TEKNOLOGI,JS- Berapa followers TikTok agar bisa menghasilkan uang pada September 2026? Pertanyaan tersebut semakin banyak dicari seiring pertumbuhan TikTok monetization, TikTok Affiliate, TikTok Shop, TikTok LIVE, hingga peluang kerja sama dengan brand.
Banyak pengguna masih menganggap seseorang harus memiliki 10.000 followers terlebih dahulu sebelum bisa menghasilkan uang dari TikTok. Padahal, anggapan tersebut tidak selalu tepat.
TikTok menyediakan beberapa jalur monetisasi dengan persyaratan yang berbeda. Karena itu, pengguna dengan jumlah followers kecil tetap memiliki peluang menghasilkan uang selama memilih model monetisasi yang sesuai, membuat konten yang original, dan memenuhi persyaratan fitur yang tersedia di wilayah akunnya.
TikTok sendiri menjelaskan bahwa sebagian fitur monetisasi tidak tersedia di semua wilayah. Selain itu, setiap program dapat menetapkan persyaratan yang berbeda.
Lantas, berapa followers TikTok untuk mendapatkan uang pada 2026? Berikut penjelasan lengkap yang perlu diketahui kreator.
Berapa Followers TikTok agar Bisa Menghasilkan Uang?
Tidak ada satu angka followers yang berlaku untuk seluruh fitur monetisasi TikTok.
Secara sederhana, kreator dapat menemukan peluang mulai dari jumlah followers yang masih sangat kecil melalui aktivitas komersial seperti penjualan produk atau program afiliasi yang tersedia di wilayahnya. Sementara itu, beberapa fitur resmi TikTok memiliki ambang tertentu.
Gambaran umumnya sebagai berikut:
- Jalur Penghasilan
- Patokan Followers
- Persyaratan Penting
- TikTok Shop/Affiliate
- Tidak selalu sama
- Mengikuti persyaratan program dan wilayah
TikTok LIVE
Umumnya 1.000
Minimal 18 tahun; ketentuan dapat berbeda menurut wilayah
LIVE Gifts
- Mengikuti kelayakan LIVE/Gifts
- Usia dan ketersediaan fitur berlaku
- Creator Rewards Program
- Umumnya 10.000
Persyaratan views, usia akun, wilayah, dan konten berlaku
- TikTok One/Creator Marketplace
Umumnya 10.000
- 18+, 1.000 post views/30 hari, 3 posting/30 hari
Paid Promote langsung
Tidak ada angka baku
Bergantung pada niche, engagement dan kesepakatan brand
Menjual produk sendiri
Tidak selalu membutuhkan followers tertentu
Bergantung pada aturan TikTok Shop dan wilayah
Angka tersebut tidak boleh dianggap sebagai jaminan bahwa semua akun otomatis memperoleh akses. TikTok dapat menerapkan persyaratan tambahan berdasarkan negara, jenis akun, status akun, serta ketersediaan program.
1. TikTok Affiliate: Bisa Menghasilkan Uang dari Komisi
Salah satu cara yang paling menarik bagi kreator pemula adalah TikTok Affiliate.
Model ini memungkinkan kreator mempromosikan produk dan memperoleh komisi ketika penonton melakukan pembelian melalui jalur afiliasi yang memenuhi ketentuan program.
Keuntungan utama affiliate terletak pada model bisnisnya. Kreator tidak harus memproduksi barang sendiri, menyimpan stok, atau mengurus pengiriman seperti penjual.
Namun, calon kreator perlu memahami bahwa persyaratan TikTok Shop dan program afiliasi dapat berubah berdasarkan wilayah dan kebijakan terbaru. TikTok Shop Indonesia menyediakan pusat resmi untuk penjual dan kreator, termasuk informasi mengenai fitur serta kebijakan program.
Karena itu, jangan hanya berpatokan pada angka followers yang beredar di media sosial.
Cek langsung menu monetisasi atau TikTok Shop pada akun masing-masing untuk melihat fitur yang benar-benar tersedia.
2. TikTok LIVE: Target 1.000 Followers
Bagi kreator yang ingin mendapatkan penghasilan melalui siaran langsung, 1.000 followers menjadi salah satu angka penting.
TikTok menyatakan bahwa pengguna umumnya harus memiliki 1.000 followers untuk melakukan LIVE. Platform tersebut juga menetapkan usia minimal 18 tahun untuk melakukan LIVE. Namun, TikTok menegaskan bahwa persyaratan jumlah followers dapat berbeda berdasarkan wilayah.
Setelah memenuhi syarat LIVE dan memperoleh akses fitur yang relevan, kreator dapat membangun komunitas melalui interaksi langsung.
