TEKNOLOGI,JS- Informasi mengenai biaya admin Livin’ by Mandiri September 2026 kembali menjadi perhatian nasabah, terutama bagi pengguna yang rutin melakukan transfer antarbank, top up e-wallet, membayar tagihan, hingga menggunakan layanan Virtual Account (VA).
Perubahan biaya transaksi pada layanan digital banking menjadi hal penting karena nominal kecil seperti Rp1.000, Rp2.500 atau Rp6.500 dapat terasa cukup besar jika transaksi dilakukan berkali-kali dalam satu bulan.
Karena itu, nasabah sebaiknya mengetahui tarif transfer Bank Mandiri terbaru, biaya top up e-wallet, biaya pembayaran Virtual Account, serta layanan Livin’ by Mandiri yang masih gratis sebelum melakukan transaksi.
Berdasarkan informasi terbaru pada kanal resmi Bank Mandiri, biaya transaksi Livin’ by Mandiri memang berbeda-beda sesuai jenis layanan yang digunakan.
Daftar Biaya Admin Livin’ by Mandiri September 2026
Berikut rangkuman biaya yang perlu diperhatikan nasabah:
Jenis transaksi- Biaya admin
- Transfer sesama Bank Mandiri- Gratis
- Transfer antarbank BI-Fast- Rp2.500
- Transfer Online- Rp6.500
- Transfer SKN- Rp2.900
- Transfer RTGS- Rp30.000
- Top up DANA- Rp1.000
- Top up ShopeePay- Rp1.000
- Top up GoPay- Rp1.200
- Top up OVO melalui e-channel- Rp1.000
- Virtual Account- Rp2.500-Rp5.000, tergantung biller
- Tarik tunai tanpa kartu- Gratis
Catatan: biaya tertentu dapat mengikuti jenis biller atau kebijakan penyedia layanan. Nasabah perlu mengecek nominal yang muncul pada halaman konfirmasi sebelum memasukkan PIN.
1. Transfer Sesama Bank Mandiri Gratis
Kabar baik bagi nasabah, transfer dari satu rekening Bank Mandiri ke rekening Bank Mandiri lainnya tidak mengenakan biaya administrasi.
Fasilitas ini menjadi salah satu pilihan paling hemat bagi nasabah yang sering memindahkan dana antar rekening Mandiri.
Selain itu, Livin’ by Mandiri menyediakan beberapa pilihan transfer antarbank dengan tarif berbeda. Nasabah dapat memilih metode berdasarkan kebutuhan, nominal transaksi, serta kecepatan dana sampai ke rekening tujuan.
2. Biaya Transfer BI-Fast Mandiri Rp2.500
BI-Fast Mandiri menjadi salah satu metode transfer antarbank yang banyak digunakan karena tarifnya relatif murah.
Bank Mandiri menetapkan biaya Rp2.500 per transaksi untuk transfer melalui BI-Fast. Layanan ini tersedia 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
Bank Mandiri juga mencantumkan batas maksimal transfer BI-Fast sebesar Rp100 juta per transaksi dan Rp150 juta per hari.
Dengan demikian, jika nasabah ingin mengirim uang ke rekening bank lain dan tidak membutuhkan metode RTGS atau SKN, BI-Fast menjadi salah satu pilihan yang menarik dari sisi biaya.
3. Transfer Online Dikenakan Rp6.500
Selain BI-Fast, Livin’ by Mandiri menyediakan metode Transfer Online.
Biaya transfer Online mencapai Rp6.500 per transaksi. Bank Mandiri mencantumkan limit metode ini hingga Rp50 juta per transaksi.
Karena biaya BI-Fast lebih rendah, nasabah dapat mempertimbangkan BI-Fast untuk transaksi antarbank reguler selama bank tujuan mendukung layanan tersebut.
4. Biaya Transfer SKN Rp2.900
Metode berikutnya adalah SKN atau Sistem Kliring Nasional.
Bank Mandiri mencantumkan biaya sebesar Rp2.900 per transaksi. Limit transaksi SKN mencapai Rp200 juta.
Namun, berbeda dengan BI-Fast, SKN memiliki waktu operasional tertentu pada hari kerja. Karena itu, nasabah perlu memperhatikan jadwal transaksi apabila membutuhkan dana sampai pada waktu tertentu.
5. Transfer RTGS Paling Mahal, Rp30.000
Untuk transaksi bernilai besar, nasabah dapat menggunakan RTGS.
