JAMBI,JS- Pemerintah Provinsi Jambi terus mempercepat pemerataan akses listrik bagi masyarakat. Tahun 2026, Pemprov Jambi mengusulkan 4.701 sambungan listrik gratis melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang bersumber dari APBN.
Langkah ini langsung menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki akses listrik mandiri. Program ini juga menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menekan kesenjangan energi di wilayah terpencil.
Kepala Bidang Kelistrikan Dinas ESDM Provinsi Jambi, Saprial, menegaskan bahwa usulan tersebut sudah masuk ke pemerintah pusat dan kini menunggu realisasi.
Target Besar: Hampir 100% Elektrifikasi Jambi
Saat ini, rasio elektrifikasi di Jambi sudah mencapai 99,9 persen. Artinya, hampir seluruh rumah tangga sudah menikmati listrik, baik dari PLN maupun sumber lain.
Namun demikian, pemerintah tetap mengejar target 100 persen elektrifikasi.
Dua desa masih belum tersentuh listrik, yaitu:
- Desa Air Liki
- Desa Air Liki Baru
Kedua wilayah ini berada di Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin.
Selain itu, kondisi geografis yang berupa perbukitan membuat akses jaringan listrik konvensional menjadi sulit.
Solusi Alternatif: Panel Surya Jadi Andalan
Karena medan yang sulit, pemerintah tidak hanya mengandalkan jaringan PLN. Sebaliknya, Dinas ESDM mendorong penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai solusi utama.
Teknologi ini dinilai:
- Lebih cepat diterapkan
- Hemat biaya jangka panjang
- Cocok untuk daerah terpencil
Dengan demikian, desa yang sulit dijangkau tetap bisa menikmati listrik tanpa harus menunggu pembangunan jaringan besar.
Tambahan dari APBD: 50 Sambungan Gratis
Selain mengandalkan APBN, Pemprov Jambi juga bergerak melalui APBD.
Tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan:
- 50 sambungan listrik gratis tambahan
Meskipun jumlahnya tidak besar, langkah ini menunjukkan komitmen daerah dalam mempercepat pemerataan energi.
Realisasi Tahun Sebelumnya
Program BPBL bukan hal baru di Jambi. Pada tahun 2025, pemerintah berhasil merealisasikan:
- 4.525 sambungan dari APBN
- 154 sambungan dari APBD
Angka ini membuktikan bahwa program berjalan konsisten dan terus meningkat setiap tahun.
Cara Daftar BPBL 2026 (Wajib Tahu!)
Agar bisa mendapatkan bantuan listrik gratis, masyarakat harus aktif mengajukan permohonan.
Berikut langkahnya:
- Ajukan permohonan melalui pemerintah desa
- Lengkapi data keluarga tidak mampu
- Masuk dalam basis data penerima bantuan
- Tunggu verifikasi dari Dinas ESDM
Selain itu, pemerintah desa memiliki peran penting dalam mengusulkan warganya.
Syarat Penerima BPBL 2026
Agar lolos sebagai penerima bantuan, calon penerima harus memenuhi kriteria berikut:
- Belum memiliki sambungan listrik PLN
- Termasuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah
- Memiliki rumah sendiri (bukan kontrakan)
- Terdaftar dalam data pemerintah (DTKS atau sejenisnya)
Dengan memenuhi syarat tersebut, peluang untuk mendapatkan bantuan akan semakin besar.
Dampak Besar Program Listrik Gratis
Program BPBL tidak hanya sekadar memasang listrik. Lebih dari itu, program ini memberi dampak luas:
✅ Dampak Ekonomi
Mendorong usaha rumahan
Meningkatkan produktivitas
✅ Dampak Pendidikan
Anak-anak bisa belajar lebih optimal di malam hari
✅ Dampak Sosial
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat
Strategi Pemprov: Jemput Bola ke Desa
Pemprov Jambi tidak hanya menunggu pengajuan. Sebaliknya, mereka aktif mendorong desa untuk segera mengirimkan usulan.
Pendekatan ini terbukti efektif karena:
- Mempercepat proses pendataan
- Menjangkau wilayah terpencil
- Menghindari data tidak akurat
- Dukungan DPR RI Percepat Realisasi
Selain itu, dukungan anggota DPR RI dari dapil Jambi ikut memperkuat peluang realisasi program.
Kolaborasi ini mempercepat:
- Persetujuan anggaran
- Prioritas daerah
- Distribusi bantuan
FAQ
1. Apa itu BPBL 2026?
Program bantuan pemerintah untuk pemasangan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu.
2. Apakah listrik benar-benar gratis?
Ya, pemerintah menanggung biaya pemasangan awal.
3. Siapa yang berhak menerima?
Masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki listrik.
4. Bagaimana jika tinggal di daerah terpencil?
Pemerintah akan menyediakan solusi alternatif seperti panel surya.
5. Kapan program mulai berjalan?
Program direncanakan berjalan sepanjang tahun 2026 setelah persetujuan APBN.
Kesimpulan
Program BPBL 2026 menjadi langkah nyata pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat Jambi mendapatkan akses listrik.
Dengan usulan 4.701 sambungan dari APBN dan tambahan dari APBD, target elektrifikasi penuh semakin dekat.
Selain itu, penggunaan energi surya membuka peluang besar bagi daerah terpencil untuk menikmati listrik tanpa hambatan geografis.
👉 Oleh karena itu, masyarakat harus aktif mengajukan permohonan melalui desa agar tidak tertinggal dari program ini.(*)









