Perubahan Besar di Rumah Sakit Sungai Penuh, Ini Daftar Pejabat Baru

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS– Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali mengambil langkah strategis melalui rotasi jabatan di sektor kesehatan. Wakil Wali Kota, Azhar Hamzah, langsung memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat administrator pada Senin malam (4/5/2026).

Langkah ini tidak sekadar seremonial. Pemerintah daerah mendorong perubahan nyata dalam kualitas pelayanan kesehatan, terutama di rumah sakit dan unit layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Rotasi Jabatan Jadi Strategi Percepatan Layanan Kesehatan

Rotasi jabatan dalam birokrasi bukan sekadar pergantian posisi. Pemerintah Kota Sungai Penuh menjadikan momentum ini sebagai strategi untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Dalam pelantikan tersebut:

  1. Debi Zartika kini menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit H. Bakri
  2. dr. Rofi Irman, S.PD dipercaya memimpin RSUD Mayjen H.A. Thalib
  3. Afriantoni, SE, MM mengisi posisi Kepala Bagian Keuangan dan Perencanaan

Perubahan ini menargetkan peningkatan efisiensi, transparansi, dan kecepatan layanan kepada masyarakat.

Selain itu, pemerintah ingin memastikan setiap unit kerja bergerak lebih adaptif terhadap tantangan sektor kesehatan yang terus berkembang.

Azhar Hamzah: Layanan Publik Harus Cepat, Tepat, dan Profesional

Dalam sambutannya, Azhar Hamzah menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik fokus pada peningkatan kualitas layanan publik.

Baca Juga :  MoU Pemkot Sungai Penuh–UNJA Resmi Diteken, Fokus Inovasi dan SDM Unggul

Ia menekankan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan:

  • pelayanan cepat
  • sistem administrasi sederhana
  • tenaga medis profesional
  • fasilitas kesehatan yang responsif

Menurutnya, sektor kesehatan menjadi wajah utama pelayanan pemerintah. Oleh karena itu, setiap pejabat harus menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar menjalankan rutinitas.

Selain itu, Azhar menyoroti pentingnya inovasi. Ia meminta setiap pimpinan rumah sakit menghadirkan terobosan baru dalam sistem pelayanan, termasuk digitalisasi layanan kesehatan.

Reformasi Birokrasi Kesehatan Jadi Prioritas

Pemerintah daerah terus mendorong reformasi birokrasi di sektor kesehatan. Rotasi jabatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi.

  • Beberapa fokus utama reformasi antara lain:
  • peningkatan manajemen rumah sakit
  • optimalisasi anggaran kesehatan
  • peningkatan kompetensi tenaga medis
  • penguatan sistem pelayanan berbasis teknologi

Dengan langkah ini, pemerintah berharap mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah.

Adaptasi Cepat Jadi Kunci Sukses Pejabat Baru

Azhar Hamzah juga menekankan pentingnya adaptasi cepat bagi pejabat yang baru dilantik. Ia meminta mereka segera memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Selain itu, koordinasi antar instansi harus berjalan efektif. Tanpa kerja sama yang solid, peningkatan layanan kesehatan sulit tercapai.

Baca Juga :  Desa Cantik 2026 Resmi Diluncurkan di Sungai Penuh: Strategi Data Cerdas untuk Tingkatkan Ekonomi dan Transparansi Desa

Pejabat baru juga harus:

  • memahami kebutuhan masyarakat
  • membaca tantangan di lapangan
  • mengambil keputusan cepat dan tepat
  • menjaga integritas dalam setiap kebijakan

Langkah ini akan menentukan keberhasilan program kesehatan di Sungai Penuh ke depan.

Dampak Langsung ke Masyarakat

Rotasi jabatan ini diharapkan memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Pemerintah menargetkan beberapa perubahan nyata, seperti:

  • waktu tunggu pasien lebih singkat
  • pelayanan administrasi lebih mudah
  • peningkatan kualitas diagnosis dan perawatan
  • transparansi biaya layanan kesehatan

Selain itu, rumah sakit diharapkan mampu memberikan pengalaman pelayanan yang lebih humanis dan profesional.

