Harga BBM Pertamina Hari Ini 29 Agustus 2026 Turun?, Cek Daftar Pertamax Turbo hingga Dexlite Terbaru

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,JS- Harga BBM Pertamina hari ini, Sabtu, 29 Agustus 2026, menjadi perhatian masyarakat setelah perusahaan kembali menyesuaikan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

Perubahan harga terutama terlihat pada beberapa produk BBM dengan jenis dan nilai oktan berbeda. Pertamax Turbo, misalnya, kini dibanderol Rp18.300 per liter. Harga tersebut turun dari sebelumnya Rp19.300 per liter.

Pertamina juga menurunkan harga Pertamax Green 95. Produk BBM dengan kandungan bioetanol tersebut kini memiliki harga Rp16.600 per liter, atau turun dari harga sebelumnya Rp17.000 per liter.

Sementara itu, Pertamax dengan Research Octane Number (RON) 92 tetap berada pada level Rp15.950 per liter.

Untuk produk diesel, Pertamina mempertahankan harga Pertamina Dex sebesar Rp21.150 per liter dan Dexlite Rp19.700 per liter.

Perubahan harga ini tentu menarik perhatian konsumen karena harga BBM memiliki dampak langsung terhadap biaya transportasi, ongkos operasional kendaraan, hingga pengeluaran rumah tangga.

Harga BBM Pertamina Hari Ini 29 Agustus 2026

Bagi masyarakat yang ingin mengisi BBM pada akhir pekan, berikut daftar harga BBM non-subsidi Pertamina yang berlaku mulai Sabtu, 29 Agustus 2026 untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen.

Jenis BBM-Harga per Liter

  • Pertamax Turbo- Rp18.300
  • Pertamax Green 95- Rp16.600
  • Pertamax- Rp15.950
  • Pertamina Dex- Rp21.150
  • Dexlite- Rp19.700

Daftar tersebut mencakup produk BBM non-subsidi yang menjadi pilihan masyarakat untuk kendaraan bensin maupun diesel.

Karena harga BBM non-subsidi dapat mengikuti perkembangan harga minyak dunia dan kebijakan perusahaan, konsumen sebaiknya selalu mengecek informasi terbaru sebelum melakukan pengisian bahan bakar.

Baca Juga :  BEI Tetapkan 3 Green Equity, Ada Saham yang Naik 12% dalam Sehari

Pertamax Turbo Turun Rp1.000 per Liter

Salah satu perubahan paling mencolok terjadi pada harga Pertamax Turbo.

Sebelumnya, konsumen harus membayar Rp19.300 untuk setiap liter Pertamax Turbo. Mulai 29 Agustus 2026, Pertamina menjual produk tersebut dengan harga Rp18.300 per liter.

Artinya, konsumen mendapatkan penurunan harga sebesar Rp1.000 per liter.

Bagi pengguna kendaraan yang memiliki kapasitas tangki cukup besar, penurunan tersebut bisa memberikan selisih pengeluaran yang cukup terasa.

Sebagai contoh, pengisian 30 liter Pertamax Turbo kini membutuhkan dana sekitar Rp549.000. Dengan harga sebelumnya, konsumen harus menyiapkan sekitar Rp579.000.

Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp30.000 untuk pengisian 30 liter.

Harga Pertamax Green 95 Ikut Turun

Selain Pertamax Turbo, Pertamax Green 95 juga mengalami penurunan.

Harga Pertamax Green 95 sebelumnya berada di level Rp17.000 per liter. Kini, konsumen dapat membelinya dengan harga Rp16.600 per liter.

Penurunan sebesar Rp400 per liter tersebut membuat harga Pertamax Green 95 semakin menarik bagi pengguna kendaraan yang ingin menggunakan BBM dengan spesifikasi RON 95.

Namun, konsumen tetap perlu memperhatikan rekomendasi pabrikan kendaraan sebelum memilih jenis BBM. Setiap mesin memiliki kebutuhan oktan yang berbeda sehingga pemilik kendaraan sebaiknya mengikuti spesifikasi yang tercantum dalam buku manual kendaraan.

Pertamax RON 92 Tetap Rp15.950 per Liter

Di tengah perubahan harga beberapa produk lainnya, Pertamax RON 92 tetap berada pada harga Rp15.950 per liter.

Harga tersebut menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari pemilik kendaraan karena Pertamax RON 92 memiliki basis pengguna yang luas.

