Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis, Harganya Berpotensi Naik dan Tembus Pasar Global

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI,JS- Kabar menggembirakan datang bagi ribuan petani dan pelaku usaha pertanian di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Beras Payo Koerintji resmi memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Pengakuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat identitas produk lokal sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kerinci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, Jonson Siagian, menyerahkan langsung sertifikat tersebut kepada Bupati Kerinci, Monadi, dalam acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati


.

Pemberian sertifikat ini menandai babak baru bagi pengembangan komoditas pertanian unggulan Kerinci. Selain memberikan perlindungan hukum terhadap produk asli daerah, sertifikat tersebut juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas Beras Payo Koerintji.

Pengakuan Negara Perkuat Posisi Beras Payo Koerintji

Indikasi Geografis merupakan bentuk perlindungan hukum yang diberikan negara kepada produk yang memiliki karakteristik khusus berdasarkan wilayah asalnya. Dalam konteks Beras Payo Koerintji, karakteristik tersebut lahir dari kombinasi faktor alam dan budaya masyarakat Kerinci yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Wilayah Kerinci memiliki tanah vulkanik yang sangat subur karena berada di kawasan pegunungan dan dekat dengan Gunung Kerinci. Selain itu, suhu udara yang sejuk serta ketersediaan air yang melimpah menciptakan kondisi ideal untuk menghasilkan beras berkualitas premium.

Baca Juga :  Serah Terima Lahan RSUD Kerinci Dimulai, Era Baru Rumah Sakit Modern Segera Hadir

Faktor-faktor tersebut menghasilkan tekstur beras yang pulen, aroma khas, serta cita rasa yang berbeda dibandingkan beras dari daerah lain di Indonesia.

Dengan adanya Sertifikat Indikasi Geografis, masyarakat memperoleh jaminan bahwa produk yang beredar benar-benar berasal dari wilayah Kerinci dan diproduksi sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.

Harga Beras Berpotensi Naik, Kesejahteraan Petani Meningkat

Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendorong lahirnya sertifikasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya mengangkat nama daerah, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan petani.

Monadi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus memperluas jaringan pemasaran Beras Payo Koerintji ke berbagai daerah bahkan pasar internasional.

Ia meyakini bahwa pengakuan resmi dari pemerintah pusat akan memberikan nilai tambah yang signifikan terhadap produk pertanian unggulan daerah.

“Kami ingin Beras Payo Koerintji menjadi kebanggaan nasional. Pemerintah daerah akan memperkuat promosi dan memperluas akses pasar sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan petani,” ujarnya.

Selain itu, sertifikasi tersebut juga memberi peluang terciptanya stabilitas harga yang lebih baik. Ketika konsumen mengenali kualitas dan keaslian produk, mereka cenderung bersedia membayar dengan harga yang lebih tinggi.

Kondisi ini tentu berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani dan pelaku usaha di sektor pertanian.

Perlindungan dari Pemalsuan Produk

Di tengah meningkatnya persaingan pasar, pemalsuan produk menjadi ancaman serius bagi komoditas unggulan daerah. Oleh karena itu, Sertifikat Indikasi Geografis hadir sebagai instrumen penting untuk melindungi identitas asli Beras Payo Koerintji.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Radium Khalis, menilai bahwa sertifikasi tersebut memberikan kepastian hukum yang sangat dibutuhkan.

Menurutnya, keberadaan status Indikasi Geografis akan mencegah pihak-pihak tertentu menggunakan nama Beras Payo Koerintji tanpa memenuhi standar kualitas dan asal wilayah yang telah ditetapkan.

“Kami ingin menjaga nama besar Beras Payo Koerintji. Karena itu, seluruh pihak harus konsisten mempertahankan mutu agar kepercayaan konsumen terus meningkat,” katanya.

Baca Juga :  Heboh Isu Pelantikan Kepala Sekolah di Kerinci, Guru dan Kepsek Mulai Resah

Selanjutnya, pemerintah daerah bersama kelompok tani akan melakukan pengawasan secara berkelanjutan terhadap proses budidaya, panen, hingga distribusi produk.

Langkah tersebut bertujuan menjaga kualitas sekaligus mempertahankan reputasi produk premium asal Kerinci.

Peluang Menembus Pasar Modern dan Ekspor

Di era perdagangan global, konsumen semakin memperhatikan asal-usul produk yang mereka beli. Mereka tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga kualitas, keamanan pangan, serta jaminan keaslian produk.

Kepala Kanwil Kementerian Hukum Jambi, Jonson Siagian, menjelaskan bahwa produk yang telah mengantongi Sertifikat Indikasi Geografis memiliki daya tarik lebih tinggi di pasar modern.