Digitalisasi Layanan Kesehatan Jadi Fokus Baru

Seiring perkembangan teknologi, pemerintah daerah mulai mendorong digitalisasi layanan kesehatan. Rumah sakit dan fasilitas kesehatan harus mulai beradaptasi dengan sistem modern.

Beberapa inovasi yang didorong antara lain:

  • pendaftaran online pasien
  • rekam medis digital
  • sistem antrean berbasis aplikasi
  • layanan konsultasi jarak jauh

Digitalisasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Integritas dan Profesionalisme Jadi Pondasi Utama

Azhar Hamzah menegaskan bahwa integritas menjadi kunci utama dalam menjalankan jabatan. Tanpa integritas, pelayanan publik tidak akan berjalan optimal.

Selain itu, profesionalisme tenaga kesehatan juga harus terus ditingkatkan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap tenaga medis memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional.

Dengan kombinasi integritas dan profesionalisme, pelayanan kesehatan di Sungai Penuh dapat bersaing dengan daerah lain.

Momentum Perubahan Menuju Sistem Kesehatan Modern

Rotasi jabatan ini bukan sekadar pergantian posisi. Pemerintah Kota Sungai Penuh menjadikannya sebagai momentum perubahan menuju sistem kesehatan yang lebih modern.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam:

  • meningkatkan kualitas pelayanan publik
  • memperkuat sistem kesehatan daerah
  • menghadirkan inovasi berkelanjutan

Jika seluruh pejabat mampu menjalankan tugas dengan maksimal, maka masyarakat akan merasakan manfaat langsung dari kebijakan ini.

Harapan Baru untuk Pelayanan Kesehatan

Pelantikan berlangsung dengan khidmat dan penuh harapan. Setelah prosesi selesai, Wakil Wali Kota bersama para tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.

Ke depan, masyarakat Sungai Penuh menaruh harapan besar terhadap perubahan ini. Mereka menginginkan layanan kesehatan yang lebih cepat, transparan, dan berkualitas.

Rotasi jabatan ini menjadi langkah awal menuju transformasi besar di sektor kesehatan daerah.(AN)

Berita Terkait

Bupati Bungo Dedy Putra Mutasi 5 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya
Karhutla Jambi Tembus 3.603 Hektare, Batang Hari Jadi Wilayah dengan Kebakaran Terluas
Jejak Lamia Deareni “Reni”: Dari Dunia Pesantren, Penceramah Cilik, hingga Menjadi Dosen, PNS dan Plt Kepala SMPN 8 Sungai Penuh
Hindari Kesalahan! Pensiunan PNS Sungai Penuh Wajib Cek Data Tapera, Begini Caranya
587 Karhutla Terjadi di Tanjab Barat, Ini Wilayah yang Paling Banyak Dilanda Kebakaran
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Ingatkan Bahaya Judi Online, Bisa Picu Masalah Keluarga
Beda Strategi Alfin dan Monadi, Sungai Penuh Rampingkan OPD, Kerinci Bahas Penambahan OPD di Tengah Efisiensi Anggaran
Puluhan Pejabat Pemkab Muaro Jambi Resmi Dilantik, Junaidi Mahir Soroti Integritas dan Kualitas Pelayanan Publik
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:00 WIB

Bupati Bungo Dedy Putra Mutasi 5 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya

Rabu, 23 September 2026 - 13:30 WIB

Karhutla Jambi Tembus 3.603 Hektare, Batang Hari Jadi Wilayah dengan Kebakaran Terluas

Rabu, 23 September 2026 - 10:50 WIB

Jejak Lamia Deareni “Reni”: Dari Dunia Pesantren, Penceramah Cilik, hingga Menjadi Dosen, PNS dan Plt Kepala SMPN 8 Sungai Penuh

Rabu, 23 September 2026 - 08:01 WIB

Hindari Kesalahan! Pensiunan PNS Sungai Penuh Wajib Cek Data Tapera, Begini Caranya

Selasa, 22 September 2026 - 13:01 WIB

587 Karhutla Terjadi di Tanjab Barat, Ini Wilayah yang Paling Banyak Dilanda Kebakaran

Berita Terbaru