SPORT,JS- Nama bek Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, tiba-tiba menghilang dari daftar skuad utama Buriram United dalam beberapa pertandingan penting. Kondisi ini sempat memicu tanda tanya besar di kalangan penggemar sepak bola, terutama pendukung Timnas Indonesia yang mengikuti kiprahnya di kompetisi Asia.
Namun, teka-teki tersebut akhirnya terjawab. Pemain berusia 27 tahun itu ternyata tengah mengalami cedera, sehingga harus menepi dari lapangan dalam beberapa laga terakhir.
Shayne Pattynama Absen di Sejumlah Laga Penting
Absennya Shayne Pattynama terlihat jelas saat Buriram United tampil dominan di ajang Thai FA Cup. Dalam pertandingan melawan Warinchamrap pada 29 Oktober 2025, Buriram United menang telak dengan skor mencolok 12-0. Meski tim tampil luar biasa, nama Pattynama sama sekali tidak muncul dalam daftar pemain.
Tidak berhenti di situ, ia kembali absen saat Buriram United menghadapi Nakhon Ratchasima atau yang dikenal sebagai Swat Cat dalam lanjutan Thai League 1 musim 2025/2026 pada 1 November 2025.
Selanjutnya, pada laga bergengsi melawan Shanghai Port di kompetisi AFC Champions League Elite tanggal 4 November 2025, Shayne Pattynama kembali tidak terlihat dalam skuad. Buriram United bahkan berhasil meraih kemenangan 2-0 dalam pertandingan tersebut tanpa kehadirannya.
Rangkaian absensi ini membuat banyak pihak berspekulasi, mulai dari faktor taktik hingga kemungkinan konflik internal tim.
Cedera Jadi Penyebab Utama
Spekulasi tersebut akhirnya berakhir setelah Shayne Pattynama memberikan klarifikasi langsung melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengungkapkan bahwa cedera yang dialaminya menjadi alasan utama tidak tampil dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Sayangnya saya mengalami cedera minggu lalu,” tulisnya dalam unggahan di akun Instagram @s.pattynama pada Rabu (5/11/2025).
Selain itu, ia juga menegaskan tekadnya untuk segera pulih dan kembali memperkuat tim.
“Saya akan berusaha keras untuk kembali secepat mungkin!” lanjutnya.
Pernyataan ini sekaligus memastikan bahwa absennya Pattynama bukan karena keputusan pelatih atau alasan non-teknis lainnya.
Performa Shayne Pattynama Bersama Buriram United
Sebelum mengalami cedera, Shayne Pattynama menunjukkan kontribusi yang cukup stabil bersama Buriram United. Ia telah tampil dalam sembilan pertandingan di semua kompetisi musim ini.
Secara rinci, ia mencatatkan enam penampilan di Thai League dengan total waktu bermain mencapai 456 menit. Kehadirannya di lini belakang memberikan keseimbangan, terutama dalam membantu transisi permainan dari bertahan ke menyerang.
Selain itu, pengalaman Pattynama bermain di Eropa bersama KAS Eupen juga menjadi nilai tambah bagi Buriram United dalam menghadapi kompetisi level Asia.
Dampak Cedera bagi Buriram United
Cedera yang dialami Shayne Pattynama tentu memberikan dampak tersendiri bagi Buriram United. Meskipun tim masih mampu meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir, kehilangan pemain dengan fleksibilitas tinggi seperti Pattynama tetap menjadi kerugian.
Ia dikenal sebagai bek kiri yang tidak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga aktif membantu serangan. Kemampuannya dalam membaca permainan dan melakukan overlap sering membuka ruang bagi lini depan.
Tanpa dirinya, pelatih harus melakukan rotasi atau mencari alternatif lain untuk menjaga stabilitas lini pertahanan.
Imbas terhadap Timnas Indonesia
Kondisi ini juga menjadi perhatian bagi pecinta sepak bola nasional. Cedera Shayne Pattynama berpotensi memengaruhi kekuatan Timnas Indonesia, terutama jika ia belum pulih saat agenda internasional berlangsung.
Sebagai salah satu pemain naturalisasi yang memiliki pengalaman bermain di Eropa dan Asia, Pattynama kerap menjadi pilihan utama di sektor bek kiri. Kehadirannya sangat penting dalam menghadapi lawan-lawan kuat di level internasional.
Jika pemulihannya berjalan cepat, peluangnya untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia tetap terbuka lebar. Sebaliknya, jika cedera memerlukan waktu lebih lama, pelatih harus menyiapkan opsi cadangan.
Proses Pemulihan dan Target Comeback
Dalam dunia sepak bola modern, proses pemulihan cedera menjadi faktor krusial. Shayne Pattynama dipastikan akan menjalani serangkaian program rehabilitasi untuk mengembalikan kondisi fisiknya ke level terbaik.
Biasanya, pemain akan menjalani beberapa tahapan, mulai dari pemeriksaan medis, terapi fisik, hingga latihan ringan sebelum kembali ke sesi latihan penuh bersama tim.
Tekad yang disampaikan Pattynama menunjukkan motivasi tinggi untuk segera kembali ke lapangan. Hal ini menjadi sinyal positif bagi Buriram United maupun Timnas Indonesia.
Kesimpulan
Absennya Shayne Pattynama dari skuad Buriram United akhirnya terjawab. Cedera menjadi faktor utama yang membuatnya harus menepi dari beberapa pertandingan penting, termasuk di Thai League dan AFC Champions League Elite.
Meski begitu, performa Buriram United tetap stabil tanpa kehadirannya. Namun, secara jangka panjang, tim tetap membutuhkan kontribusi Pattynama untuk menjaga kekuatan lini pertahanan.
Bagi Timnas Indonesia, kondisi ini perlu mendapat perhatian serius. Proses pemulihan yang cepat dan tepat akan sangat menentukan peran Pattynama di agenda internasional mendatang.(*)









