SPT, Ini Mekanisme Coretax DJP untuk Pasangan Suami

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pelaporan SPT

Ilustrasi Pelaporan SPT

JAKARTA,JS— Masa pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak 2025 dimulai pada 1 Januari 2026 dan berakhir pada 31 Maret 2026. Seluruh wajib pajak orang pribadi wajib menyampaikan SPT tepat waktu, termasuk pasangan suami istri.

Seiring dimulainya masa pelaporan tersebut, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menjelaskan mekanisme pelaporan SPT bagi pasangan suami istri melalui sistem administrasi perpajakan Coretax DJP. Sistem perpajakan Indonesia menganut konsep keluarga sebagai satu kesatuan ekonomis.

Konsep Perpajakan Keluarga dalam Sistem Coretax

Baca Juga :  Lapor SPT 2026, Berikut Hal yang Perlu Disiapkan Wajib Pajak

Sistem perpajakan nasional memperlakukan keluarga sebagai satu kesatuan ekonomis. Meski demikian, DJP tetap memberikan pilihan kepada istri yang berstatus sebagai wajib pajak untuk menentukan kewajiban perpajakannya. Istri dapat menggabungkan kewajiban pajaknya dengan suami atau menjalankannya secara terpisah sesuai ketentuan yang berlaku.

DJP menegaskan bahwa penggabungan kewajiban pajak membuat NPWP istri berstatus nonaktif. Dalam kondisi tersebut, suami menyampaikan SPT Tahunan. DJP menyampaikan ketentuan ini melalui akun Instagram resmi @Ditjenpajakri, Selasa (2/12/2025).

Tahapan Awal Penggabungan Kewajiban Pajak

Baca Juga :  Siap-siap, Pemerintah Siapkan Kebijakan Perpajakan Baru

Pasangan suami istri yang memilih penggabungan kewajiban perpajakan perlu melalui beberapa tahapan awal. Pertama, istri mengajukan permohonan penonaktifan NPWP melalui akun Coretax.

Setelah DJP menyetujui permohonan tersebut, suami perlu memastikan NIK istri tercatat dalam Data Unit Keluarga (DUK) pada akun Coretax miliknya.

Cara Mengajukan Nonaktif NPWP Istri

Istri mengajukan permohonan penonaktifan NPWP melalui akun Coretax pribadi. Pertama, wajib pajak login ke akun Coretax, lalu memilih modul Portal Saya, masuk ke menu Perubahan Status, dan memilih sub menu Penetapan Wajib Pajak Nonaktif.

Pada halaman penonaktifan, wajib pajak mengisi formulir secara lengkap. Selanjutnya, wajib pajak memilih alasan penetapan nonaktif, yaitu “Wajib Pajak orang pribadi wanita kawin yang sebelumnya aktif yang kemudian memilih menggabungkan perhitungan pajak dengan suami.”

Setelah itu, wajib pajak mengunggah dokumen pendukung dan menekan tombol Simpan. Wajib pajak kemudian kembali ke halaman permohonan, mencentang pernyataan, dan menekan tombol Simpan. Wajib pajak dapat memantau status permohonan melalui menu Kasus Saya di Portal Saya.

Jika DJP menyetujui permohonan tersebut, DJP akan menerbitkan Surat Penetapan Wajib Pajak Nonaktif.

Proses Penambahan Data Unit Keluarga di Akun Suami

Setelah NPWP istri berstatus nonaktif, suami melanjutkan proses dengan menambahkan Data Unit Keluarga melalui akun Coretax. Suami login ke akun Coretax, membuka modul Portal Saya, lalu memilih menu Profil Saya.

Pada halaman Informasi Umum, suami menekan tombol Edit, kemudian menggulir ke bagian Unit Pajak Keluarga dan memilih opsi Tambah. Suami mengisi formulir Rincian Data Keluarga secara lengkap, lalu menekan tombol Simpan.

Pastikan Data Sinkron dengan Dukcapil

Sebagai tahap akhir, suami kembali ke halaman pembaruan data, mencentang pernyataan, dan menekan tombol Submit. DJP mengingatkan wajib pajak untuk memastikan seluruh data telah sinkron dengan data kependudukan Dukcapil agar tidak mengalami kendala administrasi.

Melalui penerapan sistem Coretax DJP, pemerintah berharap proses pelaporan dan administrasi perpajakan keluarga berjalan lebih tertib, transparan, dan efisien.(AN)

Berita Terkait

Harga BBM Terbaru 16 September 2026: Pertamax Turbo dan Dexlite Naik, Ini Daftar Harga Pertamina, BP, Shell, dan Vivo
Geger OTT KPK! 17 Orang dan 20 Kardus dan Koper Diamankan
BMKG Ingatkan Kekeringan September 2026, 81 Persen Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau
Harga BBM Terbaru 13 September 2026: Pertamax Green, Turbo, Dexlite hingga Shell Diesel Naik
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar Negara Selama 2 Tahun, Berapa Besarannya?
Hampir 1 Juta Guru PPPK Dapat Peluang Ikut Seleksi CPNS 2027, Ini Syarat dan Mekanismenya
Pemerintah Siapkan Rekening Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu-Rp80 Ribu
Bansos September 2026 Cair Lagi? Cek NIK KTP di HP, Ini Cara Cek Penerima dan Jadwal Tahap 3
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:04 WIB

Harga BBM Terbaru 16 September 2026: Pertamax Turbo dan Dexlite Naik, Ini Daftar Harga Pertamina, BP, Shell, dan Vivo

Selasa, 15 September 2026 - 14:01 WIB

Geger OTT KPK! 17 Orang dan 20 Kardus dan Koper Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 08:04 WIB

BMKG Ingatkan Kekeringan September 2026, 81 Persen Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau

Minggu, 13 September 2026 - 10:01 WIB

Harga BBM Terbaru 13 September 2026: Pertamax Green, Turbo, Dexlite hingga Shell Diesel Naik

Jumat, 11 September 2026 - 07:19 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar Negara Selama 2 Tahun, Berapa Besarannya?

Berita Terbaru