JAMBI,JS- Persaingan antarkafilah dalam Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi tahun 2026 berakhir dengan kemenangan Kota Jambi. Sebagai tuan rumah, Kota Jambi sukses mengumpulkan 674 poin sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai juara umum.
Hasil tersebut menjadi perhatian setelah Dewan Hakim mengumumkan perolehan nilai seluruh kabupaten dan kota peserta MTQH. Keputusan itu sekaligus memperlihatkan persaingan ketat sejumlah daerah dalam memperebutkan posisi tiga besar hingga peringkat berikutnya.
Berdasarkan Keputusan Dewan Hakim MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi yang ditetapkan di Kota Jambi pada 7 November 2026, Kabupaten Muaro Jambi menempati posisi kedua dengan 415 poin. Sementara itu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyusul di peringkat ketiga dengan raihan 402 poin.
Kabar menarik datang dari Kota Sungai Penuh. Daerah yang dikenal sebagai Kota Berjulukan Kota Sejuk tersebut berhasil menempati peringkat keempat dengan total 246 poin.
Adapun Kabupaten Kerinci harus puas berada di posisi terakhir dari 11 kabupaten dan kota peserta dengan perolehan 71 poin.
Kota Jambi Unggul Jauh dalam Perolehan Poin
Keberhasilan Kota Jambi meraih gelar juara umum terlihat dari selisih perolehan nilai dengan pesaing terdekatnya.
Kota Jambi mengumpulkan 674 poin, sedangkan Kabupaten Muaro Jambi yang menempati posisi kedua memperoleh 415 poin. Dengan demikian, terdapat selisih 259 poin antara kedua daerah tersebut.
Di sisi lain, persaingan untuk memperebutkan posisi ketiga berlangsung lebih ketat. Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengumpulkan 402 poin, hanya terpaut 13 poin dari Muaro Jambi.
Perolehan tersebut menunjukkan bahwa persaingan antardaerah tidak hanya berlangsung dalam perebutan gelar juara umum. Posisi tiga besar juga menghadirkan persaingan tersendiri hingga pengumuman hasil akhir.
Berikut Daftar Lengkap Peringkat MTQH ke-55 Provinsi Jambi 2026
Dewan Hakim menetapkan 11 daerah dalam daftar peringkat akhir MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi tahun 2026.
Berikut susunan lengkap perolehan poin masing-masing kabupaten dan kota:
Peringkat Kabupaten/Kota Poin
1 Kota Jambi 674
2 Muaro Jambi 415
3 Tanjung Jabung Barat 402
4 Kota Sungai Penuh 246
5 Tanjung Jabung Timur 220
6 Batang Hari 213
7 Merangin 176
8 Sarolangun 155
9 Bungo 122
10 Tebo 90
11 Kerinci 71
Dari daftar tersebut, Kota Jambi menempati posisi teratas dengan keunggulan yang cukup jauh. Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Barat melengkapi tiga besar.
Selanjutnya, Sungai Penuh berada di urutan keempat, sedangkan Kerinci menempati posisi kesebelas.
Klasemen ini menjadi gambaran hasil kompetisi MTQH tahun 2026 yang melibatkan seluruh daerah di Provinsi Jambi.
Al Haris Tutup MTQH ke-55, Peserta Diminta Terus Tingkatkan Prestasi
Gubernur Jambi Al Haris secara resmi menutup pelaksanaan MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi pada Sabtu malam, 7 November 2026.
Penutupan berlangsung di lapangan depan Kantor Wali Kota Jambi. Kegiatan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian perlombaan yang mempertemukan kafilah dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi yang telah menjadi tuan rumah. Ia juga berterima kasih kepada seluruh panitia, kafilah, official, dan Dewan Hakim yang mendukung kelancaran kegiatan.
Selain itu, Al Haris mengingatkan para peserta yang berhasil meraih prestasi agar tidak cepat merasa puas. Menurutnya, kemenangan dalam perlombaan harus berjalan seiring dengan peningkatan ketakwaan, keimanan, dan pengamalan ajaran agama.
Ia menegaskan bahwa MTQH tidak sekadar menjadi ajang untuk mengejar gelar juara.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus mendorong masyarakat semakin mencintai Al-Qur’an dan hadis serta menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Kota Jambi Catat Prestasi Lima Kali Berturut-turut
Keberhasilan Kota Jambi pada MTQH ke-55 tahun ini juga memperkuat catatan prestasi daerah tersebut dalam kompetisi tingkat provinsi.
Sejumlah laporan menyebut Kota Jambi berhasil mempertahankan gelar juara umum selama lima kali berturut-turut.
Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi pembinaan peserta dalam berbagai cabang perlombaan. Namun, prestasi tersebut tentu membutuhkan perhatian berkelanjutan agar kualitas peserta tetap terjaga pada penyelenggaraan berikutnya.
Karena itu, pembinaan terhadap peserta berprestasi menjadi salah satu hal penting setelah kompetisi berakhir. Para juara perlu mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, sehingga dapat bersaing pada tingkat nasional.
Kabupaten Tebo Siap Menjadi Tuan Rumah MTQH ke-56 Tahun 2027
Setelah penyelenggaraan MTQH ke-55 berakhir di Kota Jambi, estafet tuan rumah selanjutnya mengarah ke Kabupaten Tebo.
Penyerahan bendera MTQH kepada Kabupaten Tebo dalam rangkaian penutupan menjadi tanda dimulainya persiapan menuju MTQH ke-56 tingkat Provinsi Jambi tahun 2027.
Dengan demikian, Kabupaten Tebo memiliki kesempatan untuk mempersiapkan penyelenggaraan sekaligus mendorong pembinaan kafilah daerahnya.
Sementara itu, seluruh kabupaten dan kota perlu menjadikan hasil MTQH ke-55 sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan generasi Qurani.
Bagi Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, hasil tahun ini juga menjadi catatan penting untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi mendatang.
Pada akhirnya, MTQH bukan hanya tentang siapa yang menempati peringkat pertama. Kompetisi ini juga membawa pesan penting mengenai pendidikan keagamaan, kecintaan terhadap Al-Qur’an dan hadis, serta upaya memperkuat kehidupan religius masyarakat Jambi.(TIM)










