Hutang PDAM Tanjabbar Rp 997 Juta, Rekanan Ajukan Somasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Kantor PDAM Tirta Pengabuan Tanjabbar

Foto ; Kantor PDAM Tirta Pengabuan Tanjabbar

TANJABBAR,JS – Hutang PDAM Tanjabbar Rp 997 Juta, Rekanan Ajukan Somasi

PDAM Tirta Pengabuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) menghadapi somasi dari rekanan, CV Jambi Tirta Persada, terkait tunggakan pembayaran pengadaan bahan kimia penjernih air senilai Rp 997.375.000. Somasi ini memicu sorotan publik terhadap manajemen keuangan PDAM.

Tunggakan Sejak Agustus 2024

Baca Juga :  Pansus PI DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke Kemendagri

CV Jambi Tirta Persada menyatakan bahwa PDAM belum membayar pembelian bahan kimia seperti tawas, soda AS, dan kaporit sejak 14 Agustus 2024 hingga 20 Oktober 2025. Padahal, perjanjian antara kedua pihak mengatur pembayaran dilakukan setiap tiga bulan.

Rincian tunggakan yang diklaim rekanan antara lain:

Baca Juga :  Tanjabbar Catatkan 31 Korban Meninggal Akibat Lakalantas 2025

  • 14 Agustus 2024: Rp 71.150.000

  • 16 Agustus 2024: Rp 24.900.000

  • 2 September 2024: Rp 71.150.000

  • 10 September 2024: Rp 85.500.000

  • 12 September 2024: Rp 12.575.000

  • 17 September 2024: Rp 20.825.000

  • 3 Oktober 2024: Rp 85.500.000

  • 3 Oktober 2024: Rp 13.200.000

  • 2 November 2024: Rp 72.500.000

  • 20 November 2024: Rp 38.150.000

  • 6 Desember 2024: Rp 59.500.000

  • 11 Desember 2024: Rp 33.825.000

  • 17 Januari 2025: Rp 11.900.000

  • 4 Februari 2025: Rp 12.575.000

  • 10 Februari 2025: Rp 48.700.000

  • 12 Februari 2025: Rp 43.975.000

  • 18 Maret 2025: Rp 61.700.000

  • 15 April 2025: Rp 61.700.000

  • 7 Mei 2025: Rp 71.150.000

  • 7 Oktober 2025: Rp 44.000.000

  • 20 Oktober 2025: Rp 52.900.000

Total tunggakan mencapai Rp 997.375.000.

PDAM dan DPRD Koordinasi Penyelesaian

Baca Juga :  Sekda Tanjabbar Lantik 7 Pejabat, Berikut Namanya

Direktur Utama PDAM Tirta Pengabuan, Ferry Jirin Elvianto, mengaku sudah menghadiri berbagai pemanggilan, termasuk oleh Komisi II DPRD Tanjung Jabung Barat. Ferry menyatakan bahwa koordinasi berlangsung intens, termasuk komunikasi langsung dengan pengacara rekanan, Pak Marjulis.

“Saya sudah dipanggil di rapat bersama A2, inspektur, Kabag Ekonomi, dan Kabag Hukum. Kemudian kemarin dipanggil Ketua Komisi II DPRD. Saya juga sudah koordinasi via telepon dengan pengacara Pak Marjulis,” ujar Ferry.

“Insya Allah, kami akan berusaha menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.(AN)

Berita Terkait

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:01 WIB

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:44 WIB

Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi

Berita Terbaru