SUNGAIPENUH,JS– Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali mengambil langkah strategis melalui rotasi jabatan di sektor kesehatan. Wakil Wali Kota, Azhar Hamzah, langsung memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat administrator pada Senin malam (4/5/2026).
Langkah ini tidak sekadar seremonial. Pemerintah daerah mendorong perubahan nyata dalam kualitas pelayanan kesehatan, terutama di rumah sakit dan unit layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Rotasi Jabatan Jadi Strategi Percepatan Layanan Kesehatan
Rotasi jabatan dalam birokrasi bukan sekadar pergantian posisi. Pemerintah Kota Sungai Penuh menjadikan momentum ini sebagai strategi untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Dalam pelantikan tersebut:
- Debi Zartika kini menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit H. Bakri
- dr. Rofi Irman, S.PD dipercaya memimpin RSUD Mayjen H.A. Thalib
- Afriantoni, SE, MM mengisi posisi Kepala Bagian Keuangan dan Perencanaan
Perubahan ini menargetkan peningkatan efisiensi, transparansi, dan kecepatan layanan kepada masyarakat.
Selain itu, pemerintah ingin memastikan setiap unit kerja bergerak lebih adaptif terhadap tantangan sektor kesehatan yang terus berkembang.
Azhar Hamzah: Layanan Publik Harus Cepat, Tepat, dan Profesional
Dalam sambutannya, Azhar Hamzah menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik fokus pada peningkatan kualitas layanan publik.
Ia menekankan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan:
- pelayanan cepat
- sistem administrasi sederhana
- tenaga medis profesional
- fasilitas kesehatan yang responsif
Menurutnya, sektor kesehatan menjadi wajah utama pelayanan pemerintah. Oleh karena itu, setiap pejabat harus menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar menjalankan rutinitas.
Selain itu, Azhar menyoroti pentingnya inovasi. Ia meminta setiap pimpinan rumah sakit menghadirkan terobosan baru dalam sistem pelayanan, termasuk digitalisasi layanan kesehatan.
Reformasi Birokrasi Kesehatan Jadi Prioritas
Pemerintah daerah terus mendorong reformasi birokrasi di sektor kesehatan. Rotasi jabatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi.
- Beberapa fokus utama reformasi antara lain:
- peningkatan manajemen rumah sakit
- optimalisasi anggaran kesehatan
- peningkatan kompetensi tenaga medis
- penguatan sistem pelayanan berbasis teknologi
Dengan langkah ini, pemerintah berharap mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah.
Adaptasi Cepat Jadi Kunci Sukses Pejabat Baru
Azhar Hamzah juga menekankan pentingnya adaptasi cepat bagi pejabat yang baru dilantik. Ia meminta mereka segera memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Selain itu, koordinasi antar instansi harus berjalan efektif. Tanpa kerja sama yang solid, peningkatan layanan kesehatan sulit tercapai.
Pejabat baru juga harus:
- memahami kebutuhan masyarakat
- membaca tantangan di lapangan
- mengambil keputusan cepat dan tepat
- menjaga integritas dalam setiap kebijakan
Langkah ini akan menentukan keberhasilan program kesehatan di Sungai Penuh ke depan.
Dampak Langsung ke Masyarakat
Rotasi jabatan ini diharapkan memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Pemerintah menargetkan beberapa perubahan nyata, seperti:
- waktu tunggu pasien lebih singkat
- pelayanan administrasi lebih mudah
- peningkatan kualitas diagnosis dan perawatan
- transparansi biaya layanan kesehatan
Selain itu, rumah sakit diharapkan mampu memberikan pengalaman pelayanan yang lebih humanis dan profesional.
Digitalisasi Layanan Kesehatan Jadi Fokus Baru
Seiring perkembangan teknologi, pemerintah daerah mulai mendorong digitalisasi layanan kesehatan. Rumah sakit dan fasilitas kesehatan harus mulai beradaptasi dengan sistem modern.
Beberapa inovasi yang didorong antara lain:
- pendaftaran online pasien
- rekam medis digital
- sistem antrean berbasis aplikasi
- layanan konsultasi jarak jauh
Digitalisasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Integritas dan Profesionalisme Jadi Pondasi Utama
Azhar Hamzah menegaskan bahwa integritas menjadi kunci utama dalam menjalankan jabatan. Tanpa integritas, pelayanan publik tidak akan berjalan optimal.
Selain itu, profesionalisme tenaga kesehatan juga harus terus ditingkatkan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap tenaga medis memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional.
Dengan kombinasi integritas dan profesionalisme, pelayanan kesehatan di Sungai Penuh dapat bersaing dengan daerah lain.
Momentum Perubahan Menuju Sistem Kesehatan Modern
Rotasi jabatan ini bukan sekadar pergantian posisi. Pemerintah Kota Sungai Penuh menjadikannya sebagai momentum perubahan menuju sistem kesehatan yang lebih modern.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam:
- meningkatkan kualitas pelayanan publik
- memperkuat sistem kesehatan daerah
- menghadirkan inovasi berkelanjutan
Jika seluruh pejabat mampu menjalankan tugas dengan maksimal, maka masyarakat akan merasakan manfaat langsung dari kebijakan ini.
Harapan Baru untuk Pelayanan Kesehatan
Pelantikan berlangsung dengan khidmat dan penuh harapan. Setelah prosesi selesai, Wakil Wali Kota bersama para tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.
Ke depan, masyarakat Sungai Penuh menaruh harapan besar terhadap perubahan ini. Mereka menginginkan layanan kesehatan yang lebih cepat, transparan, dan berkualitas.
Rotasi jabatan ini menjadi langkah awal menuju transformasi besar di sektor kesehatan daerah.(AN)









