Kabar Bahagia! Jamaah Haji Merangin 2026 Mulai Pulang dari Mekkah, Ini Jadwal Lengkap Kloter 19 dan 23

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jemaah haji asal Merangin

Ilustrasi jemaah haji asal Merangin

MERANGIN,JS- Kabar menggembirakan datang bagi keluarga jamaah haji asal Kabupaten Merangin. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi, ratusan jamaah haji asal daerah tersebut dijadwalkan segera kembali ke Indonesia pada akhir Juni 2026.

Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Merangin telah menyiapkan proses penyambutan kepulangan jamaah yang tergabung dalam Kloter 19 dan Kloter 23.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Merangin, H. Abdel Azis, menyampaikan bahwa seluruh proses kepulangan jamaah telah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh pihak penyelenggara haji.

Jadwal Kepulangan Jamaah Haji Merangin 2026

Berdasarkan jadwal resmi, jamaah haji Kabupaten Merangin yang tergabung dalam Kloter 19 akan berangkat dari Arab Saudi pada 21 Juni 2026.

Sementara itu, jamaah yang tergabung dalam Kloter 23 dijadwalkan meninggalkan Arab Saudi pada 26 Juni 2026 dan diperkirakan tiba di Kabupaten Merangin pada 28 Juni 2026.

“Semoga seluruh jamaah haji Kabupaten Merangin yang tergabung dalam Kloter 19 maupun Kloter 23 mendapatkan kelancaran selama perjalanan pulang menuju Indonesia serta kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar H. Abdel Azis.

Jadwal kepulangan tersebut menjadi informasi penting bagi keluarga jamaah yang telah menunggu kedatangan anggota keluarga mereka sejak keberangkatan ke Tanah Suci beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Disiplin ASN Jadi Sorotan! Bupati Merangin Tegas ke Pegawai Telat dan Mangkir

Dua Jamaah Kloter 19 Meninggal Dunia di Tanah Suci

Di balik kabar kepulangan yang membahagiakan, terdapat duka yang menyelimuti rombongan haji Kabupaten Merangin tahun ini.

  1. Abdel Azis menjelaskan bahwa terdapat dua orang yang wafat selama menjalankan ibadah di Arab Saudi. Keduanya berasal dari kelompok terbang atau Kloter 19.

Dua orang tersebut terdiri dari satu orang jamaah haji dan satu orang petugas haji yang bertugas mendampingi rombongan selama pelaksanaan ibadah.

Dengan adanya dua jamaah yang wafat tersebut, jumlah anggota Kloter 19 mengalami perubahan. Awalnya kloter ini berjumlah 279 orang, namun kini menjadi 277 orang yang akan kembali ke Indonesia.

Kepergian jamaah yang wafat saat menjalankan ibadah haji menjadi pengingat bahwa perjalanan ke Tanah Suci merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang kuat.

Sementara itu, kabar baik datang dari jamaah yang tergabung dalam Kloter 23.

Pihak penyelenggara haji terus melakukan pemantauan kesehatan untuk memastikan seluruh jamaah dapat menyelesaikan perjalanan pulang dengan aman.

“Semoga seluruh jamaah haji selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT serta diberikan keselamatan hingga kembali berkumpul bersama keluarga di tanah air,” tambah H. Abdel Azis.

Total Jamaah Haji Merangin Tahun 2026

Pada musim haji 2026, Kabupaten Merangin memberangkatkan total 380 jamaah haji.

Jumlah tersebut terbagi ke dalam dua kelompok terbang, yaitu Kloter 19 dan Kloter 23.

Adapun rincian jamaah sebagai berikut:

Kloter 19

  • Total jamaah awal: 279 orang
  • Laki-laki: 118 orang
  • Perempuan: 161 orang

Setelah dua orang wafat di Arab Saudi, jumlah jamaah yang akan kembali ke Indonesia menjadi 277 orang.

Kloter 23

  • Total jamaah: 101 orang
  • Laki-laki: 51 orang
  • Perempuan: 50 orang

Dengan komposisi tersebut, Kabupaten Merangin menjadi salah satu daerah di Provinsi Jambi yang memberangkatkan ratusan jamaah haji pada musim haji tahun ini.

Kepulangan Jamaah Haji Jadi Momen Haru bagi Keluarga

Kepulangan jamaah haji selalu menjadi momen penuh haru dan kebahagiaan. Banyak keluarga telah mempersiapkan penyambutan sejak jauh hari, mulai dari menyiapkan acara syukuran hingga berkumpul bersama kerabat untuk menyambut kedatangan para jamaah.

Tidak sedikit masyarakat yang menilai bahwa keberangkatan dan kepulangan haji merupakan perjalanan spiritual yang membawa perubahan positif dalam kehidupan seseorang.

Selain memperoleh pengalaman religius yang mendalam, para jamaah juga membawa berbagai pelajaran berharga mengenai kesabaran, kebersamaan, serta penguatan nilai-nilai keislaman selama berada di Tanah Suci.

Baca Juga :  RSUD Abundjani Bangko Kini Punya CT Scan dan Mamografi Modern, Warga Merangin Tak Perlu Lagi Berobat ke Jambi atau Padang

Pemerintah Imbau Keluarga Tetap Memantau Informasi Resmi

Menjelang kepulangan jamaah, pemerintah mengimbau seluruh keluarga untuk terus memantau informasi resmi yang disampaikan oleh panitia penyelenggara haji.

Perubahan jadwal penerbangan, kondisi cuaca, maupun faktor operasional lainnya dapat memengaruhi waktu kedatangan jamaah di daerah masing-masing.

Karena itu, keluarga diharapkan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengikuti pengumuman resmi dari instansi terkait.

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, proses kepulangan jamaah haji Kabupaten Merangin tahun 2026 diharapkan berjalan lancar hingga seluruh jamaah tiba dengan selamat di kampung halaman.

Kepulangan ratusan jamaah ini sekaligus menandai berakhirnya perjalanan ibadah haji yang penuh makna. Masyarakat Kabupaten Merangin pun berharap seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur serta dapat memberikan teladan positif bagi lingkungan sekitar setelah kembali ke tanah air.(*)

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK
DPRD Sungai Penuh Setujui Perubahan APBD 2026, Alfin Minta OPD Percepat Program
Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Sewa Aset Pemkot Tunggak Dua Tahun, Bank Jambi Sungai Penuh Baru Melunasi Setelah Jadi Temuan BPK

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Berita Terbaru