Bank Mandiri menetapkan biaya Rp30.000 per transaksi melalui metode tersebut. Limit transaksi RTGS berada pada kisaran Rp100.000.001 hingga Rp500 juta.
Artinya, RTGS lebih cocok untuk kebutuhan transfer bernilai besar dibandingkan transaksi harian dengan nominal kecil.
6. Biaya Top Up DANA di Livin’ by Mandiri
Nasabah yang sering mengisi saldo DANA juga perlu memperhatikan biaya administrasi.
Bank Mandiri menetapkan biaya Rp1.000 untuk setiap transaksi top up DANA melalui channel Bank Mandiri, termasuk Livin’ by Mandiri. Biaya tersebut berada di luar nominal top up.
Sebagai contoh, ketika nasabah memilih top up DANA Rp100.000, rekening akan terdebit Rp101.000 jika biaya administrasi Rp1.000 berlaku.
Bank Mandiri juga menyediakan proses top up DANA melalui menu pembayaran di Livin’.
7. Top Up ShopeePay Rp1.000
Pengguna ShopeePay juga perlu mengetahui adanya biaya transaksi.
Bank Mandiri mencantumkan biaya Rp1.000 untuk top up ShopeePay melalui Livin’ by Mandiri. Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak 1 November 2025.
Karena itu, pengguna sebaiknya memperhitungkan biaya tersebut ketika menentukan nominal saldo yang ingin masuk ke ShopeePay.
8. Top Up GoPay Naik Menjadi Rp1.200
Sementara itu, Bank Mandiri juga melakukan perubahan biaya administrasi top up GoPay.
Mulai 15 Juli 2026, biaya top up GoPay Customer melalui channel Bank Mandiri berubah menjadi Rp1.200 per transaksi, dari sebelumnya Rp1.000. Ketentuan tersebut berlaku melalui Livin’ by Mandiri, ATM, MCM dan channel Bank Mandiri lainnya.
Dengan demikian, pengguna GoPay yang melakukan top up secara rutin perlu memasukkan biaya Rp1.200 tersebut ke dalam perhitungan transaksi.
9. Biaya Top Up OVO
Untuk OVO, Bank Mandiri menjelaskan bahwa biaya administrasi melalui e-channel non-agen tetap Rp1.000 per transaksi, sedangkan transaksi melalui agen mencapai Rp1.500 per transaksi.
Bank Mandiri juga menjelaskan bahwa perubahan tertentu berkaitan dengan mekanisme pengenaan biaya, bukan perubahan tarif.
Karena itu, nasabah perlu memperhatikan tampilan biaya pada halaman konfirmasi sebelum menyelesaikan transaksi.
10. Virtual Account Bisa Rp2.500 hingga Rp5.000
Selain transfer dan top up e-wallet, nasabah juga sering menggunakan Livin’ by Mandiri untuk membayar Virtual Account atau VA.
Bank Mandiri mencantumkan biaya transaksi Virtual Account pada kisaran Rp2.500 hingga Rp5.000. Besaran biaya bergantung pada kesepakatan antara biller dan Bank Mandiri.
Artinya, tidak semua pembayaran VA otomatis mengenakan biaya yang sama.
Nasabah dapat melihat biaya yang berlaku sebelum menyelesaikan pembayaran. Langkah ini penting agar nominal saldo rekening mencukupi.
Tarik Tunai Tanpa Kartu Livin’ by Mandiri Tetap Gratis
Ada informasi yang sebelumnya menyebut tarik tunai tanpa kartu melalui Livin’ by Mandiri dikenakan biaya Rp500 mulai 15 Juli 2026.
Namun, Bank Mandiri kemudian membatalkan rencana tersebut.
Dengan demikian, tarik tunai tanpa kartu tetap gratis bagi nasabah. Layanan tersebut tetap menjadi salah satu fitur Livin’ by Mandiri yang menarik karena nasabah dapat mengambil uang di ATM Mandiri tanpa membawa kartu debit.
Karena itu, nasabah tidak perlu memasukkan biaya Rp500 sebagai pengeluaran untuk layanan tarik tunai tanpa kartu pada September 2026.
Cara Menghemat Biaya Transaksi di Livin’ by Mandiri
Nasabah dapat melakukan beberapa langkah sederhana untuk mengurangi biaya administrasi.
Pertama, gunakan BI-Fast untuk transfer antarbank reguler karena tarifnya Rp2.500 per transaksi.
Kedua, hindari Transfer Online Rp6.500 apabila kebutuhan transaksi dapat dilakukan menggunakan BI-Fast.
