Raperda APBD-P 2026 Sungai Penuh Masuk Pembahasan, Ini Kata Wawako Azhar

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wawako sungai penuh, Azhar Hamzah saat menyampaikan sambutan  pada paripurna DPRD Sungai Penuh

Wawako sungai penuh, Azhar Hamzah saat menyampaikan sambutan pada paripurna DPRD Sungai Penuh

SUNGAIPENUH,JS- Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menyampaikan tanggapan Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2026.

Penyampaian tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna Ketiga Masa Persidangan Kesatu DPRD Kota Sungai Penuh, Kamis (17/9), di Aula DPRD Kota Sungai Penuh.

Agenda ini menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan APBD Perubahan 2026. Melalui rapat tersebut, pemerintah daerah memberikan jawaban atas berbagai pandangan, pertanyaan, saran, serta masukan yang sebelumnya disampaikan fraksi-fraksi DPRD.

Pembahasan APBD Perubahan tidak hanya berkaitan dengan perubahan angka pendapatan dan belanja daerah. Lebih jauh, kebijakan tersebut berkaitan dengan arah pembangunan, pelayanan masyarakat, pembiayaan program pemerintah, serta kemampuan daerah dalam menyesuaikan anggaran dengan kebutuhan yang berkembang sepanjang tahun.

Azhar Hamzah Sampaikan Apresiasi kepada DPRD

Dalam rapat paripurna itu, Pemkot Sungai Penuh menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah memberikan pandangan terhadap Raperda Perubahan APBD 2026.

Menurut Azhar, masukan DPRD menjadi bagian penting dalam proses pembahasan anggaran daerah.

Pemerintah, kata dia, membutuhkan pandangan dari lembaga legislatif agar kebijakan anggaran yang disusun dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih tepat.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD atas saran, masukan, dan kritik konstruktif yang telah disampaikan. Hal ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan Kota Sungai Penuh,” ujar Azhar.

Ia menilai komunikasi antara pemerintah daerah dan DPRD perlu terus berjalan dalam pembahasan kebijakan pembangunan.

Dengan komunikasi tersebut, pemerintah dapat mempertimbangkan berbagai masukan sebelum mengambil keputusan terkait program dan penggunaan anggaran daerah.

APBD-P 2026 Berkaitan dengan Kebutuhan Masyarakat

Perubahan APBD 2026 memiliki posisi penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah daerah perlu menyesuaikan rencana anggaran dengan kondisi aktual serta kebutuhan masyarakat.

Karena itu, pembahasan APBD Perubahan tidak sekadar membahas perubahan pos anggaran.

Pemerintah juga perlu melihat kembali prioritas pembangunan, kebutuhan pelayanan publik, kemampuan keuangan daerah, serta efektivitas program yang berjalan.

Dalam konteks tersebut, pandangan fraksi DPRD dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.

Setiap masukan yang muncul dalam rapat paripurna dapat menjadi bagian dari proses pembahasan sebelum Raperda Perubahan APBD memasuki tahapan berikutnya.

Baca Juga :  Muaro Jambi Perketat Aturan Karhutla: Buka Lahan dengan Membakar Dilarang, Ini Sanksinya

Pemerintah Dorong Pengelolaan Anggaran yang Tepat

Pengelolaan anggaran pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjalankan program pembangunan.

Anggaran yang tersedia harus diarahkan untuk membiayai kebutuhan yang memiliki manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga perlu menjaga agar pelaksanaan program berjalan sesuai perencanaan.

Efisiensi menjadi salah satu aspek yang penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah dapat melakukan evaluasi terhadap program dan kegiatan agar penggunaan anggaran memberikan manfaat yang optimal.

Pada sisi lain, kebutuhan masyarakat dapat berubah sepanjang tahun. Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu memiliki kemampuan untuk melakukan penyesuaian melalui mekanisme APBD Perubahan.

