SUNGAIPENUH,JS– APBD Seret, Nasib TPP bagi ASN di Kota Sungai Penuh terancam turun pada tahun anggaran 2026. Ancaman ini muncul setelah pemerintah pusat berencana mengurangi Transfer ke Daerah (TKD) dalam jumlah besar.
Kebijakan tersebut langsung menekan APBD 2026. Belanja modal yang tahun ini mencapai Rp135 miliar merosot tajam menjadi Rp44 miliar. Kondisi ini membuat ruang fiskal pemerintah kota semakin sempit.
Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Damrat, menyebut penurunan anggaran terjadi bukan hanya karena TKD berkurang. Beban belanja pegawai juga meningkat. Jumlah tenaga PPPK terus bertambah, dan pemerintah daerah harus menanggung seluruh gajinya.
“Belanja modal tahun depan tinggal Rp44 miliar. Turunnya jauh sekali. Banyak OPD bahkan tidak punya anggaran untuk kebutuhan dasar. Beli kertas saja tidak bisa,” ujar politisi PDIP itu, Minggu (23/11/2025).
Dengan APBD yang makin ketat, pemerintah daerah menghadapi dilema. Mereka harus memilih antara menjaga stabilitas fiskal atau mempertahankan kesejahteraan ASN.(AN)









