Dukung MBG, Kementan Perketat Keamanan Pangan Hewani

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat pelatihan  Pengawas Kesehatan Masyarakat Veteriner

Suasana saat pelatihan Pengawas Kesehatan Masyarakat Veteriner

JAKARTA,JS – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat pengawasan pangan asal hewan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah. Program ini menyediakan menu kaya protein, seperti daging, telur, dan susu.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menegaskan pentingnya keamanan pangan hewani. “Pangan asal hewan mudah rusak. Negara wajib memastikan masyarakat mengonsumsi produk hewan yang aman,” ujarnya saat pelatihan Pengawas Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) di Jakarta, 10–14 November 2025. Dikutip dari akun Facebook Ditjen PKH Kementan RI

Baca Juga :  Freeport Sepakati Nasib Grasberg, Indonesia Dapat Saham

Agung menambahkan, praktik pemalsuan dan penyimpangan pangan hewani masih muncul. Karena itu, pengawas Kesmavet memegang peran penting untuk memastikan produk hewani aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) sebelum masuk ke konsumen.

Ia mendorong pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait bekerja sama agar pengawasan lebih efektif dan cepat. Dalam Program MBG, keamanan pangan menjadi kunci untuk mendukung perbaikan gizi anak.

Baca Juga :  Puncak Hujan Meteor Geminid 2025 Diprediksi 14-15 Desember

I Ketut Wirata, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, menyebut jumlah pengawas Kesmavet masih terbatas, yaitu 485 orang setelah penambahan 63 pengawas baru tahun ini. “Kami terus menambah SDM agar pengawasan menjangkau seluruh wilayah,” katanya.

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, berharap lulusan pelatihan Kesmavet memperkuat pengawasan lapangan. “Pengawas Kesmavet menjadi garda terdepan dalam menjaga produk hewani ASUH dan mendukung keberhasilan Program MBG,” ujarnya.(AN)

Berita Terkait

Promo PLN April 2026: Diskon Listrik Rp10.000 via PLN Mobile, Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!
PPPK Aman dari PHK! BKN Tegas: Tak Ada Pemecatan Karena Anggaran, Ini 6 Alasan Resminya
“Makan Tabungan” Meluas! Data Terbaru Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia 2026
Resmi! 8 Kebijakan Baru Pemerintah 2026: WFH ASN, BBM Dibatasi, Potensi Hemat Rp130 Triliun
Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif
Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol
Hoaks PPPK 2026, 3 Fakta Penting soal Status ASN yang Wajib Kamu Tahu!
Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 22:00 WIB

Promo PLN April 2026: Diskon Listrik Rp10.000 via PLN Mobile, Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!

Kamis, 2 April 2026 - 14:00 WIB

PPPK Aman dari PHK! BKN Tegas: Tak Ada Pemecatan Karena Anggaran, Ini 6 Alasan Resminya

Kamis, 2 April 2026 - 11:00 WIB

“Makan Tabungan” Meluas! Data Terbaru Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Resmi! 8 Kebijakan Baru Pemerintah 2026: WFH ASN, BBM Dibatasi, Potensi Hemat Rp130 Triliun

Rabu, 1 April 2026 - 16:30 WIB

Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif

Berita Terbaru