Bupati Hurmin Dorong Pertanian Modern, Hasil Panen Maksimal

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Bupati Sarolangun, H Hurmin bersama unsur Forkopimda dilokasi panen perdana cabai metode tumpang sari di sarolangun

Foto bersama Bupati Sarolangun, H Hurmin bersama unsur Forkopimda dilokasi panen perdana cabai metode tumpang sari di sarolangun

SAROLANGUN,JS– Bupati Sarolangun H. Hurmin memimpin panen perdana cabe merah dan jagung di lahan perkebunan sawit milik Suhardin, Desa Rantau Tenang, Kecamatan Pelawan. Kegiatan ini melibatkan jajaran Forkopimda, kelompok tani Titian Tinggi, serta masyarakat setempat.

Hadirkan Forkopimda dan Pimpinan Organisasi

Baca Juga :  Bupati Sarolangun Dukung Revitalisasi Pendidikan dan Digitalisasi

Bupati Hurmin menyambut langsung Ketua TP PKK Sarolangun Ny. Hj. Risha Fitria Hurmin, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah beserta istri, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto beserta istri, Ketua DWP Sarolangun Ny. Lilis Sumiati Arief, Kepala Dinas TPHP Sarolangun Dulmuin, Kepala Bappeda Ali Umar, dan Kepala Inspektorat Henriman.

Selain itu, Kepala Bakesbangpol Hudri, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Charles Siringgo-Ringgo, Camat Pelawan Sibawaihi, Kapolsek Pelawan Singkut Iptu Andico, Danramil 420-02 Ma. Limun Kapten Inf Kosni Amer, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), kelompok tani, dan masyarakat desa ikut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan pertanian di Sarolangun.

Luas Lahan dan Target Produksi

Baca Juga :  Pemkab Sarolangun Resmikan SPPG Catering Singkut Jaya

Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin menjelaskan, petani memanen cabe, jagung, semangka, dan padi ladang dari lahan seluas 1 hektar untuk masing-masing cabe, jagung, dan semangka, serta 1,5 hektar untuk padi ladang. Sementara itu, petani menanam jagung bekerja sama dengan Polri, mengelola padi sawah dan padi ladang bersama TNI, dan menanam cabe di bawah bimbingan Pemerintah Daerah.

Lebih lanjut, Dulmuin menyatakan panen ini membantu mengantisipasi inflasi daerah dan memenuhi kebutuhan pangan menjelang bulan puasa. Tahun ini, pemerintah menargetkan menanam padi seluas 6.000 hektar dan jagung 1.000 hektar. Tak hanya itu, pemerintah menyiapkan demplot cabe seluas 2 hektar dan mengusulkan benih padi untuk 2.000 hektar ke pemerintah pusat.

Dukungan Pemasaran Hasil Panen

Baca Juga :  PetroChina Resmi Pamit dari Sarolangun

Dulmuin menekankan, petani menjual jagung dan padi langsung ke Bulog sesuai arahan presiden. Dengan begitu, petani tidak perlu khawatir soal pemasaran hasil panen mereka. Di sisi lain, langkah ini turut memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di Kabupaten Sarolangun.

Bupati Dorong Inovasi dan Sinergi Pertanian

Bupati Hurmin menekankan bahwa petani harus memanfaatkan hasil panen cabe, jagung, semangka, dan padi secara optimal. Ia berharap kegiatan ini memotivasi petani meningkatkan inovasi, sinergi, dan semangat gotong royong dalam mengelola lahan pertanian.

“Metode tumpang sari yang diterapkan di perkebunan sawit ini sangat efektif dan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain. Seiring dengan itu, pemerintah daerah mendukung petani agar lebih profesional dan produktif,” tegas Hurmin. Ia menambahkan, panen perdana ini menjadi momentum kebangkitan pertanian sekaligus mendorong terciptanya sumber daya manusia mandiri demi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.(TIM)

Berita Terkait

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot
Bukan Bali atau Lombok, Ini Alasan Jambi Jadi Destinasi Favorit Baru 2026
APBD Jambi Tertekan! Belanja Pegawai Lewati Batas, Ini Strategi Pemprov Hadapi Krisis Anggaran
APBD Jambi 2026 Disorot! Belanja Pegawai Tembus 59%, Nasib PPPK di Ujung Tanduk?
Data Mengejutkan: Nihil Kecelakaan di Sungai Penuh Selama Lebaran 2026, Ini Faktanya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK

Senin, 30 Maret 2026 - 20:30 WIB

Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot

Senin, 30 Maret 2026 - 17:30 WIB

Bukan Bali atau Lombok, Ini Alasan Jambi Jadi Destinasi Favorit Baru 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi pajak Mobil Hybrid

Otomotif

Pajak Mobil Hybrid 2026: Lebih Murah atau Justru Bikin Kaget?

Selasa, 31 Mar 2026 - 17:00 WIB