Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 30,3 Juta, Aplikasi Investasi Tuntun Catat Lonjakan Pengguna 10 Kali Lipat

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Investor pasar modal

Ilustrasi Investor pasar modal

BISNIS,JS- Minat masyarakat Indonesia terhadap investasi terus menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2026. Pertumbuhan jumlah investor pasar modal menjadi salah satu indikator yang memperlihatkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap instrumen investasi.

Berdasarkan rilis resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 30,3 juta investor per 7 Agustus 2026.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 9,9 juta investor dibandingkan periode sebelumnya. Dari total tersebut, sekitar 1,4 juta investor aktif melakukan transaksi setiap bulan.

Pertumbuhan itu sekaligus membuka peluang besar bagi perusahaan sekuritas dan penyedia platform investasi digital untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan investor.

Salah satu perusahaan yang mencatat pertumbuhan pengguna cukup signifikan ialah PT Tuntun Sekuritas Indonesia.

Hingga September 2026, Tuntun mencatat jumlah pengguna mencapai sekitar 250.000 orang. Angka tersebut tumbuh sekitar 10 kali lipat dibandingkan 2025.

Tidak hanya jumlah pengguna, aktivitas transaksi melalui platform Tuntun juga mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Perusahaan mencatat transaksi melalui platform tersebut meningkat sekitar 9 kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Jumlah Investor Pasar Modal Terus Bertambah

Pertumbuhan jumlah investor memberikan gambaran bahwa masyarakat semakin mengenal berbagai pilihan investasi di pasar modal.

Dulu, investasi saham sering kali identik dengan kebutuhan modal besar dan pemahaman finansial yang rumit. Namun, perkembangan teknologi finansial atau financial technology membuat akses terhadap pasar modal semakin terbuka.

Masyarakat kini dapat memantau harga saham, melihat pergerakan portofolio, membaca informasi pasar, serta melakukan transaksi melalui perangkat digital.

Kondisi tersebut ikut mendorong persaingan antaraplikasi investasi.

Platform investasi tidak lagi hanya menawarkan fasilitas transaksi. Investor juga membutuhkan informasi yang cepat, tampilan aplikasi yang mudah dipahami, serta fitur yang membantu mereka memantau perkembangan aset.

Karena itu, kualitas pengalaman pengguna menjadi bagian penting dalam perkembangan industri investasi digital.

Tuntun Catat 250 Ribu Pengguna

Direktur PT Tuntun Sekuritas Indonesia Ricki Juliandi mengatakan jumlah pengguna Tuntun telah mencapai 250.000 hingga September 2026.

Menurut dia, angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 10 kali lipat dibandingkan 2025.

Pertumbuhan pengguna juga berjalan beriringan dengan meningkatnya aktivitas transaksi.

Tuntun mencatat kenaikan transaksi sekitar sembilan kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Ricki menilai perkembangan tersebut menunjukkan perubahan kebutuhan investor.

Investor tidak hanya mencari aplikasi untuk membeli atau menjual saham. Mereka juga membutuhkan perangkat digital yang dapat membantu proses pemantauan portofolio dan pengambilan keputusan investasi.

“Pertumbuhan penggunaan kami menunjukkan bahwa nasabah semakin membutuhkan pengalaman investasi yang lebih informatif dan mudah dipantau,” ujar Ricki Juliandi dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat, 4 September 2026.

Investor Kini Tidak Sekadar Mencari Fitur Trading

Perkembangan pasar modal juga mengubah pola penggunaan aplikasi investasi.

Investor membutuhkan lebih banyak informasi sebelum mengambil keputusan. Mereka ingin mengetahui perkembangan saham yang masuk dalam watchlist, memantau nilai portofolio, serta mengikuti informasi pasar secara lebih praktis.

Dengan demikian, aplikasi investasi modern harus mampu memberikan pengalaman yang lebih komprehensif.

Fitur transaksi tetap menjadi bagian utama. Namun, fitur monitoring, informasi pasar, dan analisis juga memiliki peran penting.

Perubahan kebutuhan tersebut menciptakan peluang bagi perusahaan sekuritas untuk mengembangkan layanan digital yang lebih lengkap.

Dalam persaingan industri stock trading dan online investment, pengalaman pengguna dapat menjadi salah satu faktor pembeda.

Tuntun Hadirkan Versi Desktop

Untuk memperluas pengalaman pengguna, Tuntun juga menghadirkan akses melalui versi desktop.

Layar komputer memberikan ruang yang lebih luas bagi investor untuk memantau berbagai informasi sekaligus.

Investor dapat menggunakan versi desktop untuk melihat portofolio, menyusun watchlist, mengakses informasi pasar, hingga mendapatkan insight yang relevan.

Penggunaan layar yang lebih besar juga dapat membantu investor ketika mereka membutuhkan pemantauan lebih fokus.

Khusus bagi pengguna yang rutin mengikuti pergerakan pasar, tampilan desktop dapat memberikan ruang kerja yang lebih nyaman.

