JAKARTA,JS— 31 Ribu Guru Non-ASN Terima Tunjangan, BSU Menyusul
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, memaparkan capaian terkait peningkatan kesejahteraan dan kualitas guru. Ia menyampaikan laporan ini pada puncak peringatan Hari Guru Nasional Kemenag di TMII, Jakarta Timur, Sabtu (6/12).
Amien menjelaskan bahwa Kemenag telah menyalurkan tambahan tunjangan bagi guru non-ASN bersertifikasi. “Kami membayarkan Rp500 ribu tambahan tunjangan sertifikasi kepada 31.905 guru non-ASN. Total anggarannya mencapai Rp749,49 miliar,” ujarnya.
Kemenag juga menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi guru non-ASN yang belum memiliki sertifikasi. Amien mengatakan bahwa Kementerian Sekretariat Negara sudah menyetujui rencana tersebut. “Kami tinggal membahasnya dengan Kemenkeu. Nilainya sekitar Rp270,88 miliar dan kami tujukan untuk guru non-ASN yang belum bersertifikasi,” jelasnya.
Selain peningkatan pendapatan, Amien menyoroti perkembangan penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ia menyebut jumlah pesertanya meningkat tajam. “Tahun ini jumlah peserta PPG naik lebih dari 600 persen. Biasanya hanya sekitar 5.000 peserta per tahun. Sekarang, di masa Presiden Prabowo dan mengikuti arahan Menteri Nasaruddin Umar, pesertanya mendekati 100.000 orang dalam satu angkatan,” ujarnya.
Amien mengakhiri pemaparan dengan menegaskan komitmen Kemenag untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru, terutama di lingkungan pendidikan Islam.(AN)








