RANGKASBITUNG,JS– Senyum tak lepas dari wajah Cacang Hidayat (55) saat ia dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Kabupaten Lebak di Stadion Ona, Rangkasbitung, Senin (22/12/2025).
“Sangat senang, ini penantian panjang saya sejak lama. Akhirnya, saya jadi pegawai yang digaji negara juga,” ujar Cacang dengan mata berbinar.
Perjuangan Cacang memang tidak mudah. Selama 25 tahun bekerja sebagai honorer dengan gaji hanya Rp 500.000 per bulan, ia setia menjaga perpustakaan SMPN 1 Cibadak. Ia membuka ruang baca, menyapu lantai, dan merapikan rak buku dengan penuh dedikasi. Meski penghasilannya jauh dari kata layak, Cacang tetap bertahan karena ia merasa bertanggung jawab terhadap perpustakaan yang telah menjadi bagian hidupnya sejak muda.
“Sudah lama bekerja, walaupun gajinya kecil, tapi ya dijalani saja. Yang penting ada penghasilan,” ungkapnya.
Kini, dengan status baru sebagai PPPK, Cacang mendapatkan kepastian hukum sekaligus harapan penghasilan yang lebih layak. Meski ia belum mengetahui nominal pastinya, antusiasmenya tak terbendung. “Enggak tahu gajinya nanti berapa, tapi katanya naik, makanya sangat senang,” katanya lagi.
Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, menegaskan bahwa pelantikan ini memberi penghargaan kepada para pegawai yang telah lama mengabdi. Tak hanya itu, sebanyak 3.508 PPPK Kabupaten Lebak mengikuti pelantikan dari berbagai formasi, mulai dari guru, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis.
Menurut Hasbi, “Ini sebenarnya masih ada kebutuhan di beberapa sektor lain. Namun, menindaklanjuti peraturan pemerintah dan Kemenpan-RB, mulai tahun 2026 pemerintah tidak akan memperpanjang kontrak honorer lagi.”
Bupati Hasbi berharap seluruh PPPK menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. “Insya Allah semuanya dapat bekerja dengan baik,” pungkasnya.
Dengan demikian, Cacang Hidayat, yang menunggu selama seperempat abad, akhirnya merasakan pengakuan negara atas dedikasinya. Setelah 25 tahun, ia bukan lagi honorer—ia resmi menjadi bagian dari pegawai pemerintah yang sah.(AN)