Dengan demikian, Tuntun tidak hanya mengandalkan aplikasi mobile dalam mengembangkan ekosistem investasinya.

Baca Juga :  SR025 BNI 2026: Investasi Mulai Rp1 Juta, Kupon 6,9%, Ada Cashback Rp15 Juta

Portofolio Investasi Jadi Salah Satu Fokus

Salah satu kebutuhan penting investor modern ialah kemampuan memantau portofolio secara berkala.

Portofolio investasi dapat berisi berbagai aset dan membutuhkan pemantauan sesuai strategi masing-masing investor.

Investor jangka panjang, misalnya, dapat menggunakan informasi portofolio untuk mengevaluasi perkembangan aset dalam periode tertentu.

Sementara itu, investor yang aktif melakukan stock trading membutuhkan informasi pasar secara lebih dinamis.

Karena itu, akses terhadap informasi yang mudah dipahami dapat membantu pengguna mengelola aktivitas investasinya secara lebih teratur.

Namun, investor tetap perlu memahami risiko sebelum mengambil keputusan. Setiap instrumen pasar modal memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda.

Persaingan Aplikasi Investasi Semakin Ketat

Pertumbuhan jumlah investor juga menciptakan persaingan baru di industri sekuritas.

Semakin banyak masyarakat yang masuk ke pasar modal, semakin besar pula kebutuhan terhadap aplikasi investasi yang menawarkan pengalaman pengguna yang baik.

Perusahaan sekuritas kini perlu memperhatikan beberapa aspek sekaligus.

Pertama, mereka harus menyediakan akses transaksi yang mudah. Kedua, perusahaan perlu menjaga kualitas informasi. Ketiga, mereka harus memberikan sistem yang stabil.

Selain itu, keamanan akun dan perlindungan data juga menjadi perhatian penting.

Investor tentu ingin menjalankan aktivitas investasi melalui platform yang memberikan rasa aman dan dapat mereka percaya.

Karena itu, perkembangan teknologi dalam industri pasar modal tidak hanya berkaitan dengan kecepatan transaksi.

Keamanan Digital Menjadi Perhatian Investor

Pertumbuhan investasi digital juga berjalan bersama meningkatnya perhatian masyarakat terhadap keamanan.

Investor menyimpan informasi finansial dan melakukan transaksi melalui perangkat digital. Karena itu, perusahaan sekuritas perlu menjaga sistem agar tetap stabil dan aman.

Ricki mengatakan Tuntun terus memperhatikan aspek stabilitas dan keamanan dalam pengembangan versi desktop.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memberikan pengalaman investasi yang lebih baik bagi nasabah.

Keamanan juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pengguna.

Ketika masyarakat semakin banyak menggunakan platform investasi digital, perusahaan harus menjaga kualitas layanan sekaligus memperkuat sistem keamanan.

Tuntun Dorong Pengalaman Investasi yang Lebih Informatif

Ricki menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya ingin menghadirkan layanan yang mempermudah transaksi.

Menurutnya, investor juga membutuhkan kejelasan informasi serta pengalaman penggunaan yang sesuai dengan kebutuhan.

“Kami percaya pengalaman investasi yang baik bukan hanya soal kemudahan transaksi, tetapi juga soal kejelasan informasi dan rasa percaya,” kata Ricki.

Karena itu, Tuntun akan terus mengembangkan layanan digital untuk mendukung kebutuhan nasabah.

Pendekatan tersebut sejalan dengan perubahan perilaku investor yang semakin mengandalkan teknologi dalam mengelola investasi.

Apa Arti Pertumbuhan Investor bagi Pasar Modal?

Lonjakan jumlah investor dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekosistem pasar modal Indonesia.

Jumlah investor yang semakin besar menunjukkan semakin banyak masyarakat yang mengenal instrumen pasar modal.

Namun, pertumbuhan jumlah akun investor juga perlu berjalan bersama peningkatan literasi keuangan.

Investor perlu memahami cara kerja saham, risiko investasi, biaya transaksi, diversifikasi, hingga tujuan keuangan sebelum menempatkan dana.

Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat menentukan strategi investasi sesuai profil risiko dan tujuan masing-masing.

Karena itu, pertumbuhan pasar modal tidak hanya membutuhkan penambahan jumlah investor.

Industri juga membutuhkan investor yang memahami keputusan finansial dan mampu mengelola risiko.

Investasi Digital Semakin Dekat dengan Masyarakat

Teknologi membuat aktivitas investasi semakin mudah diakses.

Masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke kantor sekuritas untuk memantau investasi. Mereka dapat menggunakan perangkat digital untuk memperoleh informasi dan mengelola portofolio.

Fenomena ini turut mempercepat pertumbuhan digital investment di Indonesia.

Aplikasi investasi juga mulai bertransformasi menjadi pusat informasi finansial bagi pengguna.

Selain melakukan transaksi, investor dapat memanfaatkan berbagai fitur untuk memantau aset dan perkembangan pasar.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa industri sekuritas memasuki fase baru.

