Update Pencairan Dana Desa Kerinci, 56 Desa Ajukan Tahap II, 11 Desa Belum Cair Tahap I

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI,JS- Penyaluran Dana Desa tahun anggaran 2026 di Kabupaten Kerinci menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Hingga akhir Mei 2026, puluhan desa bahkan berhasil menembus pencairan tahap II meski batas akhir penyaluran tahap I masih berlangsung sampai pertengahan Juni.

Perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan desa di Kabupaten Kerinci. Selain mempercepat realisasi program pemerintah desa, pencairan Dana Desa juga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah.

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara atau KPPN Sungai Penuh mencatat sebanyak 56 desa di Kabupaten Kerinci telah menyelesaikan proses pencairan Dana Desa tahap II tahun anggaran 2026.

Sementara itu, sebagian desa lainnya masih berada dalam proses administrasi pencairan tahap I.

KPPN Sungai Penuh Ungkap Progres Dana Desa 2026

Kasi Bank KPPN Sungai Penuh, Lusi Winanda Restu, menjelaskan bahwa progres penyaluran Dana Desa tahun ini berjalan cukup baik dibanding periode sebelumnya.

Dari total 285 desa yang tersebar di Kabupaten Kerinci, sebanyak 56 desa telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi untuk pencairan tahap II.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kesiapan pemerintah desa dalam mengelola administrasi dan pelaporan penggunaan anggaran.

Selain itu, pemerintah desa juga mulai memahami pola percepatan pencairan agar program pembangunan dapat berjalan lebih awal tanpa menunggu akhir tahun anggaran.

“Sejumlah desa sudah berhasil mencairkan Dana Desa tahap II meski batas tahap I masih berlangsung hingga 15 Juni 2026,” ujarnya pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Dana Desa Jadi Motor Pembangunan Desa

Dana Desa masih menjadi salah satu sumber anggaran paling penting bagi pemerintah desa di Indonesia. Pemerintah pusat terus mendorong percepatan penyaluran agar pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga program ketahanan pangan dapat berjalan maksimal.

Selain itu, sejumlah desa juga mulai memanfaatkan Dana Desa untuk program digitalisasi pelayanan masyarakat dan pengembangan potensi wisata desa.

Percepatan pencairan tahap II memberi ruang lebih luas bagi pemerintah desa untuk mengeksekusi program lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Akibatnya, perputaran ekonomi di tingkat desa juga ikut meningkat.

Baca Juga :  70 Desa di Kerinci Resmi Go Digital, Urus Surat Kini Tak Perlu Antre Lama

Masih Ada 11 Desa Belum Cair Tahap I

Meski progres pencairan Dana Desa 2026 cukup positif, KPPN Sungai Penuh masih menemukan sejumlah desa yang belum menyelesaikan pencairan tahap I.

Hingga saat ini, terdapat 11 desa di Kabupaten Kerinci yang belum menuntaskan proses administrasi pencairan Dana Desa tahap I.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena batas akhir penyaluran tahap I akan berakhir pada 15 Juni 2026.

Jika pemerintah desa terlambat melengkapi persyaratan administrasi, maka proses pencairan berpotensi tertunda dan berdampak pada pelaksanaan program pembangunan desa.

Karena itu, KPPN Sungai Penuh terus mendorong seluruh pemerintah desa agar segera mempercepat penyelesaian dokumen administrasi.

Kendala Administrasi Masih Jadi Hambatan

Dalam proses pencairan Dana Desa, pemerintah desa wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi sebelum dana masuk ke rekening kas desa.

Beberapa dokumen yang harus dipenuhi meliputi laporan realisasi penggunaan anggaran, dokumen APBDes, laporan capaian output kegiatan, hingga dokumen pendukung lainnya.

Di sejumlah daerah, keterlambatan pencairan biasanya muncul akibat lambatnya penyelesaian laporan administrasi.

Selain itu, pergantian perangkat desa dan keterbatasan sumber daya manusia juga sering memengaruhi kecepatan proses pencairan Dana Desa.

Karena itu, pemerintah desa perlu meningkatkan kualitas tata kelola administrasi agar proses pencairan berikutnya berjalan lebih cepat dan efisien.

Pemerintah Desa Diminta Bergerak Cepat

KPPN Sungai Penuh mengingatkan seluruh pemerintah desa di Kabupaten Kerinci agar tidak menunda proses pengajuan pencairan Dana Desa.

Baca Juga :  Jalan Sungai Tutung–Pungut Mudik Longsor, Alat Berat Diturunkan, Surmila : Terima Kasih Dinas PUPR Kerinci

Semakin cepat desa menyelesaikan administrasi, maka semakin cepat pula program pembangunan dan pelayanan masyarakat berjalan.

Langkah tersebut juga penting untuk menjaga stabilitas pembangunan desa sepanjang tahun anggaran 2026.

Selain itu, percepatan realisasi Dana Desa akan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor ekonomi, pertanian, dan pembangunan infrastruktur dasar.

Dana Desa 2026 Jadi Sorotan Publik

Pencairan Dana Desa selalu menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan pembangunan di tingkat desa.

Masyarakat kini semakin aktif memantau penggunaan Dana Desa, mulai dari pembangunan fisik hingga program pemberdayaan ekonomi.

Transparansi pengelolaan anggaran juga menjadi tuntutan penting agar penggunaan Dana Desa berjalan tepat sasaran.

Karena itu, pemerintah desa perlu memastikan seluruh program benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan tidak sekadar menjadi proyek formalitas.

Dengan progres pencairan yang cukup cepat di Kabupaten Kerinci, masyarakat berharap pembangunan desa tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal dibanding tahun sebelumnya.

Percepatan pencairan Dana Desa bukan hanya berdampak pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Saat proyek pembangunan berjalan, masyarakat desa ikut memperoleh manfaat melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas usaha kecil.

Selain itu, program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi yang dibiayai Dana Desa juga berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat.

Jika seluruh desa mampu mempercepat realisasi anggaran sejak awal tahun, maka dampak ekonomi yang muncul diperkirakan akan jauh lebih besar.

Karena itu, percepatan pencairan Dana Desa 2026 di Kabupaten Kerinci menjadi kabar positif bagi masyarakat desa maupun pelaku usaha lokal.

Kesimpulan

Penyaluran Dana Desa 2026 di Kabupaten Kerinci menunjukkan progres yang cukup menggembirakan. Sebanyak 56 desa telah berhasil mencairkan Dana Desa tahap II meski batas pencairan tahap I masih berlangsung hingga pertengahan Juni 2026.

Namun, KPPN Sungai Penuh juga mencatat masih ada 11 desa yang belum menyelesaikan pencairan tahap I akibat kendala administrasi.

Kondisi tersebut membuat pemerintah desa perlu bergerak lebih cepat agar pembangunan desa, pelayanan masyarakat, dan program ekonomi dapat berjalan maksimal sepanjang tahun 2026.(*)

Berita Terkait

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker
Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air
Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg
Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu
Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg

Berita Terbaru