Pemprov Jambi Kebut Pembangunan 285 KDKMP

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jambi, Alharis saat meninjau salah satu gerai KDMP di Jambi

Gubernur Jambi, Alharis saat meninjau salah satu gerai KDMP di Jambi

JAMBI,JS- Pemerintah Provinsi Jambi menargetkan pembangunan 285 gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) rampung pada Maret 2026. Program ini bertujuan memperkuat infrastruktur ekonomi pedesaan. Pemprov Jambi menjalankan program tersebut melalui kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).

Pemprov Jambi merencanakan pembangunan KDKMP secara merata di seluruh kabupaten dan kota. Keberadaan gudang dan gerai ini mendukung pengembangan unit bisnis koperasi. Dengan fasilitas tersebut, koperasi dapat menjalankan kegiatan ekonomi secara lebih optimal.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan di Jambi Naik, Berikut Rinciannya

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Sardaini, menegaskan percepatan pembangunan bergantung pada kepastian status lahan. Menurutnya, legalitas tanah menentukan kelancaran pembangunan fisik.

“Percepatan pembangunan sangat ditentukan oleh kejelasan status tanah yang clean and clear,” kata Sardaini.

Saat ini, pembangunan KDKMP berjalan di beberapa lokasi. Pemprov Jambi memulai pembangunan di Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kecamatan Simpang Tuan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta Kelurahan Kasang di Kota Jambi. Lokasi tersebut menjadi contoh awal pelaksanaan program.

Baca Juga :  Operasi BBM Bersubsidi: Polisi Jambi Razia Mobil Dimodifikasi

Namun, persoalan lahan masih menjadi kendala utama. Dari 1.585 koperasi yang tercatat di Provinsi Jambi, sekitar 500 koperasi belum memiliki lahan siap bangun. Kondisi ini menghambat pembangunan gudang dan gerai KDKMP.

Oleh karena itu, Pemprov Jambi menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait pengadaan dan pendanaan lahan. Hingga kini, Pemprov Jambi hanya melanjutkan pembangunan pada koperasi yang memiliki lahan berstatus jelas.

“Kami menunggu kebijakan pemerintah pusat. Pemerintah pusat perlu menentukan apakah mereka menyediakan anggaran pembelian tanah atau skema lain,” ujar Sardaini.

Program KDKMP ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Saat ini, koperasi desa dan kelurahan memasuki tahap kedua atau etape dua. Pada tahap ini, pemerintah fokus mengembangkan unit usaha melalui pembangunan fisik.

Tahap pengembangan fisik mencakup pembangunan gerai, gudang, dan sarana penunjang lainnya. Pemprov Jambi berharap pemerintah pusat memberikan dukungan penuh. Dukungan tersebut membantu Pemprov Jambi mencapai target pembangunan sesuai jadwal.(AN)

Berita Terkait

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot
Bukan Bali atau Lombok, Ini Alasan Jambi Jadi Destinasi Favorit Baru 2026
APBD Jambi Tertekan! Belanja Pegawai Lewati Batas, Ini Strategi Pemprov Hadapi Krisis Anggaran
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:30 WIB

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK

Berita Terbaru