Wabup Katamso Bongkar Kunci Kinerja ASN: Sinergi, Digitalisasi, dan Target Ekonomi Daerah Melonjak!

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR,JS- Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Katamso, menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui apel gabungan yang berlangsung di halaman Mall Pelayanan Publik, Senin (06/04/2026).

Kegiatan ini menghadirkan jajaran strategis pemerintah daerah, mulai dari Inspektorat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Kehadiran lintas instansi ini mempertegas pentingnya kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan.

Apel Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Mesin Penggerak Kinerja

Dalam arahannya, Katamso langsung menegaskan bahwa apel gabungan bukan sekadar rutinitas formal. Ia mengajak seluruh ASN memanfaatkan momentum ini sebagai ruang evaluasi dan penguatan sinergi.

Ia menilai setiap perangkat daerah memegang peran penting dalam menentukan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, koordinasi yang solid menjadi kunci utama.

“Apel ini harus menjadi titik refleksi. Kita evaluasi capaian, lalu kita tingkatkan kinerja secara bersama-sama,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi ASN yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, hasil yang terlihat saat ini lahir dari kerja kolektif, bukan individu.

Capaian Makro 2025 Jadi Bukti Nyata Kinerja ASN

Dalam kesempatan tersebut, Katamso memaparkan sejumlah indikator makro daerah yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025.

Baca Juga :  Tanjabbar Percepat Penanganan Sampah, Masyarakat Dilibatkan

Beberapa capaian penting di antaranya:

  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 73 persen
  • Tingkat Pengangguran Terbuka: 3,12 persen
  • Angka Kemiskinan: 9,67 persen
  • Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD): 67,83 persen

Angka-angka tersebut mencerminkan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus efektivitas tata kelola pemerintahan.

Katamso menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat ASN berpuas diri. Sebaliknya, ia mendorong semua pihak untuk terus meningkatkan performa agar target pembangunan berikutnya bisa tercapai lebih maksimal.

Digitalisasi Layanan dan Transparansi

Selain mengevaluasi capaian, Katamso juga memberikan arahan strategis kepada masing-masing instansi.

Pertama, ia meminta Inspektorat memperkuat fungsi pengawasan guna memastikan seluruh program berjalan sesuai aturan.

Kedua, ia mendorong Dinas Dukcapil untuk mempercepat transformasi digital. Ia menilai layanan berbasis teknologi akan meningkatkan efisiensi sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses administrasi kependudukan.

Ketiga, PTSP diminta mempertahankan bahkan meningkatkan capaian investasi yang telah melampaui target. Ia menyebut investasi sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, BKAD diarahkan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah. Data yang akurat dan transparan dinilai mampu menarik lebih banyak investor.

Dampak Langsung bagi Masyarakat dan Ekonomi Daerah

Kebijakan yang disampaikan Wabup Katamso tidak hanya berdampak pada internal ASN, tetapi juga langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

Dengan peningkatan kinerja dan digitalisasi layanan:

  • Proses administrasi menjadi lebih cepat dan efisien
  • Peluang investasi meningkat, sehingga membuka lapangan kerja baru
  • Transparansi keuangan daerah semakin terjaga
  • Kepercayaan publik terhadap pemerintah meningkat

Dalam jangka panjang, kondisi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Update BMKG Hari Ini: Hujan Ekstrem Landa Indonesia, Jambi Masuk Zona Risiko Tinggi 2026

Suara Masyarakat: Harapan pada Pelayanan yang Lebih Cepat

Sejumlah warga menyambut positif arah kebijakan tersebut. Mereka berharap perubahan yang digaungkan benar-benar terasa dalam pelayanan sehari-hari.

Rudi (34), warga Kuala Tungkal, mengaku sering mengalami kendala saat mengurus dokumen kependudukan. Ia berharap digitalisasi bisa menjadi solusi nyata.

“Kalau semua sudah online dan cepat, kami tidak perlu bolak-balik lagi. Harapannya pelayanan jadi lebih praktis,” ujarnya.

Sementara itu, Siti (29), pelaku UMKM, menilai peningkatan investasi akan membawa dampak besar bagi pelaku usaha kecil.

“Kalau investasi masuk, ekonomi pasti bergerak. Kami sebagai pelaku usaha kecil juga ikut merasakan dampaknya,” katanya.

ASN Harus Jadi Teladan, Bukan Sekadar Pelaksana

Menutup arahannya, Katamso menegaskan bahwa setiap ASN memiliki peran sebagai pemimpin, bukan sekadar pelaksana tugas.

Ia menekankan pentingnya keteladanan dalam sikap dan kinerja. Menurutnya, integritas dan tanggung jawab menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Kekuasaan bukan hanya soal kewenangan. Kekuasaan berarti tanggung jawab dan kemampuan memberi contoh,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa reformasi birokrasi tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada karakter individu ASN itu sendiri.

Sinergi Jadi Kunci Menuju Tanjab Barat Lebih Maju

Apel gabungan ini memperlihatkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam memperkuat sinergi antarinstansi.

Dengan kolaborasi yang solid, digitalisasi layanan, serta fokus pada peningkatan investasi, pemerintah daerah optimistis mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Ke depan, tantangan tentu masih ada. Namun dengan arah kebijakan yang jelas dan dukungan seluruh ASN, Tanjab Barat berpeluang besar menjadi daerah yang lebih maju, transparan, dan kompetitif.(TIM)

Berita Terkait

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker
Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air
Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg
Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu
Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg

Berita Terbaru