LAM Jambi Anugerahkan Gelar Adat bagi 7 Pimpinan Forkopimda

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pemberian gelar adat ke 7 Pimpinan Forkopimda Jambi.

Prosesi pemberian gelar adat ke 7 Pimpinan Forkopimda Jambi.

JAMBI,JS– Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi menganugerahkan Gelar Adat Melayu Jambi kepada tujuh pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi. Prosesi penganugerahan berlangsung khidmat di Balairungsari LAM Jambi, Rabu (21/1/2026).

Melalui penganugerahan tersebut, LAM Jambi menegaskan peran strategis adat Melayu dalam menopang tata kelola pemerintahan. Pada saat yang sama, adat Melayu Jambi terus menjaga kearifan lokal di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Baca Juga :  Filla Yudra Wakili Jambi di KDI 2025–2026, Babak 10 Besar

Prosesi Adat Berlangsung Khidmat

Sejak awal acara, nuansa adat terasa kuat. Kehadiran pemuka adat, pejabat daerah, dan tamu undangan memperkuat nilai sakral prosesi penganugerahan gelar adat tersebut.

Selanjutnya, Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus (HBA), membacakan penganugerahan gelar adat kepada para penerima. Setelah itu, panitia melanjutkan prosesi dengan penyematan pin, pemasangan selempang, dan pemasangan gordon sebagai tanda pengukuhan gelar adat.

Baca Juga :  Puluhan Pejabat Pemprov Jambi DIilantik, Ini Namanya

Gubernur dan Wakil Gubernur Jalankan Prosesi Adat

Pada tahap berikutnya, Gubernur Jambi Al Haris selaku Pembina LAM Provinsi Jambi melakukan kata penyisipan. Ia juga menyerahkan keris kepada para penerima gelar sebagai simbol amanah adat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyerahkan Piagam Gelar Adat dan buku pokok adat Melayu Jambi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah sebagai pedoman nilai adat.

Tepuk Tawar Simbol Doa dan Restu

Baca Juga :  Gubernur Jambi Minta Kasus SMKN 3 Berbak Berakhir damai

Selain menyerahkan simbol adat, Gubernur Al Haris memberikan tepuk tawar kepada para penerima gelar. Prosesi ini mencerminkan doa dan restu adat agar para penerima mampu menjaga amanah kepemimpinan.

Setelah rangkaian utama selesai, panitia menutup prosesi dengan pengumuman adat sesuai tradisi Melayu Jambi.

Gelar Adat Mengandung Amanah Moral

Dalam sambutannya, Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus, menegaskan makna penganugerahan gelar adat. Menurutnya, gelar adat membawa amanah dan tanggung jawab moral yang besar.

“Yang menerima gelar mesti menjadi teladan. Gelar ini sah secara adat dan memiliki legitimasi hukum karena ketentuan yang berlaku telah mengaturnya,” tegas HBA.

LAM Perkuat Sinergi dengan Pemerintahan

Lebih lanjut, HBA berharap penganugerahan gelar adat ini memperkuat kolaborasi antara unsur adat dan unsur pemerintahan. Dengan sinergi tersebut, masyarakat Jambi dapat terus menjaga keharmonisan sosial.

“Adat hadir sebagai mitra strategis negara dalam merawat kearifan lokal. Karena itu, kami harus terus memperkuat sinergi dengan unsur pemerintahan,” ujarnya.

Sekda Jambi Terima Gelar Kehormatan

Selain enam pimpinan Forkopimda, LAM Jambi juga menganugerahkan satu gelar kehormatan adat kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman. Pemuka adat LAM Jambi memastikan penganugerahan tersebut telah memperoleh persetujuan Gubernur Jambi selaku Pembina LAM.

LAM menilai gelar kehormatan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan peran aktif Sudirman dalam menggerakkan roda pemerintahan Provinsi Jambi.

Daftar Penerima Gelar Adat Melayu Jambi

Berikut tujuh unsur Forkopimda Provinsi Jambi yang menerima Gelar Adat Melayu Jambi:

  1. Ketua DPRD Provinsi Jambi, Datuk M. Hafiz Fattah, bergelar Adipati Utamo Setio Puro
  2. Kapolda Jambi, Datuk Irjen Pol Krisno H. Siregar, bergelar Adipati Utama Siginjai Sakti
  3. Danrem 042/Garuda Putih, Datuk Brigjen TNI Heri Purwanto, bergelar Adipati Utama Sijimat Batuah
  4. Kajati Jambi, Datuk Sugeng Hariadi, bergelar Adipati Utamo Sitimang Jayo
  5. Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, Datin Iva Sudewi, bergelar Adipati Utama Radin Undang
  6. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi, Datuk Hasim Marsalina, bergelar Adipati Utamo Neraco Agamo
  7. Sekda Provinsi Jambi, Datuk Sudirman, bergelar Adipati Utama Tanggo Rajo.(AN)

Berita Terkait

Transformasi RSUD Kerinci Dimulai: Fokus Upgrade Fasilitas, Digitalisasi Layanan, dan Kualitas Tenaga Medis
Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan
Audit LKPD 2025: Azhar Hamzah Dorong Transparansi Total di Pemkot
Kopi Kerinci Tembus Pasar Malaysia, Harga Kopi Indonesia Diprediksi Naik
Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi
Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair
Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya
Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:00 WIB

Transformasi RSUD Kerinci Dimulai: Fokus Upgrade Fasilitas, Digitalisasi Layanan, dan Kualitas Tenaga Medis

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan

Kamis, 2 April 2026 - 12:30 WIB

Audit LKPD 2025: Azhar Hamzah Dorong Transparansi Total di Pemkot

Kamis, 2 April 2026 - 09:26 WIB

Kopi Kerinci Tembus Pasar Malaysia, Harga Kopi Indonesia Diprediksi Naik

Rabu, 1 April 2026 - 10:30 WIB

Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi

Berita Terbaru

Bupati Merangin, M Syukur saat memimpin Entry Meeting Pemkab Merangin bersama BPK

Daerah

Audit BPK 2025 Dimulai! Aset Pemkab Merangin Jadi Sorotan

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:00 WIB