Durian Bikin Darah Tinggi? Ini Fakta Medis yang Jarang Diketahui, Penderita Hipertensi Wajib Tahu!

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fakta durian bisa sebabkan darah tinggi

Fakta durian bisa sebabkan darah tinggi

KESEHATAN,JS- Durian dikenal sebagai “raja buah” karena cita rasanya yang khas dan aroma yang sangat kuat. Sebagian orang rela mengantre demi menikmati musim durian, sementara sebagian lainnya justru menghindarinya karena aromanya yang menyengat.

Di balik popularitasnya, muncul anggapan yang sudah lama beredar di masyarakat bahwa durian dapat memicu tekanan darah tinggi. Bahkan tidak sedikit penderita hipertensi yang memilih menghindari buah ini karena khawatir tekanan darahnya meningkat setelah mengonsumsinya.

Namun, benarkah anggapan tersebut didukung oleh bukti ilmiah?

Sejumlah penelitian dan lembaga kesehatan internasional justru menunjukkan bahwa hubungan antara durian dan hipertensi tidak sesederhana yang selama ini dipercaya. Yang perlu diperhatikan bukan hanya jenis buahnya, melainkan jumlah konsumsi, kondisi kesehatan seseorang, hingga pola makan secara keseluruhan.

Hipertensi Masih Menjadi Ancaman Serius di Dunia

Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi salah satu penyebab utama penyakit jantung dan stroke di berbagai negara.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 1,4 miliar orang berusia 30 hingga 79 tahun hidup dengan hipertensi. Ironisnya, jutaan penderita tidak menyadari bahwa tekanan darah mereka sudah berada di atas batas normal.

Kondisi ini sering disebut sebagai “silent killer” karena hampir tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Akibatnya, banyak penderita baru mengetahui dirinya mengalami hipertensi setelah muncul komplikasi serius seperti:

  • Stroke
  • Serangan jantung
  • Gagal ginjal
  • Gagal jantung
  • Kerusakan pembuluh darah
  • Gangguan penglihatan

Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berat.

Mengapa Hipertensi Sering Tidak Disadari?

Tidak seperti penyakit lain yang menimbulkan rasa nyeri atau demam, hipertensi biasanya berkembang secara perlahan tanpa tanda yang jelas.

Tekanan darah dianggap tinggi ketika hasil pemeriksaan menunjukkan angka di atas 120/80 mmHg, terutama jika kondisi tersebut berlangsung terus-menerus.

Dalam jangka panjang, tekanan darah yang terus meningkat membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Jika tidak segera dikendalikan, pembuluh darah akan mengalami kerusakan sehingga risiko penyakit kardiovaskular meningkat secara signifikan.

WHO juga mencatat bahwa hanya sebagian penderita hipertensi yang sudah memperoleh diagnosis dan menjalani pengobatan secara rutin. Masih banyak orang yang hidup dengan tekanan darah tinggi tanpa menyadarinya.

Baca Juga :  Masuk Usia 50? Hindari Sarapan Sembarangan, Ini 6 Menu yang Bisa Turunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi

Apa Penyebab Tekanan Darah Tinggi?

Hipertensi tidak selalu muncul karena satu penyebab tertentu.

Dokter membedakan hipertensi menjadi dua kelompok utama, yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder.

Hipertensi sekunder biasanya muncul akibat penyakit lain, seperti:

  • Penyakit ginjal kronis
  • Diabetes
  • Gangguan hormon
  • Sleep apnea atau henti napas saat tidur
  • Efek samping obat tertentu
  • Penggunaan kontrasepsi hormonal
  • Konsumsi obat atau suplemen tertentu

Sementara itu, hipertensi primer berkembang secara bertahap dan dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko.

Faktor Risiko yang Meningkatkan Hipertensi

Beberapa kebiasaan sehari-hari ternyata memiliki pengaruh besar terhadap tekanan darah.

Faktor risiko tersebut meliputi:

  • Usia di atas 65 tahun
  • Riwayat hipertensi dalam keluarga
  • Obesitas
  • Kurang berolahraga
  • Pola makan tinggi garam
  • Kurang konsumsi buah dan sayuran
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Tingkat stres tinggi
  • Kurang tidur
  • Diabetes
  • Kolesterol tinggi

Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki seseorang, semakin besar kemungkinan mengalami hipertensi.

Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara berkala sangat dianjurkan, bahkan bagi orang yang merasa sehat.

Benarkah Durian Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Inilah pertanyaan yang paling sering muncul setiap musim durian.

Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa durian secara langsung menyebabkan hipertensi pada orang sehat maupun penderita tekanan darah tinggi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi durian dalam jumlah wajar tidak meningkatkan tekanan darah secara signifikan.

Lembaga gizi internasional bahkan menyebutkan bahwa konsumsi sekitar 250 gram durian masih tergolong aman bagi kebanyakan orang.

Namun, konsumsi dalam jumlah sangat banyak, misalnya sekitar 500 gram atau lebih, berpotensi memengaruhi denyut jantung sehingga sebaiknya tetap dihindari.

Dengan kata lain, masalah utamanya bukan pada buah durian itu sendiri, melainkan porsi konsumsi yang berlebihan.

Kandungan Nutrisi Durian Ternyata Cukup Lengkap

Meski sering dianggap “berbahaya”, durian sebenarnya mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh.

