Harga Cabe Turun, Berikut Update Harga Sembako Sungai Penuh Hari Ini

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan kembali melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Induk Tanjung Bajure pada 19 Juni 2026. Hasil monitoring menunjukkan mayoritas harga kebutuhan pokok masyarakat masih stabil, sementara beberapa komoditas utama justru mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.

Penurunan harga paling mencolok terjadi pada komoditas ikan tongkol dan cabai merah keriting. Kondisi tersebut memberi angin segar bagi masyarakat karena daya beli tetap terjaga di tengah fluktuasi harga pangan nasional.

Stabilnya harga sembako di Sungai Penuh juga menjadi sinyal positif terhadap ketahanan pangan daerah serta distribusi bahan pokok yang berjalan lancar menjelang pertengahan tahun 2026.

Harga Cabai Merah Turun Rp3.000 per Kilogram

Berdasarkan data resmi pemantauan pasar, harga cabai merah keriting turun dari Rp48.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Penurunan ini langsung menarik perhatian pedagang dan pembeli karena cabai menjadi salah satu komoditas paling sensitif terhadap cuaca dan distribusi.

Selain cabai merah, harga ikan tongkol juga turun cukup tajam. Sebelumnya ikan tongkol dijual Rp35.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp30.000 per kilogram atau turun Rp5.000.

Sementara itu, harga kebutuhan pokok lainnya masih bertahan stabil tanpa kenaikan berarti. Kondisi ini menunjukkan pasokan pangan di Pasar Induk Tanjung Bajure masih aman dan terkendali.

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Sungai Penuh Turun Langsung ke Desa Pondok Agung, Persiapan Lomba PKK Provinsi Jambi 2026

Daftar Lengkap Harga Pangan di Pasar Induk Tanjung Bajure

Berikut rincian harga bahan pokok terbaru di Kota Sungai Penuh:

Harga Beras Hari Ini

  • Beras Ciwilis: Rp15.000/kg
  • Beras Solok Putih: Rp15.625/kg
  • Beras Kusut: Rp16.250/kg
  • Beras Pandan Wangi: Rp16.250/kg
  • Beras SPHP: Rp13.000/kg
  • Beras Lokal: Rp15.000/kg
  • Harga Bumbu Dapur
  • Bawang Merah Kering Lokal: Rp30.000/kg
  • Bawang Putih Kering Lokal: Rp40.000/kg
  • Cabai Merah Keriting: Rp45.000/kg
  • Cabai Rawit: Rp35.000/kg

Harga Protein Hewani

  • Daging Sapi Murni: Rp150.000/kg
  • Daging Ayam Ras: Rp40.000/kg
  • Telur Ayam Ras: Rp24.000/kg
  • Ikan Tongkol: Rp30.000/kg
  • Harga Minyak dan Bahan Pokok Lain
  • Gula Konsumsi: Rp19.000/kg
  • Minyak Goreng Kemasan: Rp21.000/liter
  • Minyak Goreng Curah: Rp20.000/kg
  • Minyak Kita: Rp15.500/liter
  • Tepung Terigu Curah: Rp9.000/kg
  • Tepung Terigu Kemasan: Rp13.000/kg
  • Garam Halus Yodium: Rp13.000/kg

Stabilnya Harga Pangan Jaga Daya Beli Masyarakat

Stabilitas harga bahan pokok sangat penting bagi ekonomi masyarakat. Ketika harga pangan terkendali, masyarakat bisa mengatur pengeluaran rumah tangga dengan lebih baik. Selain itu, pedagang juga mendapat kepastian pasar sehingga aktivitas perdagangan tetap berjalan normal.

Saat ini banyak daerah di Indonesia menghadapi fluktuasi harga akibat faktor cuaca, distribusi, hingga kenaikan biaya logistik. Namun Sungai Penuh justru menunjukkan kondisi berbeda dengan harga pangan yang relatif aman.

Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan rutin agar lonjakan harga bisa dicegah lebih awal. Langkah tersebut juga membantu menjaga inflasi daerah tetap stabil.

Faktor Penyebab Harga Cabai dan Ikan Tongkol Turun

Beberapa faktor memicu penurunan harga cabai merah dan ikan tongkol di Pasar Induk Tanjung Bajure.

1. Pasokan Mulai Melimpah

Distribusi hasil pertanian dan perikanan berjalan lebih lancar dibanding pekan sebelumnya. Pasokan yang meningkat otomatis membuat harga lebih terkendali.

2. Cuaca Mulai Mendukung

Cuaca yang membaik membantu petani cabai meningkatkan hasil panen. Nelayan juga lebih mudah melaut sehingga stok ikan bertambah.

3. Daya Beli Konsumen Stabil

Masyarakat tetap aktif berbelanja, namun permintaan tidak melonjak berlebihan. Kondisi tersebut membuat harga tidak mengalami tekanan signifikan.