Jika dibandingkan dengan Pertamax Turbo, konsumen dapat menghemat pengeluaran ketika memilih Pertamax biasa. Namun, pilihan BBM tetap perlu disesuaikan dengan spesifikasi mesin.

Pengendara juga perlu memperhitungkan faktor konsumsi bahan bakar. Harga per liter bukan satu-satunya faktor yang menentukan biaya perjalanan karena efisiensi kendaraan turut memengaruhi total pengeluaran.

Harga Pertamina Dex dan Dexlite Tidak Berubah

Untuk pengguna kendaraan diesel, Pertamina mempertahankan harga dua produk BBM diesel.

Pertamina Dex tetap berada pada level Rp21.150 per liter. Sementara itu, harga Dexlite bertahan di Rp19.700 per liter.

Dengan harga tersebut, pengguna kendaraan diesel masih perlu memperhitungkan biaya bahan bakar secara cermat, terutama bagi kendaraan yang memiliki jarak tempuh tinggi setiap hari.

Pemilik kendaraan komersial seperti kendaraan niaga, armada logistik, hingga kendaraan operasional perusahaan juga dapat merasakan langsung dampak perubahan maupun kestabilan harga BBM terhadap biaya operasional.

Baca Juga :  KUR BRI Agustus 2026: Tabel Angsuran Pinjaman Rp40 Juta, Syarat, Bunga, dan Cara Pengajuan

Mengapa Harga BBM Non-Subsidi Bisa Berubah?

Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa perusahaan melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi secara berkala.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan perusahaan mengikuti ketentuan serta arahan pemerintah ketika melakukan penyesuaian harga.

Selain itu, Pertamina mempertimbangkan sejumlah faktor ekonomi ketika menentukan harga BBM non-subsidi.

Faktor tersebut antara lain perkembangan harga rata-rata minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat.

Menurut Kitty, kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional.

“Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat,” ujar Kitty.

Ia menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga terus menjaga ketersediaan pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dampak Harga BBM terhadap Pengeluaran Bulanan

Harga BBM tidak hanya memengaruhi pengeluaran saat berada di SPBU. Perubahan harga juga dapat memengaruhi anggaran transportasi rumah tangga dan biaya operasional bisnis.

Misalnya, seseorang yang mengisi 30 liter BBM setiap minggu akan menggunakan sekitar 120 liter dalam satu bulan.

Dengan harga Pertamax Rp15.950 per liter, kebutuhan 120 liter membutuhkan dana sekitar Rp1.914.000 dalam satu bulan.

Sementara itu, pengguna Pertamax Turbo dengan volume yang sama perlu mengeluarkan sekitar Rp2.196.000.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pemilihan jenis BBM dapat memberikan dampak cukup besar terhadap anggaran bulanan.

Karena itu, konsumen sebaiknya menghitung kebutuhan bahan bakar berdasarkan jarak perjalanan, konsumsi kendaraan, harga BBM, serta kemampuan anggaran.

Cara Menghemat Pengeluaran BBM

Penurunan harga BBM tentu memberikan keuntungan bagi konsumen. Namun, pengendara tetap dapat melakukan sejumlah langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar.

Pertama, jaga tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. Ban dengan tekanan yang tidak sesuai dapat meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar.

Kedua, hindari akselerasi dan pengereman secara berlebihan. Pola berkendara yang stabil dapat membantu menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar.

Ketiga, lakukan servis kendaraan secara berkala. Kondisi mesin, filter udara, oli, busi, dan komponen lainnya dapat memengaruhi performa serta efisiensi kendaraan.

Keempat, kurangi beban yang tidak diperlukan di dalam kendaraan. Beban berlebih membuat mesin bekerja lebih keras dan berpotensi meningkatkan konsumsi BBM.

Kelima, pilih rute perjalanan yang lebih efisien. Kemacetan panjang membuat kendaraan sering berhenti dan kembali bergerak sehingga konsumsi bahan bakar meningkat.

Cek Harga BBM Sebelum Berangkat ke SPBU

Bagi konsumen, mengetahui harga BBM terbaru sebelum berangkat ke SPBU dapat membantu mengatur anggaran.

Apalagi, masyarakat sering memiliki beberapa pilihan BBM dengan harga dan spesifikasi berbeda.

Selain harga, konsumen perlu memperhatikan nilai oktan untuk kendaraan bensin dan spesifikasi BBM diesel untuk kendaraan bermesin diesel.

