Tantangan Pembebasan Lahan Perluasan Bandara Depati Parbo

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Depati Parbo, beberapa ganti rugi bidang lahan masih rampung.

Bandara Depati Parbo, beberapa ganti rugi bidang lahan masih rampung.

KERINCI,JS– Dilema, tantangan pembebasan beberapa bidang lahan untuk perluasan Bandara Depati Parbo hingga kini belum selesai. Pihak Kementerian Perhubungan dan pemilik tanah belum mencapai kesepakatan harga, sehingga mereka masih belum membebaskan 11 bidang tanah

Seorang ahli waris Burhanuddin mengungkapkan bahwa hingga saat ini, mereka belum menerima pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut.

“Sampai sekarang, kami belum menerima pembayaran ganti rugi. Ahli waris yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa lokasi lahan Pak Burhanuddin tepat di pintu masuk bandara.

Baca Juga :  Sungai Penuh Bergerak, Bantu Korban Bencana Sumatera

Humas Bandara Depati Parbo, Ori, mengonfirmasi bahwa pihaknya masih belum menuntaskan pembebasan beberapa lahan. Namun, ia memastikan pembangunan perluasan bandara tetap berjalan sesuai rencana. Pihak bandara berupaya terus berkoordinasi dengan ahli waris agar mereka segera menyelesaikan pembayaran ganti rugi.

Baca Juga :  Jalan Rusak Dihiasi Semak Belukar, Jalan Dua Kecamatan Kerinci

“Kami akan terus berkoordinasi dengan ahli waris terkait pembayaran ganti rugi lahan,” kata Ori.

Perluasan Bandara Depati Parbo bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bandara, mendukung peningkatan jumlah penumpang, dan mendorong sektor pariwisata di Bangka Belitung. Meskipun demikian, proses pembebasan lahan menjadi salah satu tantangan terbesar dalam proyek ini.(AN)

Berita Terkait

Sri Kartini Alfin Tegaskan Stunting Tak Boleh Ada di Sungai Penuh, Warga Diminta Segera Melapor Jika Menemukan Kasus
Bupati Anwar Sadat Dampingi Launching Posyandu 6 SPM Tungkal Ilir, Layanan Warga Kini Lebih Terintegrasi
Dinas Kesehatan Kerinci Raih Penghargaan UPZ Terbesar 2026, Dana Zakat Rp180 Juta Disalurkan untuk Beasiswa dan Bantuan Masyarakat
Jadwal Penggiliran Air PDAM Sungai Penuh Terbaru! Cek Wilayah Terdampak, Penyebab Krisis Air Bersih hingga Solusi Hemat Air di Rumah
Krisis Air Bersih di Jambi Makin Parah, Warga Rela Keluar Rp560 Ribu Sebulan hingga Berburu Air Pukul 04.00 WIB
Musim Kemarau Picu Ancaman Karhutla, Bupati Tanjab Timur Keluarkan Instruksi Darurat untuk Seluruh Camat
Belanja Pegawai Pemkab Sarolangun Masih Melampaui 40 Persen, Harap Bantuan dari Pemerintah Pusat
BKPSDM Sungai Penuh Kantongi Nama ASN Malas Ngantor, Sidak Besar-besaran Segera Digelar, PPPK hingga PNS Terancam Sanksi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Sri Kartini Alfin Tegaskan Stunting Tak Boleh Ada di Sungai Penuh, Warga Diminta Segera Melapor Jika Menemukan Kasus

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Bupati Anwar Sadat Dampingi Launching Posyandu 6 SPM Tungkal Ilir, Layanan Warga Kini Lebih Terintegrasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Dinas Kesehatan Kerinci Raih Penghargaan UPZ Terbesar 2026, Dana Zakat Rp180 Juta Disalurkan untuk Beasiswa dan Bantuan Masyarakat

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Jadwal Penggiliran Air PDAM Sungai Penuh Terbaru! Cek Wilayah Terdampak, Penyebab Krisis Air Bersih hingga Solusi Hemat Air di Rumah

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Krisis Air Bersih di Jambi Makin Parah, Warga Rela Keluar Rp560 Ribu Sebulan hingga Berburu Air Pukul 04.00 WIB

Berita Terbaru