SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan kedinasan. Langkah tersebut kembali terlihat ketika Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menerima audiensi Taruna Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD yang berasal dari Kota Sungai Penuh di ruang kerja Wali Kota, Selasa (4/8/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi. Pemerintah Kota Sungai Penuh memanfaatkan momentum itu untuk memperkuat sinergi dengan generasi muda yang sedang menempuh pendidikan di bidang transportasi darat. Kehadiran para taruna juga membuka peluang kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi, manajemen lalu lintas, hingga pembangunan infrastruktur pendukung mobilitas masyarakat.
Audiensi berlangsung hangat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, mulai dari Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Sungai Penuh, BKPSDM, Dinas Perhubungan, Kabag Pemerintahan, hingga Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Sungai Penuh.
Pemerintah Kota Sambut Baik Kehadiran Taruna STTD
Dalam pertemuan tersebut, para taruna menyampaikan perkembangan pendidikan sekaligus rencana pengabdian mereka setelah menyelesaikan masa studi.
Saat ini terdapat 13 Taruna STTD yang berasal dari Kota Sungai Penuh. Dari jumlah tersebut, enam taruna dijadwalkan menyelesaikan pendidikan pada September 2026.
Setelah lulus, mereka memiliki kesempatan untuk mengabdikan ilmu dan kompetensinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh apabila tersedia formasi sesuai ketentuan pemerintah.
Keberadaan lulusan sekolah kedinasan di bidang transportasi dinilai sangat penting karena pemerintah daerah membutuhkan tenaga profesional yang memahami tata kelola transportasi modern.
Wali Kota Alfin Dorong Lahirnya SDM Berkualitas
Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Alfin memberikan apresiasi kepada seluruh taruna yang telah berhasil menempuh pendidikan di salah satu sekolah kedinasan bergengsi di Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan putra-putri daerah menembus Politeknik Transportasi Darat Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Sungai Penuh.
Ia berharap seluruh taruna mampu menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, Alfin menilai pembangunan tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik. Daerah juga membutuhkan sumber daya manusia berkualitas yang mampu merancang sistem transportasi yang aman, efisien, dan modern.
Dengan semakin berkembangnya mobilitas masyarakat, pemerintah memerlukan tenaga profesional yang memahami rekayasa lalu lintas, keselamatan jalan, hingga pengelolaan transportasi berbasis teknologi.
Enam Taruna Bersiap Mengabdi Sebagai ASN
Salah satu poin penting dalam audiensi tersebut ialah kesiapan enam taruna yang akan segera menyelesaikan pendidikan.
Mereka menyatakan komitmen untuk kembali ke daerah dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Sungai Penuh.
Komitmen tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota karena kebutuhan tenaga teknis di sektor transportasi terus meningkat.
Keberadaan lulusan STTD diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik, terutama dalam penyusunan kebijakan transportasi perkotaan, pengembangan sistem lalu lintas, hingga peningkatan keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, pemerintah juga dapat memanfaatkan kompetensi mereka dalam mendukung transformasi digital di sektor transportasi.
Transportasi Modern Menjadi Kebutuhan Daerah
Perkembangan sebuah kota tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi.
Sistem transportasi yang tertata juga menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan.
Karena itu, kehadiran lulusan STTD dinilai mampu memberikan perspektif baru dalam pengembangan transportasi di Kota Sungai Penuh.
Mereka mempelajari berbagai bidang strategis, antara lain:
- Manajemen transportasi darat.
- Rekayasa lalu lintas.
- Keselamatan transportasi.
- Pengelolaan terminal.
- Transportasi berbasis digital.
- Pelayanan publik sektor transportasi.
Kompetensi tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah yang terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Taruna Minta Dukungan Sosialisasi Penerimaan STTD
Selain menyampaikan perkembangan pendidikan, para taruna juga mengusulkan agar Pemerintah Kota Sungai Penuh membantu memperluas sosialisasi penerimaan Taruna STTD.
Harapan tersebut muncul karena masih banyak siswa SMA dan SMK di daerah yang belum mengetahui peluang besar masuk sekolah kedinasan.
Padahal, lulusan sekolah kedinasan memiliki prospek karier yang menjanjikan, termasuk kesempatan menjadi ASN sesuai regulasi yang berlaku.
Apabila sosialisasi berjalan lebih masif, jumlah putra-putri daerah yang lolos seleksi diperkirakan akan meningkat setiap tahun.
Dengan demikian, Kota Sungai Penuh akan memiliki lebih banyak tenaga profesional yang memahami sektor transportasi nasional.
Peluang Besar Sekolah Kedinasan
Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD merupakan salah satu perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan.
Setiap tahun, ribuan peserta dari seluruh Indonesia mengikuti seleksi masuk karena sekolah ini menawarkan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri dan pelayanan publik.
Lulusan STTD memiliki peluang berkarier di berbagai bidang, antara lain:
- Kementerian Perhubungan.
- Pemerintah daerah.
- Dinas Perhubungan.
- BUMN sektor transportasi.
- Operator transportasi nasional.
- Konsultan transportasi.
- Perusahaan logistik.
Prospek tersebut menjadikan STTD sebagai salah satu sekolah kedinasan yang banyak diminati oleh lulusan SMA dan SMK.
Pemerintah Daerah Butuh Talenta Muda
Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan.
Karena itu, keberhasilan para taruna menempuh pendidikan di STTD menjadi contoh positif bagi pelajar lain.
Semakin banyak putra-putri daerah yang masuk sekolah kedinasan, semakin besar pula peluang daerah memperoleh SDM unggul yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas birokrasi melalui aparatur yang profesional dan memiliki keahlian spesifik.
Pendidikan Berkualitas Dorong Kemajuan Daerah
Investasi terbesar sebuah daerah tidak hanya berupa pembangunan jalan, jembatan, maupun gedung pemerintahan.
Pembangunan manusia melalui pendidikan berkualitas justru memberikan dampak jangka panjang.
Ketika lulusan sekolah kedinasan kembali ke daerah, mereka membawa pengalaman, ilmu pengetahuan, serta inovasi yang dapat mempercepat pembangunan.
Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus membuka ruang komunikasi dengan mahasiswa maupun taruna asal daerah agar tercipta sinergi yang berkelanjutan.
Komitmen Bersama Membangun Kota Sungai Penuh
Audiensi antara Wali Kota Alfin dan Taruna STTD menunjukkan adanya semangat bersama dalam membangun Kota Sungai Penuh.
Pemerintah berharap para taruna dapat menyelesaikan pendidikan dengan prestasi terbaik, menjaga nama baik daerah, serta kembali memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, para taruna berharap dukungan pemerintah dapat membuka peluang yang lebih luas bagi generasi berikutnya untuk mengikuti pendidikan di STTD.
Kolaborasi tersebut diyakini akan menghasilkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan transportasi di masa depan.
Dengan bertambahnya lulusan sekolah kedinasan asal Kota Sungai Penuh, pemerintah optimistis kualitas pelayanan publik akan terus meningkat. Kehadiran tenaga ahli di bidang transportasi juga menjadi modal penting untuk menciptakan sistem mobilitas yang aman, tertib, efisien, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(AN)










