OTOMOTIF,JS– Aki Tidak Sesuai Standar Bisa Rusak Mobil
Aki mobil menyimpan listrik dan menyalurkannya ke seluruh komponen kendaraan. Produsen sudah menyesuaikan voltase dan kapasitas ampere aki dengan kebutuhan mobil. Biasanya, mobil pribadi menggunakan aki 12 volt, sedangkan truk membutuhkan 24 volt.
Pentingnya Voltase yang Sesuai
Didi Ahadi, Technical Service Toyota-Astra Motor (TAM), menekankan pentingnya voltase yang tepat. “Jika menggunakan aki dengan voltase berbeda, misalnya 24 volt untuk mobil yang butuh 12 volt, komponen lain bisa rusak karena dirancang untuk voltase tertentu,” jelas Didi. Dengan kata lain, voltase yang tidak sesuai dapat merusak sistem kelistrikan mobil.
Ampere Terlalu Kecil Bisa Membuat Aki Cepat Drop
Selain voltase, kapasitas ampere juga berpengaruh. Didi menjelaskan, ketika pemilik mobil memasang aki dengan ampere lebih kecil dari standar, aki cepat drop karena beban yang diterima melebihi kemampuan penyimpanan listriknya. “Selain itu, alternator bekerja lebih berat dan kinerjanya terganggu,” tambah Didi.
Ampere Terlalu Besar Juga Bermasalah
Banyak orang berpikir memasang aki berampere besar lebih aman. Namun Didi menegaskan sebaliknya. Aki berampere besar meningkatkan beban alternator. Akibatnya, alternator kesulitan mengisi aki dan berisiko rusak.
Pastikan Sesuai Standar Pabrikan
Didi menyarankan, sebelum mengganti aki, pemilik mobil harus selalu memeriksa voltase dan ampere sesuai standar pabrikan. Kesalahan memilih aki tidak hanya memperpendek umur baterai, tetapi juga bisa menimbulkan masalah pada komponen kelistrikan lainnya.(AN)