Kreator dapat menggunakan LIVE untuk:
- membangun hubungan dengan followers;
- memperkenalkan produk;
- menjawab pertanyaan penonton;
- menjalankan promosi;
- melakukan demonstrasi produk;
- mengembangkan komunitas;
- memanfaatkan fitur hadiah apabila tersedia dan memenuhi syarat.
Dengan demikian, target 1.000 followers bukan sekadar angka.
Kreator perlu membangun engagement, mempertahankan penonton selama LIVE, dan menciptakan alasan agar pengguna kembali menonton siaran berikutnya.
3. TikTok Creator Rewards Program
Bagi kreator yang mengejar penghasilan langsung dari performa video, Creator Rewards Program menjadi salah satu program yang banyak diperhatikan.
Program ini menggantikan TikTok Creator Fund. TikTok menjelaskan bahwa Creator Rewards Program memberikan insentif kepada kreator melalui konten original berkualitas tinggi dengan durasi minimal satu menit.
Dalam persyaratan yang umum dikenal, kreator perlu mencapai sekitar 10.000 followers dan memenuhi persyaratan performa video serta ketentuan lain.
Namun, ada hal yang sangat penting.
Creator Rewards Program tidak otomatis tersedia di setiap negara atau wilayah.
Karena itu, kreator Indonesia sebaiknya tidak hanya mengejar 10.000 followers dengan asumsi program tersebut pasti muncul di akunnya.
Periksa langsung bagian TikTok Studio > Monetization untuk mengetahui program yang tersedia.
Selain followers, kreator juga harus memperhatikan kualitas konten.
TikTok menekankan bahwa konten yang digunakan untuk Creator Rewards harus original dan berkualitas tinggi.
Artinya, sekadar mengunggah ulang video orang lain bukan strategi jangka panjang yang aman untuk monetisasi.
4. TikTok One dan Creator Marketplace
Kreator yang sudah memiliki audiens lebih besar dapat mengejar peluang kerja sama dengan brand.
TikTok sekarang menggunakan TikTok One sebagai platform yang menghubungkan kreator, pengiklan, dan brand. Platform tersebut mencakup Creator Marketplace dan berbagai alat untuk mendukung kerja sama komersial.
TikTok mencantumkan beberapa persyaratan umum untuk kreator, antara lain:
minimal 18 tahun;
akun berada dalam kondisi baik;
sekitar 10.000 followers;
minimal 1.000 post views dalam 30 hari terakhir;
minimal tiga posting dalam 30 hari terakhir.
TikTok juga menyebut persyaratan dapat berbeda berdasarkan wilayah.
Karena itu, kreator tidak seharusnya hanya mengejar jumlah followers.
Brand juga memperhatikan kualitas audiens.
Sebagai contoh, akun dengan 15.000 followers dan engagement tinggi dapat terlihat lebih menarik dibandingkan akun dengan 100.000 followers tetapi engagement sangat rendah.
Followers Sedikit Bukan Berarti Tidak Bisa Menghasilkan Uang
Ini bagian yang sering terlewat.
Kreator tidak harus menunggu sampai memiliki 10.000 followers untuk mulai membangun bisnis digital.
Bahkan, pengguna dengan beberapa ratus followers dapat mulai mengembangkan aset digital jika memiliki niche yang jelas.
Contohnya:
Niche teknologi
Kreator dapat membahas aplikasi, smartphone, AI tools, tips Android, software, atau tutorial digital.
Niche keuangan
Kreator dapat membahas tips menabung, perbankan digital, investasi berdasarkan sumber terpercaya, kartu pembayaran, hingga edukasi finansial.
Niche otomotif
Konten dapat membahas perawatan mobil, konsumsi BBM, tips berkendara, aksesori, dan pengalaman penggunaan kendaraan.
Niche lifestyle
Konten dapat membahas rekomendasi produk, tutorial, produktivitas, dan berbagai kebutuhan sehari-hari.
Dengan niche yang konsisten, followers lebih mudah mengenali identitas akun.
Cara Menghasilkan Uang dari TikTok Tanpa Menunggu 10.000 Followers
Ada beberapa model bisnis yang dapat kreator bangun sejak awal.
Affiliate Marketing
Kreator mendapatkan komisi dari produk yang berhasil terjual melalui mekanisme afiliasi.
Kunci affiliate bukan sekadar memasang produk.
Kreator perlu membuat video yang menjawab masalah penonton.
Misalnya:
“3 alasan HP murah ini masih layak dibeli pada 2026.”
Judul tersebut lebih kuat dibandingkan:
- “Produk terbaru tersedia.”
Video pertama memberikan alasan bagi penonton untuk menonton sampai selesai.