Menurutnya, banyak jaringan ritel modern dan distributor besar yang lebih percaya terhadap produk yang memiliki legalitas dan standar mutu yang jelas.

Karena itu, Beras Payo Koerintji memiliki peluang besar untuk memperluas pasar ke berbagai wilayah Indonesia bahkan ke pasar internasional.

“Indikasi Geografis bukan sekadar sertifikat. Pengakuan ini menunjukkan bahwa negara mengakui kualitas dan keunikan produk tersebut,” ujar Jonson.

Dengan tren meningkatnya permintaan terhadap produk premium dan pangan berkualitas tinggi, peluang ekspor Beras Payo Koerintji juga semakin terbuka lebar.

Kerinci Perkuat Ekonomi Berbasis Kekayaan Intelektual

Selain menyerahkan Sertifikat Indikasi Geografis, pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Kanwil Kementerian Hukum Jambi juga membahas penguatan regulasi daerah terkait Kekayaan Intelektual.

Pemerintah daerah saat ini tengah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk melindungi produk-produk khas Kerinci lainnya.

Beberapa komoditas unggulan yang memiliki reputasi kuat di tingkat nasional bahkan internasional antara lain Kayu Manis Koerintji dan Kopi Arabika Sumatera Koerintji.

Kedua produk tersebut selama ini menjadi penyumbang penting bagi perekonomian masyarakat Kerinci.

Selain sektor pertanian, pemerintah juga mulai memetakan potensi UMKM kreatif yang memiliki peluang memperoleh perlindungan kekayaan intelektual.

Langkah tersebut bertujuan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Momentum Emas Kebangkitan Produk Lokal Jambi

Keberhasilan Beras Payo Koerintji memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis menjadi bukti bahwa produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional maupun global apabila memiliki kualitas, identitas, dan perlindungan hukum yang kuat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kelompok tani, serta Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG), Beras Payo Koerintji kini memasuki fase baru yang lebih menjanjikan.

Tidak hanya menjaga warisan budaya dan pertanian Kerinci, sertifikasi ini juga membuka peluang investasi, meningkatkan daya saing daerah, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Jika seluruh pihak mampu menjaga standar mutu secara konsisten, Beras Payo Koerintji berpotensi menjadi salah satu merek beras premium Indonesia yang dikenal luas di pasar dunia.

Pengakuan negara tersebut sekaligus menjadi hadiah berharga bagi para petani Kerinci yang selama ini menjaga kualitas hasil panen mereka dengan penuh dedikasi. Kini, Beras Payo Koerintji tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kerinci, tetapi juga menjadi aset ekonomi strategis bagi Provinsi Jambi dan Indonesia.(TIM)

Berita Terkait

Tokoh Adat Enam Luhah Siapkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin, Momentum Besar Kenduri Sko Sungai Penuh 2026
Wali Kota Alfin dan TP PKK Kompak Dorong Gerakan Jambi Bersholawat, Soroti Pengaruh Gadget pada Anak
Harga Cabai Naik Lagi, Berikut Update Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh
Gaji ke-13 ASN Kota Jambi Cair, Maulana Ajak Pegawai Dorong Perputaran Ekonomi Lokal
Resmi Ditetapkan ESDM, 4 Situs Geologi Sungai Penuh Jadi Kawasan Cagar Alam Geologi
Wali Kota Sungai Penuh Dukung Program Bangga Kencana, Fokus Tekan Pernikahan Dini
Pemkot Sungai Penuh Dukung Program IJD 2025, Alfin : Jalan sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Harga Pertamax Naik Lagi! Berikut Daftar Harga BBM Pertamina di Jambi Hari Ini 23 Juni 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:01 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis, Harganya Berpotensi Naik dan Tembus Pasar Global

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:31 WIB

Tokoh Adat Enam Luhah Siapkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin, Momentum Besar Kenduri Sko Sungai Penuh 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:03 WIB

Wali Kota Alfin dan TP PKK Kompak Dorong Gerakan Jambi Bersholawat, Soroti Pengaruh Gadget pada Anak

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:02 WIB

Harga Cabai Naik Lagi, Berikut Update Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:01 WIB

Gaji ke-13 ASN Kota Jambi Cair, Maulana Ajak Pegawai Dorong Perputaran Ekonomi Lokal

Berita Terbaru

Cara mengatasi AC mobil kurang dingin

Otomotif

AC Mobil Tiba-Tiba Tidak Dingin? Coba 5 Cara Mudah Ini

Rabu, 24 Jun 2026 - 21:02 WIB