Pelayanan Publik Menjadi Perhatian

Salah satu tujuan utama kebijakan anggaran daerah ialah mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Pelayanan publik mencakup berbagai bidang yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Karena itu, penyusunan anggaran perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap perubahan anggaran tahun 2026 dapat mendukung program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

Mulai dari pembangunan daerah, pelayanan pemerintahan, hingga program yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, semuanya membutuhkan perencanaan anggaran yang terukur.

Mengapa APBD Perubahan Penting?

APBD Perubahan memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk menyesuaikan kebijakan fiskal dengan perkembangan kondisi selama satu tahun anggaran.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah dapat melakukan perubahan terhadap sejumlah komponen anggaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pembahasan bersama DPRD kemudian menjadi bagian dari proses politik anggaran di tingkat daerah.

Karena itu, proses pembahasan harus berjalan secara terbuka, terukur, dan berdasarkan kebutuhan pembangunan.

Masukan Fraksi Menjadi Bahan Pembahasan

Fraksi-fraksi DPRD memiliki peran dalam memberikan pandangan terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Pandangan tersebut dapat mencakup berbagai aspek, termasuk pengelolaan keuangan, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta program yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menyatakan bahwa berbagai masukan tersebut menjadi bahan penting dalam proses penyempurnaan Raperda Perubahan APBD 2026.

Azhar juga menekankan pentingnya hubungan kerja yang konstruktif antara eksekutif dan legislatif.

Menurutnya, pemerintah dan DPRD memiliki peran masing-masing dalam menjalankan pemerintahan daerah.

Namun, kedua lembaga tersebut memiliki kepentingan yang sama dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Fokus pada Pembangunan Kota Sungai Penuh

Pembahasan APBD Perubahan 2026 juga memiliki kaitan erat dengan keberlanjutan program pembangunan di Kota Sungai Penuh.

Pemerintah membutuhkan dukungan anggaran untuk menjalankan berbagai program yang telah masuk dalam perencanaan.

Pada saat yang sama, pemerintah perlu memastikan setiap kegiatan memiliki dasar perencanaan yang jelas.

Dengan demikian, anggaran daerah tidak hanya berfungsi sebagai dokumen keuangan. APBD juga menjadi instrumen utama pemerintah untuk menjalankan kebijakan pembangunan.

Karena itu, pembahasan APBD Perubahan menjadi momentum bagi pemerintah dan DPRD untuk kembali melihat prioritas pembangunan yang perlu mendapat perhatian.

Transparansi Anggaran Jadi Bagian Penting

Pengelolaan keuangan daerah juga berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas.

Masyarakat memiliki kepentingan untuk mengetahui bagaimana pemerintah mengelola anggaran daerah.

Pemerintah daerah perlu menyampaikan informasi mengenai kebijakan anggaran secara jelas agar masyarakat memahami arah penggunaan keuangan daerah.

Transparansi juga dapat mendukung pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah.

Dengan pengawasan yang berjalan baik, pemerintah dapat melakukan evaluasi terhadap program yang sudah berjalan sekaligus memperbaiki kebijakan yang membutuhkan penyesuaian.

APBD-P 2026 Diharapkan Mendukung Ekonomi Daerah

Selain pelayanan publik, kebijakan anggaran daerah juga dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi.

Program pembangunan dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru ketika pemerintah mengarahkan belanja daerah pada sektor yang memiliki manfaat luas.

Pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan ekonomi daerah membutuhkan dukungan kebijakan dan anggaran yang tepat.

Karena itu, perubahan APBD 2026 memiliki arti penting dalam menjaga keberlanjutan program pemerintah hingga akhir tahun anggaran.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap setiap program yang mendapat dukungan anggaran dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tahapan Pembahasan Masih Berlanjut

Rapat paripurna penyampaian tanggapan wali kota terhadap pandangan fraksi merupakan bagian dari rangkaian pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026.

Setelah tahapan tersebut, pemerintah bersama DPRD akan melanjutkan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku.

