Presiden Prabowo Minta Pemerintah Siapkan Strategi Efisiensi BBM Antisipasi Krisis

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI, Prabowo Subianto. (Sumber/Google)

Presiden RI, Prabowo Subianto. (Sumber/Google)

TJAKARTA,JS- Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh menteri Kabinet Merah Putih menyiapkan langkah efisiensi bahan bakar minyak (BBM) untuk menghadapi kemungkinan krisis energi di masa mendatang.

Langkah-langkah itu termasuk penerapan kerja dari rumah (Work from Home/WFH) dan pengurangan hari kerja, yang saat ini sedang dikaji pemerintah.

Harga BBM Terpengaruh Kondisi Global

Presiden Prabowo menekankan bahwa perkembangan di Eropa dan Timur Tengah dapat memengaruhi harga energi dunia, termasuk BBM. Dampaknya berpotensi menembus sektor pangan domestik.

Baca Juga :  Prabowo Promosikan Program MBG di Forum Bisnis AS

“Kita menghadapi perkembangan global di kawasan Eropa dan Timur Tengah. Hal ini memberi dampak langsung karena akan memengaruhi harga BBM, yang pada akhirnya juga bisa memengaruhi harga makanan,” jelas Presiden.

Meskipun pemerintah sudah mengamankan beberapa aspek fundamental, terutama ketahanan pangan, Prabowo menekankan perlunya langkah antisipatif untuk menghadapi tekanan pada sektor energi.

Penghematan Konsumsi BBM Jadi Prioritas

Selain itu, Presiden mengingatkan bahwa penghematan konsumsi BBM harus menjadi perhatian semua pihak. Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan keadaan aman tanpa melakukan pengendalian.

“Kita harus proaktif dan melakukan penghematan konsumsi BBM. idak boleh merasa aman begitu saja. Kita bersyukur aman, tetapi tetap wajib berupaya mengurangi penggunaan BBM,” tegasnya.

Pakistan Jadi Contoh Kajian

Sebagai perbandingan, Prabowo menyinggung kebijakan penghematan energi yang diterapkan Pakistan. Mereka memberlakukan WFH untuk 50 persen pegawai, memotong hari kerja menjadi empat hari, menurunkan gaji pejabat negara, membatasi penggunaan BBM kendaraan pemerintah, dan menghentikan belanja negara yang tidak mendesak.

“Pakistan melaksanakan work from home, kerja dari rumah untuk semua kantor pemerintah dan swasta. Hari kerja mereka dipotong menjadi hanya empat hari,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa contoh ini hanya menjadi bahan kajian. Pemerintah Indonesia akan membahas berbagai opsi efisiensi lebih lanjut bersama para menteri dan kepala lembaga.

Pelajaran dari Pandemi Covid-19

Presiden juga menyoroti pengalaman Indonesia saat pandemi Covid-19. Pola kerja dari rumah terbukti menekan mobilitas, kemacetan, dan konsumsi energi secara signifikan.

Baca Juga :  Minyak Dunia Tembus US$100, Ini Update Terbaru Harga BBM di Indonesia

“Dulu saat Covid, kita berhasil banyak bekerja dari rumah dengan efisien. Hal itu menghemat BBM dalam jumlah besar,” ujarnya.

Skenario Antisipatif Harus Siap

Sebagai langkah akhir, Prabowo menekankan pentingnya menyiapkan skenario antisipatif. Pemerintah harus siap menghadapi kemungkinan terburuk tanpa panik.

“Kita tidak panik, tetapi tidak boleh lengah. Kita harus menyiapkan diri untuk kemungkinan paling buruk,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

BLT Kesra Rp900.000 Cair Lagi Mei 2026? Ini Fakta Terbaru, Cara Cek Penerima, dan Syarat Lengkapnya
Viral Pertalite Tidak Tersedia di SPBU, Ini Jawaban Resmi dari Pertamina dan ESDM
BKN Bongkar Masa Depan PPPK Paruh Waktu, Aman atau PHK Massal?
Fakta Mengejutkan! 90 Persen Daerah Tak Mampu Biayai PPPK Tanpa Dana Pusat
DJP Bongkar Ulang Data Wajib Pajak Besar 2026! Perusahaan Raksasa Dipindah
Gaji ke-13 2026 Cair Bulan Depan! Ini Skema Khusus PPPK & CPNS
Gaji ke-13 Cair Bulan Depan, Ini Rincian Nominal PNS, PPPK, hingga Pensiunan
Prabowo Dorong Kredit Bunga 5 Persen, Ini Dampaknya untuk UMKM dan KPR 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:00 WIB

BLT Kesra Rp900.000 Cair Lagi Mei 2026? Ini Fakta Terbaru, Cara Cek Penerima, dan Syarat Lengkapnya

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:00 WIB

Viral Pertalite Tidak Tersedia di SPBU, Ini Jawaban Resmi dari Pertamina dan ESDM

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:00 WIB

BKN Bongkar Masa Depan PPPK Paruh Waktu, Aman atau PHK Massal?

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:00 WIB

Fakta Mengejutkan! 90 Persen Daerah Tak Mampu Biayai PPPK Tanpa Dana Pusat

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:00 WIB

DJP Bongkar Ulang Data Wajib Pajak Besar 2026! Perusahaan Raksasa Dipindah

Berita Terbaru