SAROLANGUN,JS – Anggota DPR RI Dapil Jambi, Edi Purwanto, meresmikan Jalan Singkut 7 di Desa Pematang Kolim, Kecamatan Pelawan. Acara ini dihadiri Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Samsul Riduan, dan Kepala BPJN Jambi Dedy Hariadi.
Lima Desa Kini Terhubung Jalan Baru
Dengan demikian, Jalan Singkut 7 membentang 12,5 kilometer dan menghubungkan lima desa: Pelawan Jaya, Batu Putih, Pematang Kolim, Lubuk Sepuh, hingga Mekar Sari. Edi Purwanto berhasil membawa program Inpres Jalan Daerah (IJD) ke Sarolangun melalui proyek ini.
Anggaran Rp44 Miliar untuk Pembangunan Jalan
Selain itu, pembangunan Jalan Singkut 7 menelan biaya lebih dari Rp44 miliar. Jalan ini akan menggerakkan aktivitas masyarakat, terutama di sektor pertanian dan ekonomi desa.
Infrastruktur Jalan Prioritas Pemerintah
Edi Purwanto, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, menekankan bahwa masyarakat membutuhkan infrastruktur jalan. Pemerintah pusat menempatkan pembangunan jalan sebagai prioritas untuk mendorong pemerataan pembangunan antar wilayah.
“Kehadiran APBN harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, jaga jalan ini agar bisa digunakan jangka panjang,” ujarnya.
Ancaman ODOL Bisa Merusak Jalan
Lebih lanjut, Edi Purwanto mengingatkan warga dan pihak terkait untuk menertibkan kendaraan over dimension over loading (ODOL). “Jalan ini menelan anggaran besar. Kita semua bertanggung jawab menjaganya agar umur jalan sesuai perencanaan,” tambahnya.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Bupati Sarolangun, Hurmin, menyampaikan apresiasi atas perjuangan Edi Purwanto membawa dana pusat ke kabupaten. Ia berharap pemerintah pusat dan daerah terus bersinergi demi kemajuan Sarolangun.
“Atas nama Pemkab dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih. Kami juga mengajak warga menjaga dan merawat jalan ini,” kata Hurmin.
Dampak Positif Bagi Mobilitas dan Ekonomi
Sebagai hasilnya, warga Pematang Kolim dan desa sekitar menyambut antusias peresmian Jalan Singkut 7. Jalan ini memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian, dan menggerakkan roda perekonomian desa.(*)