Proses pembahasan tersebut penting untuk memastikan substansi Raperda dapat sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah dan kemampuan keuangan pemerintah.

Pada akhirnya, keputusan terkait Perubahan APBD 2026 akan menjadi dasar pemerintah dalam menjalankan program dan kegiatan sampai berakhirnya tahun anggaran.

Baca Juga :  Buka Lahan dengan Cara Dibakar Dilarang! Warga Kerinci Wajib Tahu Aturan dan Sanksinya

Azhar: Kritik Konstruktif Dibutuhkan

Azhar menilai kritik dan saran dari DPRD memiliki fungsi penting dalam proses pemerintahan.

Menurutnya, kritik konstruktif dapat membantu pemerintah melihat berbagai persoalan dari sudut pandang yang lebih luas.

Karena itu, pemerintah tidak hanya membutuhkan dukungan, tetapi juga evaluasi terhadap kebijakan yang berjalan.

“Hal ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan Kota Sungai Penuh,” ujar Azhar.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah membuka ruang terhadap berbagai masukan dalam proses pembahasan kebijakan daerah.

Harapan terhadap APBD Perubahan 2026

Dengan berlangsungnya pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026, pemerintah berharap kebijakan anggaran dapat mendukung kebutuhan masyarakat Kota Sungai Penuh.

Perubahan anggaran juga diharapkan mampu menjaga kesinambungan program pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pada akhirnya, efektivitas APBD tidak hanya terlihat dari besarnya anggaran yang tersedia.

Ukuran penting lainnya terletak pada bagaimana pemerintah mengelola anggaran tersebut dan sejauh mana program yang dijalankan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rapat paripurna DPRD Kota Sungai Penuh pada Kamis (17/9) menjadi salah satu bagian dari proses tersebut.

Pemerintah dan DPRD selanjutnya akan melanjutkan pembahasan sesuai tahapan yang berlaku hingga Raperda Perubahan APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2026 mencapai tahap akhir.

Dengan pembahasan yang melibatkan pemerintah dan DPRD, kebijakan APBD-P 2026 Kota Sungai Penuh diharapkan dapat mendukung pembangunan, memperkuat pelayanan publik, dan menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih tepat.(AN)

Berita Terkait

Pendaftaran Lelang 5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Ditutup Hari Ini, Ini Pesan Kepala BKPSDM
Bupati Muaro Jambi Larang Lahan Bekas Karhutla Ditanami Selama 2 Tahun, Pelanggar Terancam Pidana
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Jamuan Pangdam XX/TIB, Bahas Penguatan Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Wako Alfin Sambut Pangdam XX/TIB di Sungai Penuh, Sinergi Pemda dan TNI Diperkuat
Muaro Jambi Perketat Aturan Karhutla: Buka Lahan dengan Membakar Dilarang, Ini Sanksinya
PMK PNS Kota Sungai Penuh: Ini 8 Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Peninjauan Masa Kerja
Kasus ISPA Sungai Penuh Naik Tajam, Ini Langkah Perlindungan Kesehatan yang Perlu Dilakukan
Perubahan APBD Sungai Penuh 2026 Masuk DPRD, Wako Alfin Sampaikan Program Prioritas hingga Akhir Tahun
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB

Pendaftaran Lelang 5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Ditutup Hari Ini, Ini Pesan Kepala BKPSDM

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Bupati Muaro Jambi Larang Lahan Bekas Karhutla Ditanami Selama 2 Tahun, Pelanggar Terancam Pidana

Jumat, 18 September 2026 - 07:12 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Jamuan Pangdam XX/TIB, Bahas Penguatan Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Kamis, 17 September 2026 - 16:31 WIB

Raperda APBD-P 2026 Sungai Penuh Masuk Pembahasan, Ini Kata Wawako Azhar

Kamis, 17 September 2026 - 15:34 WIB

Wako Alfin Sambut Pangdam XX/TIB di Sungai Penuh, Sinergi Pemda dan TNI Diperkuat

Berita Terbaru