Ketiga, periksa biaya top up sebelum memasukkan PIN. Setiap e-wallet dapat memiliki ketentuan berbeda.
Keempat, jika membayar Virtual Account, perhatikan biaya yang muncul pada halaman konfirmasi.
Terakhir, hindari transaksi kecil yang terlalu sering apabila dapat digabungkan secara efisien tanpa mengganggu kebutuhan keuangan.
Mengapa Biaya Admin Perlu Diperhatikan?
Bagi nasabah yang hanya melakukan satu atau dua transaksi dalam sebulan, biaya Rp1.000-Rp6.500 mungkin terlihat kecil.
Namun, bagi pengguna aktif mobile banking, biaya tersebut dapat terakumulasi.
Sebagai contoh, jika seseorang melakukan transfer antarbank melalui metode Transfer Online sebanyak 10 kali dalam sebulan, biaya administrasinya mencapai Rp65.000.
Sebaliknya, dengan BI-Fast, 10 transaksi menghasilkan biaya Rp25.000.
Ada selisih Rp40.000 dalam sebulan.
Karena itu, memahami Bank Mandiri transfer fee dan biaya layanan digital banking dapat membantu nasabah mengatur pengeluaran dengan lebih efisien.
Jangan Lupa Cek Biaya Sebelum Masukkan PIN
Bank Mandiri menyediakan informasi biaya pada proses transaksi. Nasabah sebaiknya tidak langsung memasukkan PIN sebelum memeriksa nama penerima, nominal, jenis transaksi, dan biaya administrasi.
Langkah tersebut juga membantu mengurangi risiko salah transfer atau pembayaran.
Bank Mandiri sendiri mengingatkan nasabah untuk memastikan kebenaran data transaksi sebelum memasukkan PIN pada proses transfer.
FAQ
Apakah transfer sesama Mandiri dikenakan biaya?
Tidak. Transfer antar rekening Bank Mandiri gratis.
Berapa biaya transfer BI-Fast di Livin’ by Mandiri?
Biaya BI-Fast sebesar Rp2.500 per transaksi.
Berapa limit BI-Fast Mandiri?
Limit BI-Fast mencapai Rp100 juta per transaksi dan Rp150 juta per hari berdasarkan informasi Bank Mandiri.
Berapa biaya Transfer Online Mandiri?
Transfer Online dikenakan biaya Rp6.500 per transaksi.
Berapa biaya transfer SKN?
Biaya SKN sebesar Rp2.900 per transaksi.
Berapa biaya RTGS Mandiri?
Biaya RTGS sebesar Rp30.000 per transaksi.
Berapa biaya top up DANA melalui Livin’?
Bank Mandiri menetapkan biaya Rp1.000 per transaksi untuk top up DANA.
Berapa biaya top up ShopeePay?
Biaya top up ShopeePay melalui Livin’ by Mandiri sebesar Rp1.000 per transaksi.
Berapa biaya top up GoPay?
Mulai 15 Juli 2026, biaya top up GoPay melalui channel Bank Mandiri menjadi Rp1.200 per transaksi.
Apakah tarik tunai tanpa kartu dikenakan biaya Rp500?
Tidak. Bank Mandiri membatalkan rencana tarif Rp500 sehingga layanan tarik tunai tanpa kartu tetap gratis.
Berapa biaya pembayaran Virtual Account?
Biaya VA berada pada kisaran Rp2.500-Rp5.000, bergantung pada biller dan kesepakatan dengan Bank Mandiri.
Kesimpulan
Biaya admin Livin’ by Mandiri September 2026 sangat bergantung pada jenis transaksi. Transfer sesama Mandiri tetap gratis, sedangkan transfer antarbank melalui BI-Fast mengenakan Rp2.500, Transfer Online Rp6.500, SKN Rp2.900, dan RTGS Rp30.000.
Untuk kebutuhan e-wallet, biaya juga berbeda. Top up DANA dan ShopeePay masing-masing Rp1.000, sedangkan top up GoPay mencapai Rp1.200 per transaksi mulai 15 Juli 2026.
Sementara itu, pembayaran Virtual Account dapat mengenakan biaya Rp2.500 hingga Rp5.000 tergantung biller.
Yang tidak kalah penting, tarik tunai tanpa kartu melalui Livin’ by Mandiri tetap gratis, setelah Bank Mandiri membatalkan rencana tarif Rp500.
Dengan memahami struktur biaya tersebut, nasabah dapat memilih metode transaksi yang paling hemat dan menghindari biaya administrasi yang sebenarnya tidak perlu.(*)










