BPOM: Program Makan Bergizi Masih Perlu Perbaikan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Program MBG. (Foto/Google)

Ilustrasi Program MBG. (Foto/Google)

JAKARTA,JS– Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi banyak kekurangan setelah berjalan satu tahun. Kasus keracunan di beberapa daerah muncul karena pengelolaan program belum optimal.

Taruna Dorong Evaluasi Program MBG

Taruna menyebut ada empat aspek utama yang perlu diperbaiki. Pertama, dia menyoroti Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Beberapa produsen belum memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

“Kami berharap tahun ini semua SPP-IRT sudah memenuhi standar tersebut,” kata Taruna.

Dia juga menekankan pentingnya sertifikat cara pembuatan pangan olahan yang baik. Sertifikat ini menunjukkan dapur MBG siap memproduksi makanan sesuai standar keamanan pangan.

Baca Juga :  Konsumsi 5 Minuman Alami, Gula Darah Jadi Stabil

Selain itu, Taruna menegaskan BPOM sudah memeriksa bahan makanan, termasuk protein, karbohidrat, dan serat. Meski begitu, dia meminta Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama untuk memastikan kualitas makanan.

“Evaluasi sangat diperlukan, dan badan gizi paling berhak menilai,” tegas Taruna.

Ratusan Siswa Keracunan di Kudus

Ratusan siswa SMAN 2 Kudus mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG. Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyebut 112 siswa menjalani perawatan di rumah sakit, sementara 450 siswa merasakan gejala keracunan.

“Polri, TNI, relawan, Dinkes, RSUD, dan rumah sakit swasta bekerja sama untuk menangani kasus ini,” ujar Sam’ani, Kamis (29/1).

Baca Juga :  Catat, Jadwal Kapal Roro Jelang Idul Fitri 2026

Dinas Kesehatan Jawa Tengah Buka Hotline Aduan

Dinas Kesehatan Jawa Tengah membuka hotline di nomor 0811-2622-000 untuk menerima laporan terkait MBG. Mereka meneruskan aduan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, menegaskan pihak yang lalai menerima peringatan, dan pihaknya melaporkan kasus tersebut ke BGN.

Pengawasan Ketat Jadi Kunci Keamanan Pangan

Program MBG bertujuan meningkatkan gizi anak-anak, namun pengawasan tetap menjadi tantangan utama. Taruna menekankan semua pihak harus memastikan keamanan pangan, mulai dari sertifikasi hingga bahan baku.

“Perbaikan harus terjadi di semua aspek agar kasus keracunan tidak terulang,” kata Taruna.(*)

Berita Terkait

Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil
Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda
BREAKING: Harga BBM 1 April 2026! Cek Daftar Baru Pertamax, Solar & Dampaknya ke Dompet Anda
APBD Defisit 2026: Gaji PPPK Terancam, Ini Dampak Kebijakan 30% Belanja Pegawai
Waspada! 7 Tanda Gagal Ginjal yang Terlihat di Kaki, Nomor 5 Paling Sering Diabaikan
7 Cholesterol Lowering Foods 2026: Cara Alami Turunkan Kolesterol Tanpa Obat
WFH 1 Hari Mulai Berlaku! Benarkah Bisa Tekan BBM dan Subsidi Energi? Ini Faktanya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00 WIB

Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

BREAKING: Harga BBM 1 April 2026! Cek Daftar Baru Pertamax, Solar & Dampaknya ke Dompet Anda

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:30 WIB

APBD Defisit 2026: Gaji PPPK Terancam, Ini Dampak Kebijakan 30% Belanja Pegawai

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:00 WIB

Waspada! 7 Tanda Gagal Ginjal yang Terlihat di Kaki, Nomor 5 Paling Sering Diabaikan

Berita Terbaru

Kondisi jalan rnah pemetik kerinci

Daerah

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi

Selasa, 31 Mar 2026 - 21:30 WIB

Walikota Jambi, Maulana

Daerah

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:30 WIB