Peluang Industri Investasi pada 2026

Dengan jumlah investor yang telah mencapai puluhan juta, peluang pertumbuhan industri pasar modal masih terbuka.

Perusahaan sekuritas dapat mengembangkan produk dan layanan yang menyasar kebutuhan investor pemula maupun investor berpengalaman.

Investor pemula membutuhkan tampilan yang sederhana, informasi edukatif, serta fitur yang mudah digunakan.

Sementara itu, investor berpengalaman cenderung membutuhkan informasi yang lebih lengkap untuk mendukung analisis dan pengambilan keputusan.

Perbedaan kebutuhan tersebut mendorong perusahaan untuk menghadirkan layanan yang lebih fleksibel.

Dalam kondisi tersebut, aplikasi investasi memiliki peluang besar untuk menjadi bagian penting dalam ekosistem keuangan digital Indonesia.

Baca Juga :  IHSG Berpeluang Tembus 6.600, 6 Saham Ini Masuk Radar Investor untuk Cari Cuan

Pertumbuhan Pengguna Menjadi Sinyal Positif

Pertumbuhan pengguna Tuntun hingga 250.000 orang menjadi salah satu gambaran meningkatnya minat masyarakat terhadap platform investasi digital.

Kenaikan pengguna hingga 10 kali lipat dibandingkan 2025 menunjukkan perubahan skala penggunaan platform tersebut.

Di sisi lain, pertumbuhan transaksi hingga sembilan kali lipat memperlihatkan peningkatan aktivitas pengguna.

Namun, perusahaan tetap perlu mempertahankan kualitas layanan ketika jumlah pengguna terus bertambah.

Stabilitas sistem, keamanan, informasi pasar, serta kemudahan akses akan menjadi bagian penting dalam mempertahankan kepercayaan investor.

Kesimpulan

Pertumbuhan pasar modal Indonesia sepanjang 2026 menunjukkan semakin besarnya perhatian masyarakat terhadap investasi.

Data BEI per 7 Agustus 2026 mencatat jumlah investor mencapai 30,3 juta, dengan sekitar 1,4 juta investor aktif bertransaksi setiap bulan.

Di tengah pertumbuhan tersebut, Tuntun mencatat perkembangan signifikan. Hingga September 2026, jumlah pengguna Tuntun mencapai 250.000, atau tumbuh sekitar 10 kali lipat dibandingkan 2025.

Aktivitas transaksi juga meningkat sekitar sembilan kali lipat.

Pertumbuhan itu menunjukkan bahwa investor kini membutuhkan lebih dari sekadar fasilitas jual beli saham. Mereka juga membutuhkan platform investasi yang menyediakan informasi, monitoring portofolio, watchlist, serta pengalaman digital yang nyaman.

Melalui pengembangan versi desktop dan berbagai fitur digital, Tuntun berupaya menjawab kebutuhan tersebut.

Pada akhirnya, semakin banyaknya masyarakat yang masuk ke pasar modal dapat menjadi peluang besar bagi perkembangan investasi di Indonesia. Namun, investor tetap perlu meningkatkan literasi keuangan, memahami risiko, dan menentukan keputusan investasi berdasarkan tujuan serta kemampuan masing-masing.(*)

Berita Terkait

KPR Subsidi Bisa 40 Tahun, Industri Asuransi Jiwa Kredit Berpeluang Raup Premi Lebih Besar
Harga Emas Perhiasan Sabtu 5 September 2026: 24 Karat Rp2,3 Juta, Ini Rincian Lengkapnya
Hari Pelanggan Nasional 2026, Cek Daftar Promo BRI untuk Kuliner hingga Traveling
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 September 2026: Cek Harga Terbaru Sebelum Beli atau Jual
Transaksi Rp28 di Livin’ by Mandiri Bisa Dapat Paket Makanan, Ini Cara dan Jadwal Program Berbagi Jelang HUT ke-28
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 3 September 2026 Naik atau Turun? Cek Daftar 24K hingga 12K
SR025 BNI 2026: Investasi Mulai Rp1 Juta, Kupon 6,9%, Ada Cashback Rp15 Juta
El Niño dan MBG Dorong Harga Pangan? Ini Risiko Inflasi Indonesia hingga Akhir 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:01 WIB

KPR Subsidi Bisa 40 Tahun, Industri Asuransi Jiwa Kredit Berpeluang Raup Premi Lebih Besar

Sabtu, 5 September 2026 - 23:01 WIB

Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 30,3 Juta, Aplikasi Investasi Tuntun Catat Lonjakan Pengguna 10 Kali Lipat

Sabtu, 5 September 2026 - 09:35 WIB

Harga Emas Perhiasan Sabtu 5 September 2026: 24 Karat Rp2,3 Juta, Ini Rincian Lengkapnya

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Cek Daftar Promo BRI untuk Kuliner hingga Traveling

Jumat, 4 September 2026 - 10:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 September 2026: Cek Harga Terbaru Sebelum Beli atau Jual

Berita Terbaru