Harga Beras SPHP Tetap Jadi Favorit Warga

Beras SPHP masih menjadi pilihan utama masyarakat karena harganya paling terjangkau dibanding jenis beras lainnya. Dengan harga Rp13.000 per kilogram, beras program pemerintah ini membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan berkualitas dengan harga stabil.

Program stabilisasi pangan seperti SPHP juga berperan penting menahan kenaikan harga beras premium di pasaran.

Baca Juga :  Stok e-KTP Aman hingga 2026! Disdukcapil Sungai Penuh Ungkap Ketersediaan 7.000 Blangko

Pemantauan Harga Pangan Rutin Tekan Inflasi Daerah

Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pengawasan harga pasar melalui pemantauan harian. Langkah tersebut bertujuan menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengantisipasi lonjakan harga menjelang momen tertentu seperti libur panjang dan hari besar nasional.

Selain melakukan monitoring, pemerintah juga berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha agar distribusi bahan pokok tetap lancar.

Upaya tersebut terbukti efektif karena sebagian besar harga komoditas strategis masih stabil hingga pertengahan Juni 2026.

Potensi Harga Pangan Pekan Depan

Jika cuaca tetap stabil dan distribusi berjalan normal, harga pangan di Sungai Penuh diprediksi tetap aman dalam beberapa pekan ke depan. Namun cabai dan ikan segar masih berpotensi mengalami perubahan harga karena sangat dipengaruhi faktor cuaca dan pasokan harian.

Masyarakat tetap disarankan memantau perkembangan harga terbaru agar bisa mengatur kebutuhan rumah tangga secara lebih efisien.

FAQ

Mengapa harga cabai merah turun di Sungai Penuh?

Harga cabai merah turun karena pasokan meningkat dan distribusi hasil panen berjalan lancar.

Berapa harga ikan tongkol terbaru hari ini?

Harga ikan tongkol terbaru di Pasar Induk Tanjung Bajure berada di angka Rp30.000 per kilogram.

Apakah harga beras mengalami kenaikan?

Tidak. Seluruh jenis beras yang dipantau masih stabil tanpa kenaikan harga.

Berapa harga Minyak Kita saat ini?

Harga Minyak Kita berada di angka Rp15.500 per liter.

Apakah harga sembako di Sungai Penuh aman?

Mayoritas harga bahan pokok masih stabil sehingga kondisi pasar dinilai aman dan terkendali.

Kesimpulan

Pemantauan harga pangan terbaru di Pasar Induk Tanjung Bajure menunjukkan kondisi pasar Kota Sungai Penuh masih stabil dan kondusif. Penurunan harga cabai merah keriting serta ikan tongkol menjadi kabar baik bagi masyarakat karena membantu menekan pengeluaran rumah tangga.

Sementara itu, harga beras, minyak goreng, gula, hingga daging masih bertahan stabil tanpa kenaikan signifikan. Pemerintah daerah juga terus melakukan pengawasan intensif agar stabilitas harga pangan tetap terjaga dan inflasi daerah bisa dikendalikan.(*)

Sumber Berita: DPKPP Sungai Penuh

Berita Terkait

Kabar Baik untuk Warga Bungo! Tiket Pesawat ke Jakarta Turun Jadi Segini
Karhutla Tebo Masih Jadi Ancaman, Status Siaga Darurat Berakhir 30 September 2026
Kebakaran Hebat di Pasar Baru Pelompek Kerinci Siang Ini, Satu Rumah Warga Ludes Dilalap Api
Nelayan 23 Tahun Hilang di Perairan Kuala Tungkal, Tim SAR Gabungan Kerahkan RIB untuk Pencarian
Soal Kisruh Bimtek BPD, Walikota Sungai Penuh Diminta Evaluasi Kinerja Kadis PMD
GRADE+ Resmi Hadir di Kota Jambi, Internet Unlimited 100 Mbps Mulai Rp210 Ribu, Gratis Instalasi
Kerajinan Sungai Penuh Bidik Pasar Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Perajin Naik Kelas dan Terus Berinovasi
Pembangunan Pasar Beringin Sungai Penuh Dikebut, Wako Alfin Minta Target Proyek Dievaluasi Tiap Pekan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:30 WIB

Kabar Baik untuk Warga Bungo! Tiket Pesawat ke Jakarta Turun Jadi Segini

Minggu, 27 September 2026 - 20:31 WIB

Karhutla Tebo Masih Jadi Ancaman, Status Siaga Darurat Berakhir 30 September 2026

Minggu, 27 September 2026 - 14:01 WIB

Kebakaran Hebat di Pasar Baru Pelompek Kerinci Siang Ini, Satu Rumah Warga Ludes Dilalap Api

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Nelayan 23 Tahun Hilang di Perairan Kuala Tungkal, Tim SAR Gabungan Kerahkan RIB untuk Pencarian

Minggu, 27 September 2026 - 10:17 WIB

Soal Kisruh Bimtek BPD, Walikota Sungai Penuh Diminta Evaluasi Kinerja Kadis PMD

Berita Terbaru