Waspadai 5 Modus Ini

Sabtu, 26 September 2026 - 13:01 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 26 September 2026: Pertamax hingga Pertalite, Cek Harga di Jambi dan Daerah Lainnya

Berita Terbaru