Menjual Produk Sendiri
Pemilik usaha juga dapat menggunakan TikTok sebagai mesin pemasaran.
TikTok Shop Indonesia menyediakan fasilitas bagi penjual dan kreator untuk mengembangkan aktivitas perdagangan melalui ekosistem TikTok Shop.
Dalam model ini, followers tetap penting, tetapi kualitas konten dan kemampuan mengubah penonton menjadi pembeli jauh lebih menentukan.
Paid Promote
Kreator juga dapat menjalin kerja sama langsung dengan UMKM, perusahaan lokal, maupun brand.
Pada tahap awal, kreator dapat membangun portofolio menggunakan data seperti:
- jumlah views;
- average watch time;
- engagement;
- jumlah komentar;
- jumlah share;
- profil audiens;
- performa video terbaik.
Data tersebut membantu brand melihat nilai akun secara lebih objektif.
Mengarahkan Trafik ke Website
TikTok juga dapat menjadi sumber traffic untuk website.
Kreator dapat membuat video pendek sebagai pintu masuk menuju artikel, tutorial, review, atau informasi lebih lengkap.
Model ini menarik bagi pemilik website karena satu video viral dapat mendatangkan banyak pengunjung.
Namun, kreator harus mengikuti aturan platform dan tidak menggunakan klaim menyesatkan untuk mendapatkan klik.
Strategi Mengejar 10.000 Followers TikTok
Jika target Anda adalah mencapai 10.000 followers, jangan hanya mengunggah video secara acak.
Gunakan strategi konten yang konsisten.
Pertama, Pilih Satu Niche Utama
Akun yang membahas terlalu banyak topik sering kesulitan membangun identitas.
Pilih satu tema utama.
Contohnya:
“Tips menghasilkan uang online untuk pemula.”
Setelah itu, seluruh konten harus mendukung tema tersebut.
Kedua, Buat Hook pada 3 Detik Pertama
Penonton TikTok bergerak sangat cepat.
Karena itu, pembukaan video harus langsung memberikan alasan untuk menonton.
Contoh:
“Jangan buru-buru mengejar 10 ribu followers TikTok.”
Atau:
“Ternyata followers sedikit tetap bisa menghasilkan uang dari TikTok.”
Hook seperti ini dapat menciptakan rasa penasaran.
Ketiga, Buat Konten Berseri
Jangan hanya membuat satu video.
Buat serial:
- “Target 1.000 followers – Part 1”
- “Target 1.000 followers – Part 2”
- “Target 10.000 followers – Part 3”
Strategi ini dapat membuat penonton mengikuti perjalanan akun.
Keempat, Analisis Video yang Berhasil
TikTok menyediakan analytics bagi akun yang memenuhi persyaratan akses.
Gunakan data tersebut untuk mengetahui video yang memperoleh views, engagement, dan respons terbaik.
Kemudian, buat variasi dari format yang berhasil.
Jangan sekadar mengulang video yang sama.
Apakah 10.000 Followers TikTok Bisa Menghasilkan Banyak Uang?
Jumlah followers tidak secara otomatis menentukan pendapatan.
Pendapatan kreator dapat bergantung pada model monetisasi, niche, jumlah views, engagement, conversion rate, produk yang dipromosikan, kerja sama brand, dan lokasi audiens.
Karena itu, 10.000 followers bukan jaminan penghasilan tertentu.
Sebaliknya, akun dengan followers lebih kecil dapat menghasilkan pendapatan apabila memiliki audiens yang sangat spesifik dan memiliki tingkat kepercayaan tinggi.
Misalnya, akun dengan 5.000 followers yang fokus pada satu kategori produk dapat memiliki nilai komersial lebih tinggi daripada akun hiburan dengan puluhan ribu followers tetapi audiens yang tidak memiliki minat membeli.
TikTok Monetization dan Peluang Global
Tren creator economy terus berkembang di berbagai negara.
Istilah seperti:
- TikTok monetization
- TikTok Affiliate
- TikTok Shop
- TikTok Creator Rewards
- creator economy
- social media marketing
- affiliate marketing
- digital income
- online business
- content creator
- influencer marketing
semakin relevan bagi kreator yang ingin membangun sumber pendapatan dari internet.
Namun, kreator Indonesia perlu membedakan antara program global dan program yang tersedia di Indonesia.
Jangan langsung menganggap fitur yang muncul pada akun kreator Amerika Serikat, Inggris, atau negara lain juga tersedia pada akun Indonesia.
TikTok sendiri menyatakan bahwa ketersediaan fitur dan persyaratan dapat berbeda berdasarkan wilayah.(*)