Dalam setiap 100 gram daging durian terdapat kandungan berupa:

  • Energi sekitar 130–180 kalori
  • Protein
  • Karbohidrat
  • Lemak sehat
  • Serat
  • Vitamin A
  • Vitamin C
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Zat besi
  • Kalium
  • Magnesium

Kalium bahkan dikenal sebagai mineral yang membantu menjaga keseimbangan tekanan darah.

Meski demikian, manfaat tersebut tetap harus diimbangi dengan konsumsi yang tidak berlebihan.

Baca Juga :  6 Tanda Gula Darah Tinggi yang Sering Diabaikan, Nomor 6 Bisa Jadi Gejala Awal Diabetes Berbahaya

Bahaya Konsumsi Durian Berlebihan

Durian mengandung gula alami berupa glukosa dan fruktosa.

Karena kandungan karbohidrat serta kalorinya cukup tinggi, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Oleh sebab itu, penderita diabetes perlu membatasi asupan durian agar kadar gula darah tetap terkendali.

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi durian juga dapat menyebabkan:

  • Kelebihan kalori
  • Berat badan meningkat
  • Gangguan pencernaan
  • Rasa tidak nyaman pada lambung
  • Detak jantung terasa lebih cepat pada sebagian orang

Kondisi tersebut secara tidak langsung dapat memperburuk faktor risiko penyakit metabolik.

Apakah Penderita Hipertensi Boleh Makan Durian?

Jawabannya adalah boleh, selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tekanan darah berada dalam kondisi terkontrol.

Penderita hipertensi tetap perlu berkonsultasi dengan dokter apabila memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit ginjal, atau gangguan jantung.

Selain membatasi porsinya, penderita hipertensi juga dianjurkan untuk:

  • Mengurangi makanan tinggi garam.
  • Memperbanyak buah dan sayuran.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Menghindari rokok.
  • Membatasi minuman beralkohol.
  • Tidur yang cukup.
  • Mengelola stres dengan baik.
  • Meminum obat sesuai anjuran dokter.

Dengan menerapkan pola hidup sehat, risiko komplikasi hipertensi dapat ditekan secara signifikan.

Cara Aman Menikmati Durian

Apabila ingin menikmati durian tanpa khawatir berlebihan, beberapa langkah berikut dapat diterapkan:

  • Batasi konsumsi dalam satu kali makan.
  • Jangan mengonsumsi durian setiap hari.
  • Hindari tambahan makanan atau minuman tinggi gula.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Imbangi dengan aktivitas fisik.
  • Pantau tekanan darah secara berkala apabila memiliki riwayat hipertensi.

Pendekatan tersebut membantu menjaga keseimbangan asupan kalori sekaligus mengurangi risiko gangguan metabolisme.

Kesimpulan

Mitos bahwa durian secara langsung menyebabkan tekanan darah tinggi belum terbukti secara ilmiah.

Penelitian menunjukkan konsumsi durian dalam jumlah wajar tidak secara otomatis meningkatkan tekanan darah. Sebaliknya, konsumsi yang berlebihan lebih berisiko meningkatkan asupan kalori dan gula sehingga dapat memperburuk kondisi kesehatan, terutama pada penderita diabetes dan mereka yang memiliki faktor risiko penyakit metabolik.

Bagi penderita hipertensi, durian masih dapat dinikmati sesekali dengan porsi yang bijak, selama tekanan darah tetap terkontrol dan pola hidup sehat terus dijalankan. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin serta konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah terbaik untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.(*)

Berita Terkait

6 Tanda Gula Darah Tinggi yang Sering Diabaikan, Nomor 6 Bisa Jadi Gejala Awal Diabetes Berbahaya
BPJS PBI Tidak Aktif? Ini Cara Mengaktifkan Kembali Lewat Dinsos, Pandawa, atau Jalur Mandiri
5 Powerful Food Combinations That Naturally Boost Your Immune System, According to Nutrition Experts
Asuransi Penyakit Kritis 2026: Premi Mulai Rp44 Ribu, Ini Cara Melindungi Keuangan dari Biaya Kanker, Stroke, hingga Serangan Jantung
5 Kebiasaan Pagi yang Terbukti Membantu Menghilangkan Lemak Perut, Nomor 4 Sering Diabaikan Banyak Orang
7 Proven Benefits of Avocado for Skin: Dermatologists Explain How This Superfood Boosts Hydration, Collagen, and Anti-Aging Naturally
Kerinci Masih Kekurangan 9 Dokter Paru, Gubernur Jambi Dorong Dokter Umum Melanjutkan Pendidikan Spesialis
7 Buah dengan Kandungan Gula Tinggi yang Sering Dianggap Sehat, Nomor 4 Jadi Favorit Banyak Orang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:01 WIB

Durian Bikin Darah Tinggi? Ini Fakta Medis yang Jarang Diketahui, Penderita Hipertensi Wajib Tahu!

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:01 WIB

6 Tanda Gula Darah Tinggi yang Sering Diabaikan, Nomor 6 Bisa Jadi Gejala Awal Diabetes Berbahaya

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:01 WIB

BPJS PBI Tidak Aktif? Ini Cara Mengaktifkan Kembali Lewat Dinsos, Pandawa, atau Jalur Mandiri

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:01 WIB

5 Powerful Food Combinations That Naturally Boost Your Immune System, According to Nutrition Experts

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:01 WIB

Asuransi Penyakit Kritis 2026: Premi Mulai Rp44 Ribu, Ini Cara Melindungi Keuangan dari Biaya Kanker, Stroke, hingga Serangan Jantung

Berita Terbaru