Wali Kota Alfin Resmikan Bunda Literasi Sungai Penuh 2025–2029, Strategi Baru Tingkatkan Minat Baca & SDM Unggul

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Sungai Penuh, Alfin saat memgukuhkan Bunda Literasi dan Buka Festival Literasi Sungai Penuh

Walikota Sungai Penuh, Alfin saat memgukuhkan Bunda Literasi dan Buka Festival Literasi Sungai Penuh

SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui gerakan literasi. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, secara resmi mengukuhkan Bunda Literasi Kota Sungai Penuh dan Bunda Literasi Kecamatan masa bhakti 2025–2029 pada Selasa (11/11).

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri unsur Forkopimda, Ketua DPRD Hutri Randa, Sekda Alpian, serta para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Sungai Penuh. Momentum ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya membaca di tengah masyarakat.

Komitmen Kuat Bangun Budaya Literasi Sejak Dini

Bunda Literasi Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan minat baca di berbagai lapisan masyarakat. Ia menilai literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda.

Selain itu, ia langsung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam gerakan literasi. Ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk kebiasaan membaca.

“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas. Kami ingin menghadirkan gerakan literasi yang hidup di rumah, berkembang di sekolah, dan terasa di ruang publik,” ujarnya dengan penuh optimisme.

Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, program literasi diharapkan mampu menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah kecamatan hingga pelosok.

Strategi Literasi Jadi Kunci SDM Berkualitas

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menegaskan bahwa literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menilai, daerah yang maju selalu ditopang oleh masyarakat yang gemar membaca dan berpikir kritis.

Oleh karena itu, ia mendorong sinergi antara pemerintah, Bunda Literasi, serta komunitas lokal agar program literasi berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Jalan Rusak Parah di Renah Pemetik Kerinci Picu Kerugian Petani, Warga Desak Aksi Nyata Pemerintah

“Kami ingin membangun Sungai Penuh sebagai kota literasi di kaki Gunung Kerinci. Dari sini akan lahir ide-ide besar dan kreativitas yang mampu mendorong kemajuan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai program pendukung, mulai dari penguatan perpustakaan, penyediaan fasilitas baca, hingga digitalisasi literasi.

Peran Penting Sekolah dan Komunitas Literasi

Gerakan literasi tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan sekolah dan komunitas. Oleh sebab itu, pemerintah kota terus mendorong sekolah untuk aktif mengembangkan program membaca, seperti pojok baca, lomba literasi, dan kegiatan menulis kreatif.

Selain itu, komunitas literasi juga memiliki peran strategis dalam menggerakkan masyarakat. Mereka dapat menjadi penghubung antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Kehadiran para pelajar dalam acara pengukuhan tersebut menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap gerakan literasi. Hal ini sekaligus menjadi sinyal positif bahwa budaya membaca mulai tumbuh kembali.

Transformasi Literasi di Era Digital

Di tengah perkembangan teknologi, literasi tidak lagi terbatas pada buku cetak. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mendorong transformasi literasi digital.

Langkah ini mencakup pemanfaatan platform digital, e-book, hingga aplikasi edukasi yang dapat diakses secara luas oleh masyarakat. Dengan demikian, literasi menjadi lebih mudah dijangkau oleh generasi muda yang akrab dengan teknologi.

Selain meningkatkan akses, literasi digital juga membantu masyarakat memilah informasi yang benar di tengah derasnya arus informasi.

Baca Juga :  Warga Sungai Penuh Panik! Kasus Penculikan Anak Bikin Orang Tua Ketakutan, Ini Cara Lindungi Anak dari Kejahatan

Dampak Ekonomi dari Budaya Literasi

Tidak hanya berdampak pada pendidikan, literasi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Masyarakat yang literat cenderung lebih produktif, inovatif, dan mampu menciptakan peluang usaha.

Oleh sebab itu, penguatan literasi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam jangka panjang, hal ini akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Kota Sungai Penuh melihat peluang ini sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan.

Harapan Besar Menuju Kota Literasi

Dengan dikukuhkannya Bunda Literasi Kota Sungai Penuh dan kecamatan, pemerintah berharap gerakan literasi dapat berjalan lebih masif dan terstruktur.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Jika seluruh pihak bergerak bersama, maka cita-cita menjadikan Sungai Penuh sebagai kota literasi bukan sekadar wacana.

Ke depan, berbagai program inovatif akan terus dikembangkan guna meningkatkan minat baca, terutama di kalangan generasi muda.

Kesimpulan

Pengukuhan Bunda Literasi menjadi langkah penting dalam memperkuat budaya membaca di Kota Sungai Penuh. Pemerintah daerah, melalui kepemimpinan Wali Kota Alfin, menunjukkan komitmen kuat dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Dengan strategi kolaboratif dan pemanfaatan teknologi digital, gerakan literasi diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah.(*)

Berita Terkait

Jadwal Penggiliran Air Perumda Air Minum Tirta Khayangan Resmi Berlaku, Warga Diminta Menghemat Air
Seleksi CPNS Sungai Penuh 2026! Pemkot Usulkan 31 Formasi, Ada Dokter Spesialis dan Dokter Umum
100 Warga Miskin Terima Bantuan Sembako, Bupati Hurmin dan TNI Perkuat Program Sosial di Sarolangun
Wako Alfin Kukuhkan Pengurus Dharma Wanita Sungai Penuh 2024–2029, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM Menuju Kota Juara 2030
Ciptakan Pasar Lebih Luas, Ketua Dekranasda Terus Promosikan UMKM Sungai Penuh Disela-sela Kunjungannya Ke Luar Daerah
Kota Sungai Penuh Siapkan RDTR 2046, Sekda Alpian: Pembangunan Harus Sejalan dengan Kelestarian Lingkungan
Over Kapasitas! Jumlah Guru di Sungai Penuh Melebihi Kebutuhan, BKPSDM Perketat Mutasi Sekolah
Viral! Perempuan Asal Kerinci Penumpang Travel Diturunkan di Tengah Jalan Saat Hujan, Keluarga Protes
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:01 WIB

Jadwal Penggiliran Air Perumda Air Minum Tirta Khayangan Resmi Berlaku, Warga Diminta Menghemat Air

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:02 WIB

Seleksi CPNS Sungai Penuh 2026! Pemkot Usulkan 31 Formasi, Ada Dokter Spesialis dan Dokter Umum

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:01 WIB

100 Warga Miskin Terima Bantuan Sembako, Bupati Hurmin dan TNI Perkuat Program Sosial di Sarolangun

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:31 WIB

Wako Alfin Kukuhkan Pengurus Dharma Wanita Sungai Penuh 2024–2029, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM Menuju Kota Juara 2030

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:02 WIB

Ciptakan Pasar Lebih Luas, Ketua Dekranasda Terus Promosikan UMKM Sungai Penuh Disela-sela Kunjungannya Ke Luar Daerah

Berita Terbaru