Penggunaan BBM yang sesuai rekomendasi pabrikan dapat membantu menjaga performa mesin dalam jangka panjang.

Karena itu, jangan hanya memilih BBM berdasarkan harga paling murah. Pertimbangkan pula kebutuhan mesin dan pola penggunaan kendaraan.

Ada Promo MyPertamina untuk Pengguna BBM Non-Subsidi

Pertamina Patra Niaga juga terus menghadirkan berbagai program promosi bagi pengguna BBM non-subsidi melalui aplikasi MyPertamina.

Program tersebut dapat mencakup cashback, harga khusus, hingga bonus loyalty points bagi pelanggan yang menggunakan metode pembayaran yang bekerja sama.

Promosi semacam ini dapat menjadi salah satu cara bagi konsumen untuk mendapatkan nilai lebih ketika membeli BBM non-subsidi.

Namun, setiap program memiliki ketentuan, periode, dan mekanisme yang berbeda. Karena itu, pengguna sebaiknya mengecek informasi promo yang tersedia di aplikasi sebelum melakukan transaksi.

Perbandingan Harga BBM Pertamina Hari Ini

Jika melihat daftar harga 29 Agustus 2026, Pertamax memiliki harga Rp15.950 per liter.

Harga Pertamax Green 95 berada sedikit lebih tinggi, yakni Rp16.600 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo mencapai Rp18.300 per liter.

Untuk BBM diesel, Dexlite memiliki harga Rp19.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex berada pada level Rp21.150 per liter.

Perbedaan harga tersebut memberikan pilihan kepada konsumen berdasarkan kebutuhan kendaraan dan kemampuan finansial.

Masyarakat juga perlu mengingat bahwa harga BBM non-subsidi berbeda dengan BBM bersubsidi. Karena itu, perubahan harga pada satu produk tidak otomatis berarti semua jenis BBM mengalami perubahan yang sama.

Harga BBM Pertamina dan Perencanaan Keuangan

Bagi keluarga yang menggunakan kendaraan setiap hari, biaya BBM dapat menjadi salah satu komponen penting dalam anggaran bulanan.

Karena itu, perubahan harga BBM sebaiknya masuk dalam perencanaan keuangan rumah tangga.

Konsumen dapat mencatat pengeluaran BBM setiap minggu. Dari catatan tersebut, pengguna kendaraan dapat mengetahui rata-rata kebutuhan bahan bakar setiap bulan.

Selanjutnya, konsumen dapat membandingkan biaya berdasarkan jenis BBM yang sesuai dengan rekomendasi kendaraan.

Strategi tersebut membantu masyarakat menghindari pengeluaran transportasi yang tidak terkontrol.(*)

Berita Terkait

Pertalite Makin Dibatasi Berdasarkan Jenis Kendaraan? Ini Kriteria yang Sedang Dikaji Pemerintah
Harga BBM Pertamina Turun 21 Agustus 2026, Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter, Cek Daftar Lengkapnya
PPPK Nakes dan Tenaga Teknis Kecewa, Merasa Dianaktirikan: Siap Turun Aksi
BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Cek Bansos Rp600 Ribu Pakai NIK KTP dari HP, Termasuk untuk KPM di Jambi
Pemerintah Buka Jalan Guru PPPK Jadi PNS 2027, Ini Ketentuan yang Perlu Disiapkan
Tinggal 6 Hari Lagi, Promo Tambah Daya PLN 50 Persen Agustus 2026, Cek Syarat dan Cara Klaim Voucher Merdeka Daya hingga 7.700 VA
Jelang Demo Besar September, DPR dan Pemerintah Umumkan Nasib PPPK Paruh Waktu hingga CPNS 2027
Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 29 Agustus 2026 Turun?, Cek Daftar Pertamax Turbo hingga Dexlite Terbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Pertalite Makin Dibatasi Berdasarkan Jenis Kendaraan? Ini Kriteria yang Sedang Dikaji Pemerintah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Harga BBM Pertamina Turun 21 Agustus 2026, Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter, Cek Daftar Lengkapnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:01 WIB

PPPK Nakes dan Tenaga Teknis Kecewa, Merasa Dianaktirikan: Siap Turun Aksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:01 WIB

BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Cek Bansos Rp600 Ribu Pakai NIK KTP dari HP, Termasuk untuk KPM di Jambi

Berita Terbaru