Bungo Terpuruk dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Kantor Bupai Bungo

Foto ; Kantor Bupai Bungo

BUNGO,JS– Bungo Terpuruk dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

 Kabupaten Bungo menempati posisi rendah dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025. Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026, Bungo meraih nilai indeks 2,18 dan masuk kategori C-, menempatkan daerah ini jauh dari zona aman dan hampir mendekati kategori D dan E.

Pelayanan Publik Belum Optimal

Baca Juga :  Truk Tabrak Travel di Bungo, Satu Penumpang Meninggal Dunia

Hasil evaluasi menunjukkan banyak aspek layanan publik di Bungo belum memenuhi standar ideal. Kejelasan prosedur, kecepatan layanan, transparansi, pengelolaan pengaduan masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi informasi masih tertinggal. Banyak unit layanan masih menggunakan proses manual, belum memaksimalkan digitalisasi, dan minim inovasi layanan.

Faktor Penyebab Rendahnya Skor

Baca Juga :  UBR Jambi Perkuat Sinergi dengan Pemkab Bungo Lewat MoU

Pengamat menyoroti beberapa faktor penyebab rendahnya indeks pelayanan di Bungo. Selain minimnya SOP, ruang layanan belum ramah masyarakat, pengawasan internal lemah, dan budaya pelayanan prima masih rendah. Keterbatasan sumber daya aparatur juga memperlambat reformasi birokrasi. Semua faktor ini saling memperburuk kinerja pelayanan publik.

Pemerintah Daerah Siap Berbenah

Menanggapi hasil evaluasi, Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat, menyatakan pemerintah daerah akan mengambil langkah cepat untuk memperbaiki sistem layanan publik. Ia menekankan pentingnya evaluasi ini sebagai momentum reformasi birokrasi.

“Kami menyadari hasil ini menjadi catatan penting. Insya Allah kami segera melakukan perbaikan menyeluruh. Mohon doa dari masyarakat agar proses ini berjalan lancar,” ujar Tri Wahyu Hidayat.

Dampak Langsung terhadap Masyarakat dan Investasi

Baca Juga :  Kajati Jambi Lantik Dua Pejabat, Termasuk Kajari Bungo

Rendahnya kualitas layanan publik berdampak nyata. Kepercayaan masyarakat menurun, warga cenderung menghindari prosedur resmi, dan risiko praktik pungli meningkat. Dari sisi ekonomi, investor menilai birokrasi yang lambat dan tidak transparan sebagai hambatan. Sektor vital seperti kesehatan, pendidikan, perizinan, dan bantuan sosial juga merasakan dampak negatifnya secara langsung.

Alarm untuk Reformasi Birokrasi

Sejumlah pihak mendorong Pemerintah Kabupaten Bungo menjadikan hasil evaluasi ini sebagai alarm serius. Perbaikan sistemik perlu dilakukan segera, mulai dari peningkatan kompetensi aparatur, pemanfaatan teknologi digital, hingga penyederhanaan mekanisme layanan. Komitmen kuat dari pimpinan daerah menjadi kunci agar pelayanan publik menjadi cepat, transparan, dan berpihak pada masyarakat.

Masyarakat kini menunggu tindakan nyata. Evaluasi ini bisa menjadi pemicu perubahan signifikan, atau sekadar dokumen formal tanpa implementasi.(AN)

Berita Terkait

Kinerja DPRD Kerinci Dipertanyakan, Aktivis Soroti Fungsi Pengawasan
Warga Kerinci-Sungai Penuh Soroti 6 Anggota DPRD Jambi, “Kita Belum Merasakan Punya Wakil”
Wako Alfin Kukuhkan 30 Paskibraka Sungai Penuh, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI
Bupati Merangin Murka! PETI Garap Aset Pemkab di Talangkawo, Polisi Diminta Usut Tuntas
PETI Jambi Capai 60.323 Hektare, DPRD Soroti Ancaman Kerusakan Lingkungan dan Masa Depan Warga
Bupati Muaro Jambi Turun Langsung Padamkan Karhutla, Posko Dapur Umum dan Kesehatan Dibuka
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Tegaskan ASN Jangan Terlibat Judi Online, BKSPDM ; Kedapatan Akan Ditindak Tegas
HUT ke-81 RI, Wali Kota Alfin Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Aisyiyah Sungai Penuh
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kinerja DPRD Kerinci Dipertanyakan, Aktivis Soroti Fungsi Pengawasan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Warga Kerinci-Sungai Penuh Soroti 6 Anggota DPRD Jambi, “Kita Belum Merasakan Punya Wakil”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Wako Alfin Kukuhkan 30 Paskibraka Sungai Penuh, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Bupati Merangin Murka! PETI Garap Aset Pemkab di Talangkawo, Polisi Diminta Usut Tuntas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:01 WIB

PETI Jambi Capai 60.323 Hektare, DPRD Soroti Ancaman Kerusakan Lingkungan dan Masa Depan Warga

Berita Terbaru