TANJAB BARAT,JS– Pemkab Tanjab Barat Matangkan Pembangunan Jargas
Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memimpin rapat koordinasi pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) rumah tangga di Ruang Rapat Bupati Tanjab Barat.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar rapat koordinasi tersebut sebagai bagian dari persiapan pembangunan Jargas Rumah Tangga Paket 1. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia melaksanakan program ini sebagai bagian dari Program Strategis Nasional untuk memperluas akses energi gas bumi bagi masyarakat.
Tekankan Kolaborasi Semua Pihak
Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Jargas tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis. Ia menilai kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat di wilayah yang dilalui pipa gas, sangat menentukan kelancaran program.
“Program Jargas merupakan program strategis nasional. Karena itu, semua pihak perlu memberikan dukungan, khususnya masyarakat, agar pelaksanaan berjalan lancar dan aman,” kata Anwar Sadat.
Kuota Capai 6.661 Sambungan Rumah
Selanjutnya, Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki kuota pemasangan Jargas sebanyak 6.661 sambungan rumah. Pemerintah memprioritaskan pembangunan tahap awal di wilayah Kampung Nelayan.
Namun demikian, Bupati mengakui sejumlah kendala teknis masih muncul di lapangan, terutama pada proses penanaman pipa gas di bawah tanah.
Ajak Masyarakat Dukung Pekerjaan
Oleh sebab itu, Anwar Sadat mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan dan kemudahan selama proses pekerjaan berlangsung. Ia berharap dukungan tersebut dapat mempercepat penyelesaian pembangunan sesuai jadwal dan standar keselamatan.
Bupati menambahkan bahwa program Jargas bertujuan menyediakan energi yang aman, praktis, dan terjangkau bagi rumah tangga. Selain itu, program ini juga mendukung kebutuhan energi pelaku UMKM dan industri kecil menengah.
Dorong Pemerataan Manfaat
Di samping itu, Anwar Sadat berharap pemerintah pusat menambah kuota sambungan Jargas bagi kelurahan lain yang belum terjangkau. Ia ingin masyarakat di seluruh wilayah Tanjung Jabung Barat merasakan manfaat program tersebut secara merata.
Dirjen Migas Tekankan Aspek Keselamatan
Sementara itu, Sub Koordinator Pelaksanaan Pembangunan Jargas, Risdianto, menyampaikan hasil survei awal kepada peserta rapat. Ia menilai pemerintah daerah perlu meningkatkan koordinasi, terutama dalam aspek keselamatan konstruksi jaringan gas.
Risdianto menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan harus mengikuti standar keselamatan yang ketat. Ia menjelaskan bahwa perbedaan karakteristik material pipa dan kondisi lapangan menuntut pengawasan ekstra. Untuk memastikan kesiapan teknis, Dirjen Migas Kementerian ESDM RI selaku PPK akan melakukan peninjauan lanjutan ke lokasi pembangunan.
Dihadiri Unsur Terkait
Rapat koordinasi ini menghadirkan Sekretaris Daerah Tanjab Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BKAD, Kepala Bagian SDA dan Kepala Bagian Ekonomi Setda Tanjab Barat, perwakilan Dinas PUPR, Camat Tungkal Ilir, Lurah Kampung Nelayan, Kepala PKK Pembangunan Jargas Paket 1 beserta tim, kontraktor pelaksana, serta konsultan pengawas.
Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan jaringan gas bumi agar berjalan aman, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(AN)









