Bocah di Jambi Meninggal Terseret Arus Banjir, Walikota Berduka

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Jambi sampaikan duka mendalam atas meninggalnya bocah yang terseret arus drainase yang diakibatkan banjir di Jambi.

Walikota Jambi sampaikan duka mendalam atas meninggalnya bocah yang terseret arus drainase yang diakibatkan banjir di Jambi.

JAMBI,JS – Bocah di Jambi Meninggal Terseret Arus Banjir, Walikota Berduka.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menyampaikan duka mendalam atas banjir Jumat sore (12/12/2025). Akibatnya, arus banjir membawa Aisyah, bocah perempuan berusia empat tahun, hingga meninggal dunia.

Menurutnya, “Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Jambi, kami sangat berduka. Ananda kita masih berusia sekitar lima tahun, belum punya dosa. Tanpa hisab langsung masuk surga. Insyaallah,” ujar Maulana saat menghadiri prosesi pemakaman Aisyah pada Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga :  Aisyah Diduga Hanyut di Drainase, Tim SAR Lakukan Pencarian

Selain itu, Wali Kota memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang mencari korban, termasuk Damkartan, Basarnas, TNI, dan Polri. “Kami berterima kasih kepada seluruh tim. Apresiasi juga kepada Pak Kapolresta Jambi yang turun langsung ke lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, saat banjir terjadi, Maulana sedang menyerahkan bantuan bencana di luar daerah. Meskipun demikian, ia memastikan tim bergerak cepat. “Kami meminta tim bekerja keras, terutama karena malam hari dan masih ada rintik hujan. Alhamdulillah, tim menemukan korban tadi pagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Bocah 5 Tahun Hanyut di Drainase, Ditemukan Meninggal di Jambi

Lebih lanjut, Wali Kota berharap keluarga korban mendapat ketabahan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin dan petir.

Di samping itu, Pemkot Jambi dan seluruh OPD mengecek kesiapan personel serta sarana-prasarana penanganan bencana. Maulana menegaskan, masyarakat harus ikut aktif. “Saya sudah meminta lurah, forum RT, dan ketua RT bergotong royong membersihkan drainase di wilayah masing-masing,” ujarnya.(AN)

Berita Terkait

Viral! Isu ASN Sungai Penuh Ramai Ajukan Cerai, Benarkah Dampak Pengangkatan PPPK?
Wako Alfin Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo, Ekonomi Desa Sungai Penuh Siap Melejit
Beasiswa IPB Dibuka! Peluang Emas Anak Sarolangun Kuliah Gratis 2026, Bupati Hurmin Siapkan SDM Unggul Masa Depan
Banjir Bungo Jambi Meluas, Ribuan Rumah Warga Terendam
Bupati Kerinci Tunjuk Maya Novefri Jadi Plt Direktur Perumda Tirta Sakti, Ini Tugas dan Target Besarnya
Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus
Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh
Harga Sawit Jambi Turun Lagi! TBS Periode 15–21 Mei 2026 Kini Rp3.860/Kg, Petani Mulai Khawatir
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:01 WIB

Viral! Isu ASN Sungai Penuh Ramai Ajukan Cerai, Benarkah Dampak Pengangkatan PPPK?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:31 WIB

Beasiswa IPB Dibuka! Peluang Emas Anak Sarolangun Kuliah Gratis 2026, Bupati Hurmin Siapkan SDM Unggul Masa Depan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:04 WIB

Banjir Bungo Jambi Meluas, Ribuan Rumah Warga Terendam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:05 WIB

Bupati Kerinci Tunjuk Maya Novefri Jadi Plt Direktur Perumda Tirta Sakti, Ini Tugas dan Target Besarnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:02 WIB

Debit Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Unit 6 dan Unit 7 Rimbo Bujang Terancam Putus

Berita Terbaru