Danantara : Hanya 8 BUMN Dominasi Dividen ke Negara

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir,

Foto : Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir,

JAKARTA,JS– Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menyebut sebagian besar dividen BUMN yang masuk ke negara berasal dari segelintir perusahaan. Dari 1.060 entitas di bawah Danantara, sekitar 95 persen dividen disetorkan hanya oleh delapan perusahaan.

“Dari 1.060 perusahaan, 95 persen dividen itu hanya datang dari delapan perusahaan. Kurang dari 1 persen,” ujar Pandu dalam ANTARA Business Forum, Rabu (19/11/2025).

Pandu menilai kondisi ini menunjukkan ketimpangan besar dalam penerimaan dividen BUMN. Sekitar 52 persen perusahaan pelat merah merugi, sehingga kontribusi mereka ke pendapatan negara sangat kecil.

Konsolidasi BUMN Jadi Strategi Utama

Danantara mendorong restrukturisasi dan konsolidasi untuk memperbaiki portofolio BUMN. Strategi ini meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, dan menciptakan perusahaan yang mampu bersaing di tingkat regional.

Baca Juga :  Jepang Akan Hidupkan Kembali PLTN Terbesar Sejak Fukushima

“Contohnya, asset management. Dari delapan perusahaan akan kami gabung jadi satu. Ini akan menjadi asset management terbesar di Indonesia dan bisa bersaing di skala regional,” jelas Pandu.

Pandu juga menyoroti sektor kesehatan. Banyak rumah sakit BUMN, termasuk milik Pertamina, beroperasi sendiri dengan margin EBITDA rendah, sekitar 8 persen, jauh di bawah standar industri yang mencapai 40 persen.

Danantara Hospital Group

Untuk meningkatkan performa, Danantara membentuk Danantara Hospital Group, yang menggabungkan rumah sakit BUMN. Konsolidasi ini meningkatkan efisiensi, memperbaiki pengelolaan, dan menaikkan margin operasional.

Baca Juga :  Tips Sukses Jualan Sembako : Strategi Dasar hingga Inovasi

“Pertamina punya banyak rumah sakit. Bisnisnya oil and gas, tapi kita punya rumah sakit. Sekarang kita speed up, bikin Danantara Hospital Group yang terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah tempat tidur dan rumah sakit,” ujar Pandu.

Ia optimistis konsolidasi dan manajemen profesional akan meningkatkan margin keuntungan rumah sakit BUMN.

“Paling tidak 20 persen tahun pertama, lalu bisa 40 persen tahun berikutnya. Nilainya bisa naik 5-6 kali lipat,” katanya.

Langkah konsolidasi ini menjadi kunci Danantara untuk menciptakan BUMN lebih sehat, efisien, dan berdaya saing regional.(AN)

Berita Terkait

Jangan Asal Daftar PPPK Sekolah Rakyat, Ini Simak Tugas Wali Asuh dan Wali Asrama
KPK Keluarkan Peringatan Keras Saat SPMB 2026, Praktik Titipan dan Uang Bangku Jadi Sorotan
Mengejutkan! 39 Daerah Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Modal KUR Bisa Bikin Bisnis Naik Kelas? Ini Strategi Sukses Kelola Modal dari KUR agar Untung
7 Keputusan Hasil Rapat Dengar Pendapat DPR dan Pemerintah, PPPK Teknis Mengelus Dada!
Bukan Lulusan PPG Prajab, Ini Link Daftar PPPK TENDIK SR untuk Semua Jurusan
Asuransi Jiwa Murah untuk Keluarga Muda 2026: Premi Mulai Rp23 Ribu, Perlindungan Maksimal
BBM E5 Mulai Berlaku Juli 2026, Amankah Buat Kendaraan Kita?
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:01 WIB

Jangan Asal Daftar PPPK Sekolah Rakyat, Ini Simak Tugas Wali Asuh dan Wali Asrama

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:05 WIB

KPK Keluarkan Peringatan Keras Saat SPMB 2026, Praktik Titipan dan Uang Bangku Jadi Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:04 WIB

Mengejutkan! 39 Daerah Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:02 WIB

Modal KUR Bisa Bikin Bisnis Naik Kelas? Ini Strategi Sukses Kelola Modal dari KUR agar Untung

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:30 WIB

7 Keputusan Hasil Rapat Dengar Pendapat DPR dan Pemerintah, PPPK Teknis Mengelus Dada!

Berita Terbaru